breaking news: Roket Besutan SpaceX-NASA Meluncur Pukul 22.00 WIB

image
Login / Sign Up

Pemerintah Diminta Tidak Lakukan Perubahan APBN dengan Cepat dan Tiba-tiba

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat berpidato memberikan pandangan pemerintah dalam Rapat Paripurna ke-4 DPR RI masa persidangan I tahun sidang 2019-2020 di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2019). Rapat Paripurna ini membahas penyampaian pidato Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai tanggapan Pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi DPR terkait RUU tentangg Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020 beserta nota keuangannya. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengingatkan pemerintah agar tidak lagi melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan cepat dan tiba-tiba. Sebab, hal ini mengindikasikan analisis yang kurang mendalam.

"Meski dalam situasi sekarang dapat dimaklumi, pemerintah diharapkan tidak lagi melakukan perubahan APBN dengan cepat dan tiba-tiba," demikian dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Di sisi lain, perubahan yang tiba-tiba juga akan membuat semua kebijakan menjadi tidak fokus dan membingungkan dunia usaha sehingga kredibilitas fiskal negara dipertaruhkan.

baca juga:

Oleh karena itu, menurut CITA, Pemerintah harus melakukan segala daya untuk memaksimalkan potensi yang ada. "Jangan sampai pelonggaran Defisit membuat lalai dan situasi ekonomi kita jatuh tak terkendali," tulisnya.

Di samping itu, APBN harus tetap dikelola dengan tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, prudent, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan demi hajat hidup orang banyak.

"Yang terpenting, hasil pembiayaan tersebut harus berkualitas dan jelas hasilnya. Secara berkala, pemerintah wajib melaporkan penggunaan dana (stimulus) dan sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh rakyat," jelas CITA.

Seperti diketahui, di tengah situasi pandemi COVID-19, pendapatan negara terutama penerimaan pajak diprediksi turun cukup dalam, sementara kebutuhan belanja justru naik untuk belanja penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi nasional, dan memenuhi kebutuhan dasar rakyat dengan berbagai skema bansos.

Dengan alasan itu, pemerintah kembali akan melakukan perubahan APBN yang sebelumnya telah ditetapkan dengan Perpres 54/2020.

Pendapatan negara diperkirakan akan lebih rendah Rp69,3 triliun atau tumbuh negatif 13,6 persen (yoy). Rinciannya kurang lebih: perpajakan akan tumbuh negatif 9,2 persen (yoy) dan PNBP akan tumbuh negatif 29,6 persen (yoy). Penurunan pendapatan negara terutama disebabkan oleh rendahnya pertumbuhan ekonomi serta turunnya parameter migas (ICP, kurs dan lifting migas).

Sementara itu, belanja negara lebih tinggi Rp106,3 triliun. Hal ini disebabkan adanya tambahan belanja baru berupa stimulus fiskal dan tambahan kompensasi untuk PLN dan PT Pertamina sebesar Rp76,08 triliun dan Rp38,25 triliun secara berturut-turut.

Dengan demikian, Defisit APBN juga ikut mengalami perubahan dari 5,27 persen menjadi 6,27 persen. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kebijakan TKDD 2021 Akan Dukung Skema Pembiayaan Kreatif untuk Belanja Infrastruktur 

Image

Ekonomi

Soroti Menkeu, Misbakhun: Latar Belakang Teknokrat, Miliki Semua Instrumen Ukur, tapi Gagal

Image

Ekonomi

Penerimaan Pajak April 2020 Merosot 3,1 Persen Jadi Rp376,7 Triliun

Image

Ekonomi

Defisit APBN April 2020 Capai Rp74,5 Triliun

Image

Ekonomi

Defisit Neraca Transaksi Berjalan Berkurang, Rupiah Ditutup Riang

Image

Ekonomi

Membaik, Defisit Transaksi Berjalan Triwulan I-2020 Sebesar 1,4 Persen PDB

Image

Ekonomi

Defisit APBN Jadi Rp1.028,5 Triliun Menandakan Fiskal Indonesia Sedang 'Sakit Kronis'

Image

News

Masyarakat Harus Dilibatkan Secara Nyata Dalam Pemberdayaan

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Dipandang Gagal Prediksi Ekonomi, Rizal Ramli: Benar-benar Menkeu Amatiran, Jokowi dan DPR 'Dikibulin Abis'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Patra Jasa Sulap Lapangan Bola Jadi RS COVID-19

Patra Jasa seleadasaikan pembangunan RSPP Extension COVID-19 secara tepat waktu yakni selama satu bulan di lahan seluas 10.200 meter persegi

Image
Ekonomi

Anak Buah Luhut Minta PT Garam Tingkatkan Produktivitas

Kemenko Maritim minta PT Garam untuk bisa meningkatkan produktivitas baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi garam.

Image
Ekonomi

Progres PSN Rusun Pasar Jumat Capai 88,12 Persen

Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Soal Keluhan Refund Tiket Bentuk Voucher, Begini Penjelasan Lion Air

Banyak calon penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak bisa terbang.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Rekomendasikan Kegiatan Ekonomi Dibuka dalam 4 Zona Saat New Normal

Sandiaga Uno merekomendasikan empat zona pembukaan kegiatan ekonomi saat memasuki era new normal yang direncanakan pemerintah bulan depan.

Image
Ekonomi

Pentingnya Keterbukaan Informasi dalam Penerapan Tata Kelola BUMN

BUMN sebagai salah satu instrumen perekonomian negara, harus memiliki tata kelola yang baik untuk memaksimalkan fungsinya.

Image
Ekonomi

Kemenhub Perpanjang Masa Larangan Publik dan Balik Hingga 7 Juni Mendatang

Kemenhub akan memastikan pengawasan pengendalian transportasi di lapangan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

4 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Akhir Juni 2020

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat.

Image
Ekonomi

Penerapan Anti Korupsi di Tubuh BUMN Dinilai Penting untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Peningkatan tata kelola yang anti korupsi pada tubuh BUMN dibutuhkan guna memaksimalkan peran BUMN bagi pemerintah dan masyarakat.

Image
Ekonomi

Impor Daging Kerbau Berdikari Masuk Bertahap Mulai Akhir Mei hingga Juni

Perusahaan berencana mendatangkan daging secara bertahap hingga akhir tahun 2020.

terpopuler

  1. 13 Juli 2020 Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Siswa: Gimana Cara Mereka Social Distancing Sama yang Lain?

  2. Lama Tak Terlihat, Ini 5 Gaya Rambut Baru Para Pemain Persik Kediri

  3. MS Kaban: Presiden Jokowi untuk Pertahankan Kekuasaan Gak Perlu Main Tangkap Orang yang Berbeda

  4. 5 Modifikasi Sepatu Atlet American Football yang Kreatif dan Meriah

  5. Banyak ART Ingin Kembali ke Jakarta, Pengajuan SIKM Ditolak Mentah-mentah Pemprov DKI

  6. Tetap Bekerja Meski Berumur 100 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Biliuner Tertua di Dunia, Chang Yun Chung

  7. Dari Wasit FIFA Hingga Legenda Serie A, Ini 5 Potret Rendra Soedjono Bersama Para Bintang Sepak Bola

  8. 3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

  9. Ruslan Buton Ditangkap Usai Minta Jokowi Mundur, Fadli Zon: Standar Demokrasi Macam Apa yang Kita Pakai?

  10. Heboh Mobil PCR BNPB Dialihkan, Warganet ke Khofifah: Jangan Diboikot Bu!

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton