Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Terobosan BPJAMSOSTEK dalam Menghadapi Lonjakan Klaim Akibat PHK

Denny Iswanto

Wabah Corona

Terobosan BPJAMSOSTEK dalam Menghadapi Lonjakan Klaim Akibat PHK

Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) yang dirilis pekan lalu oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) merupakan salah satu mekanisme protokol layanan BPJAMSOSTEK untuk menghadapi kondisi terkait penyebaran virus Covid-19 yang meningkat signifikan di seluruh Indonesia. | Istimewa

AKURAT.CO Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Agus Susanto menegaskan, pihaknya terus merapatkan barisan dan melakukan berbagai macam terobosan untuk mengantisipasi lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pasalnya kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah berdampak pada perekonomian Indonesia. Jumlah pekerja yang mengalami PHK diprediksi akan meningkat cukup signifikan. Peningkatan pekerja yang di PHK tersebut secara tidak langsung juga berimbas pada melonjaknya jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

"Kita menyadari bahwa jumlah tenaga kerja terdampak (covid-19) itu bertambah banyak. Artinya, potensi peserta untuk datang mengambil uangnya semakin besar. Karena itu, kami dari BPJAMSOSTEK selalu merapatkan barisan untuk mengantisipasi lonjakan PHK tersebut dan kita telah menyiapkan layanan sebaik-baiknya," ucap Agus dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

baca juga:

Agus mengatakan, pihaknya melayani para peserta BPJamsostek yang terkena PHK. Namun, cara-cara pelayanannya berdasarkan prinsip pencegahan covid-19. Yaitu dengan physical distancing dan social distancing seperti aturan yang sudah ada saat ini. "Kita lakukan pelayanan tanpa kontak fisik. Kita maksimalkan sumber daya yang ada untuk melayani seluruh peserta kita," pungkasnya.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Krishna Syarif, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa BPJAMSOSTEK telah siap untuk mengantisipasi lonjakan PHK tersebut.

“Kami mengerti kondisi yang dihadapi teman-temen pekerja yang ter-PHK sebagai dampak pandemi Covid-19. Kami pastikan BPJAMSOSTEK tetap beroperasi normal melayani peserta, melalui metode Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik),’’ katanya.

Metode Lapak Asik ini sesuai dengan arahan pemerintah terkait kebijakan Social dan Physical Distancing. Krishna juga menyatakan pihaknya terus melakukan evaluasi untuk melahirkan inovasi agar Lapak Asik menjadi lebih baik lagi. Salah satu terobosan lain yang digagas untuk menghadapi lonjakan PHK adalah klaim kolektif.

Inisiatif ini ditujukan kepada perusahaan dengan skala usaha besar dan menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen pekerjanya karena dampak pandemi Covid-19. Selain itu pihak perusahaan juga harus menjamin validitas data tenaga kerja, sehingga proses klaim dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Adapun tahapan pengajuan klaim JHT adalah secara kolektif adalah sebagai berikut:

1. Perusahaan mengeluarkan surat kuasa resmi untuk penunjukan perwakilan yang akan berkoordinasi dengan petugas BPJAMSOSTEK,

2. Perwakilan perusahaan membuat surat pernyataan bahwa tidak akan menyalahgunakan wewenang dalam pengajuan klaim JHT secara kolektif, dan diketahui oleh perusahaan,

3. Masing-masing peserta mempersiapkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan, dan menghubungi perwakilan perusahaan yang telah ditunjuk,

4. Perwakilan perusahaan membuat surat pengantar pengajuan klaim JHT secara kolektif, beserta data pekerjanya yang terdiri dari nama, nomor handphone aktif, alamat email aktif , sebab klaim, dan checklist kelengkapan dokumen klaim,

5. Membuat surat berhenti bekerja massal, dengan lampiran data berupa nama pekerja, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor peserta BPJAMSOSTEK, dan periode masa kerja masing-masing pekerja,

6. Membuat jadwal harian proses pengajuan klaim JHT bagi tenaga kerjanya, dan dikoordinasikan dengan petugas BPJAMSOSTEK.

BPJAMSOSTEK juga telah melakukan simplifikasi prosedur Lapak Asik. Bentuk simplifikasi tersebut antara lain, verifikasi dengan videocall hanya dilakukan pada peserta yang datanya masih sangat diragukan.

Selain itu dalam upaya meningkatan kapasitas pelayanan di setiap Kantor Cabang, BPJAMSOSTEK telah menambah jumlah personel yang bertugas melakukan verifikasi berkas peserta – termasuk memobilisasi dari unit kerja non pelayanan. Krishna menjamin bahwa seluruh penyempurnaan proses Lapak Asik tersebut tetap mengedepankan kehati-hatian, keamanan data peserta, dan prinsip-prinsip good governance.

Krishna menambahkan BPJAMSOSTEK telah menyediakan fasilitas "Lapak Asik offline" di setiap kantor cabangnya, bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik secara online. Meski demikian Krishna tetap mengimbau agar sebisa mungkin peserta melakukan seluruh proses klaimnya dari rumah, karena jauh lebih praktis dan terhindar dari risiko terpapar virus Covid-19.

Semua terobosan pada prosedur Lapak Asik di atas diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kecepatan peserta dalam melakukan klaim, sehingga peserta tidak perlu menggunakan jasa pihak ketiga atau calo yang berpotensi mencuri data diri peserta. BPJAMSOSTEK juga telah mengantisipasi tindakan para calo yang telah mengambil hak antrian peserta pada prosedur Lapak Asik.

“Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan seluruh pekerja yang terPHK bisa dapat kembali bekerja, sehingga ekonomi keluarganya dapat kembali pulih seperti sedia kala. Saya juga berharap jika sudah kembali bekerja nanti, pastikan diri kita kembali terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar tetap mendapatkan perlindungan dari risiko kerja,” tutup Krishna. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Anies Baswedan Tetap Pantau APBD DKI 2021

Image

News

Bupati Tangerang Persiapkan Modul Sekolah Tatap Muka

Image

News

DPR RI

Anies-Riza Positif Covid-19, Komisi IX: PSBB Perlu Dievaluasi

Image

News

Lawan Covid-19

Kelapa Dua Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang

Image

Ekonomi

Segudang Alasan Mengapa UMKM Jadi Nyawa dan Roh Bagi Ekonomi Nasional

Image

News

Dampak Bansos, Pedagang Beras Keluhkan Sepinya Pembeli

Image

Ekonomi

Tanpa Ikuti Arus Digitalisasi, UMKM Bakal Ambruk!

Image

Gaya Hidup

Lawan Covid-19

Hasil Swab PCR dan Swab Antigen Cenderung Berbeda, Mengapa?

Image

News

Sempat Rapat Dengan Anies Baswedan, Kadinkes DKI Segera Tes Swab

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Misbakhun Pastikan Dana Desa Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo Tetap Dipertahankan

Misbakhun memastikan dana desa kabupaten Pasuruan dan Probolinggo akan tetap dipertahankan. Bahkan, jika perlu ditingkatkan.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani: Belanja Pemda Masih Lambat dan Jauh dari Harapan

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi belanja pemerintah daerah dari APBD masih lambat dan jauh dari harapan yang dibayangkan.

Image
Ekonomi

Perajin Rotan Menjerit Bahan Baku Langka, Pemerintah Harus Lakukan Ini!

Bahan baku rotan saat ini sulit untuk ditemukan dan berharap pemerintah menata kembali sistem perdagangannya

Image
Ekonomi

Pelaku Industri Mebel Desak Pemerintah Berburu Solusi Kelangkaan Bahan Baku Rotan

HIMKI meminta pemerintah untuk mencarikan solusi kelangkaan bahan baku rotan yang sedang terjadi saat ini

Image
Ekonomi

SPBU MT Haryono Ditutup Sementara, Ini 2 SPBU Alternatif Isi BBM

Pertamina memberikan alternatif layanan SPBU bagi masyarakat di seputaran area Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Image
Ekonomi

Mendag Tekankan Implementasi RCEP Bakal Beri Kemudahan Ekspor bagi Pelaku Usaha RI

Mendag Agus: Perjanjian RCEP akan memberi pelaku usaha Indonesia sejumlah keuntungan dalam mengekspor produk-produk mereka.

Image
Ekonomi

Segudang Alasan Mengapa UMKM Jadi Nyawa dan Roh Bagi Ekonomi Nasional

Pelaku UMKM merupakan nyawa dan roh bagi pertumbuhan ekonomi nasional

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Paparkan Manfaat-manfaat Program PEN Klaster K/L dan Pemda

Menkeu memaparkan manfaat program klaster sektoral K/L dan pemda pada pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Image
Ekonomi

Transformasi Bank, Kunci Lolos dari Pandemi

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Royke Tumilaar mendapatkan anugerah Bankers of The Year 2020

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Proyeksi Belanja Negara hingga Akhir 2020 Capai 96,4 Persen

Kemenkeu memperkirakan penyerapan belanja negara hingga akhir 2020 mencapai Rp2.639,8 triliun atau 96,4 persen.

terpopuler

  1. Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  2. Bilik Ayah Bunda, Ruang Privasi Pasutri Pengungsi Merapi Memadu Kasih

  3. Putus Penyebaran COVID-19, Pemkot Surakarta Tutup Pasar Gede Solo

  4. Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini, Tekad Aldebaran - Andin Dapatkan Hak Adopsi Rayna

  5. Haul Syeikh Abdul Qodir Jaelani Dihadiri Ribuan Jemaah di Tangerang, Panitia Dipanggil Polisi

  6. Dedek Prayudi: Pembantaian Keluarga Kristiani oleh Teroris Buat Saya Malu sebagai Seorang Muslim

  7. Amalan Dibaca Setelah Salat Subuh, Agar Diberi Ilmu Manfaat dan Amal yang Diterima

  8. Wagub Ariza Positif Covid-19, Ketua DPRD DKI Perintahkan Seluruh Anggota DPRD Tes Swab

  9. 5 Meme Superlucu Arsenal yang Bikin Ketawa Ngakak tapi Kasihan

  10. MG Resmikan Outlet Baru di Makassar

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan