breaking news: Positif Corona, Menaker Ida Fauziyah Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Carut Marut, Kartu Pra Kerja Belum Mampu Menjamin Kurangi Pengangguran di Tanah Air?

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Carut Marut, Kartu Pra Kerja Belum Mampu Menjamin Kurangi Pengangguran di Tanah Air?

Para pencari kerja melakukan registrasi pendaftaran online untuk masuk ke dalam bursa kerja di Gedung Balai Kartini, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1). Bursa kerja ini menghadirkan puluhan perusahaan yang memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk menempati berbagai posisi. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan, pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017 dari Agustus 2016 sebesar 7,03 juta orang | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Hadirnya Program Kartu Pra Kerja nampaknya masih menimbulkan berbagai problematika di kalangan masyarakat Indonesia. 

Dari kurangnya efektivitas program Kartu Pra Kerja di tengah pandemi Covid-19, hingga jaminan tingkat pengangguran yang semakin besar menjadi permasalahan menumpuk dalam pelaksanaan Kartu Pra Kerja.

Melihat hal tersebut, Direktur Program Indef Esther Sri Astuti menyebutkan hadirnya program Kartu Pra Kerja tidak bisa menjadi jaminan dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. 

baca juga:

"Sebab ada beberapa isu krusial dalam program tersebut yang masih membayangi masyarakat, dari metode pelatihannya hingga kepada kondisi internet di Indonesia. Sehingga masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tinggal di pelosok negeri memiliki peluang yang sangat minim dalam mendapatkan manfaat dari program tersebut," tuturnya melalui video conference bersama media di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Terkendalanya jaringan maupun kurangnya interaksi antara infrastruktur dan peserta pada akhirnya hanya akan mengurangi efektivitas pelatihan Kartu Pra Kerja.Tak hanya itu saja, dalam program Kartu Pra Kerja masih terdapat berbagai materi yang disajikan sangat umum sekali, jika dibandingkan dengan total anggaran yang sudah diberikan sebanyak Rp5,6 triliun. 

"Sebab, materi pelatihan itu harus sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, maka dengan itu pemerintah harusnya membuat peta industri mana saja yang membutuhkan jumlah tenaga kerja. Agar nantinya para peserta bisa terlink dengan perusahaan yang menampungnya, sebagai contoh industri yang saat ini sedang krusial seperti industri pembuatan hand sanitizer, lalu industri sarung tangan dan lain-lainnya," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan masalah anggaran pelatihan daring. Dimana dari total sebanyak Rp20 triliun terhadap anggaran Kartu Pra Kerja, hanya sekitar Rp5,6 triliun saja yang dialihkan untuk pelatihan daring. 

"Anggaran pelatihan ini menurut kami harusnya diberikan standarisasi biaya pelatihan yang disertai dengan materi pelatihan. Lalu kemudian apakah memang lulusan prakerja ini sudah bisa ditampung oleh perusahaan atau belum," imbuhnya.

Sedangkan, mengenai skema Kartu Pra Kerja yang disebut-sebut sebagai semi bantuan sosial ini juga tampak  bermasalah. Adapun skema Kartu Pra Kerja saat ini adalah menyelesaikan terlebih dahulu training baru bisa mendapatkan bansos sebesar Rp600 ribu per bulan. Hal ini pada akhirnya hanya akan menjadi godaan besar bagi peserta untuk memilih ikut training yang paling pendek dan mudah diselesaikan. 

"Ditakutkan dengan munculnya hal tersebut pada akhirnya malah menimbulkan moral hazard, contohnya saya sebagai calon peserta yang cuma pengen dapet bantuan Rp600 ribu per bulan saja, jadi ya ikut-ikut aja," tukasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Olahraga

NBA 2020-2021

Waduh, 48 Pemain NBA Tertular COVID-19

Image

News

RS Penuh, Ganjar Izinkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi COVID-19

Image

News

Satgas: Belitung Terbanyak Kasus Kematian Akibat COVID-19 Se-Babel

Image

News

Gubernur Jateng Imbau Warga Tetap Di Rumah Saat Liburan Akhir tahun

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Produktif dan Inovatif di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Pendapatan Premi Asuransi Umum Merosot 7 Persen, Imbas Pandemi COVID-19

Image

News

Lawan Covid-19

Rekor 189 Kasus Harian COVID-19 di DIY, Terbanyak dari Sleman

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Positif Corona, Menaker Ida Fauziyah Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari

Image

Ekonomi

Menaker Ida Fauziyah Positif COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

IHSG Dihantui Aksi Profit Taking, Saatnya Berburu Saham yang Bikin Makmur Investor!

Secara teknikal IHSG berpotensi membentuk northern star yang memberikan signal kejenuhan dihantui aksi profit taking akhir pekan

Image
Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 4 Desember 2020, Leo Bekerja dengan Kecepatanmu Sendiri!

Masing-masing zodiak memiliki peruntungan yang berbeda-beda, baik dari sisi karier, keuangan, asmara dan lainnya

Image
Ekonomi

Universitas Pertamina, Kolaborasi Industri Energi Ciptakan Inovasi

Universitas Pertamina berkolaborasi bersama Innovation and New Venture (INV) mengembangkan perangkat lunak pengolahan data seismik.

Image
Ekonomi

Kerjasama Dengan Pemprov, Pertamina Laporkan Setoran PBBKB 1,9 T di Sumbagut

Pertamina MOR I menjalin kerjasama rekonsiliasi data PBBKB dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara

Image
Ekonomi

5 Jembatan Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp284 Triliun!

Jembatan merupakan sebuah simbol kemegahan dari suatu daerah atau bahkan negara

Image
Ekonomi

Pengamat: Pelabuhan Patimban Bakal Jadi Stimulus Baru Bagi Perekonomian

Pelabuhan Patimban diyakini mampu mendongkrak roda perputaran ekonomi nasional terutama Provinsi Jawa Barat

Image
Ekonomi

Pelaku Usaha Didorong Manfaatkan Peluang Ekspor Pakan Ternak ke Brunei Darussalam

Kedutaan Besar RI mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk memanfaatkan peluang ekspor pakan ternak ke Brunei Darussalam

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Mampu Bikin Produktivitas dan Inovasi Masyarakat Berkembang

Sri Mulyani: UU Cipta Kerja membangun kompetisi usaha di Indonesia menjadi lebih sehat, meningkatkan produktivitas, dan inovasi masyarakat.

Image
Ekonomi

Menipis, Pelaku Industri Teriak Tolak Keras Ekspor Bahan Baku Rotan

Himki menolak ekspor bahan baku rotan mengingat mulai menipisnya ketersediaan komoditas tersebut di dalam negeri

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perusahaan Langgar Aturan Harga Jual Panen Ayam

Kalangan peternak ayam meminta pemerintah menindak tegas perusahaan integrator yang secara sengaja melanggar Permendag 7/2020.

terpopuler

  1. Natalius Pigai: Orang Papua Bukan Sapi yang Bisa Disembelih Tiap Saat

  2. Ustaz Hilmi Firdausi Sarankan Presiden Berkantor Sementara di Papua, Kenapa?

  3. Prinsip Ala Etnis Tionghoa yang Dijamin Bikin Sukses!

  4. Ungkap Kasus Pembunuhan 7 Tahun Lalu di Sleman, Polisi: Kuncinya, Motor Sport Plat AG Bukan Buatan Jepang

  5. Ramalan Keuangan Zodiak 3 Desember 2020: Duh, Aries Akan Kehilangan Uang!

  6. Ini Zikir yang Akan Menjamin Kamu Masuk Surga

  7. Ribuan Foto Seksualnya Bocor, Selir Sineenat Wongvajirapakdi 'Korban Intrik Penggulingan Kekuasaan'

  8. Resmi Tak Lagi Beroperasi, Ini 5 Fakta Menarik Perjalanan Mal Golden Truly

  9. Doa Agar Diberi Rezeki dalam Bentuk Segala Hal

  10. Saham-saham Ini Mampu Undang Cuan Saat IHSG Galau!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Korupsi Menteri Edhy

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Inspiratif! Adi Sarwono, Salesman Keliling Sang Juru Selamat Literasi Anak

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf