image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Putus Rantai Covid-19, Pengamat Dukung Kebijakan PSBB

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Image

Suasana arus lalu lintas yang lenggang di kawasan jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta guna menekan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mendorong pemerintah dalam waktu dekat menetapkan Karantina Wilayah di daerah episentrum wabah terutama Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Jawa lainnya.

Menurut IDEAS, pemberlakukan tersebut sangat mendesak seiring akan tibanya bulan Ramadhan (24 April 2020) dan Hari Raya Idul Fitri (25 Mei 2020).

Yusuf Wibisono selaku Direktur IDEAS melalui keterangannya menyebutkan budaya silaturahmi dan ziarah kubur jelang Ramadhan, tradisi buka puasa bersama dan Sholat Tarawih berjamaah di sepanjang Ramadhan, serta ritual mudik tahunan jelang Idul Fitri, adalah tantangan besar untuk menahan ledakan Covid-19 di negeri muslim terbesar di dunia ini. 

baca juga:

“Dalam situasi normal, kami mengestimasi jumlah pemudik dari Jabodetabek berada di kisaran 10 juta orang dengan jalur utama pergerakan menuju Jawa Tengah (4,7 juta), Jawa Barat (2,8 juta), dan Jawa Timur (1,3 juta). Tanpa kesadaran dan kebijakan pembatasan yang ketat, potensi penyebaran Covid-19 dari episentrum wabah ke penjuru Jawa adalah keniscayaan," paparnya. 

Jika potensi ledakan wabah dari tradisi di bulan suci ini tidak dicegah secara optimal, maka berdasarkan pola penggandaan di berbagai negara maka tanah air terancam memasuki Idul Fitri dengan lonjakan kasus menembus 300 ribu kasus. 

Sebab Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) adalah episentrum wabah Covid-19. Lebih dari setengah kasus infeksi Covid-19 terjadi di Jabodetabek, dengan posisi dan keterkaitan ekonomi-sosial Jabodetabek yang kuat dengan wilayah lainnya.

Terutama daerah Jawa lainnya, menjadi prioritas tertinggi mengkarantina wilayah Jabodetabek untuk mencegah eskalasi penyebaran wabah di Jawa dengan lebih dari 150 juta penduduk. 

“Jadi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta saja tidak memadai, karena telah menyatunya aktivitas ekonomi dan sosial warga Jabodetabek. Sebagai misal, pada 2019 terdapat 15,4 juta orang pekerja di Jabodetabek. Pergerakan intra daerah terbesar adalah 4,4 juta pekerja yang bertempat tinggal dan sekaligus bekerja di Jakarta, diikuti Tangerang (2,8 juta), Bogor (2,5 juta), Bekasi (2,3 juta) dan Depok (613 ribu). Pergerakan pekerja lintas daerah terbesar adalah dari Bekasi ke Jakarta (520 ribu), diikuti Tangerang ke Jakarta (517 ribu), Depok ke Jakarta (371 ribu), dan Bogor ke Jakarta (234 ribu),” sebutnya.

Dirinya menanbahkan dengan kepadatan penduduk Jabodetabek yang sangat tinggi, di kisaran 11.100 jiwa per Km2, penyebaran Covid-19 dapat terjadi secara eksponensial. Maka dibutuhkan akselerasi dan penguatan kebijakan karantina di Jakarta dan wilayah sekitarnya demi melindungi lebih dari 34 juta warga Jabodetabek

Maka dengan itu, pihak (IDEAS) menilai meski telah menetapkan status darurat kesehatan berdasarkan Keppres No. 11/2020, namun pemerintah hanya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui PP No. 21/2020.

Dengan perubahan kebijakan bersifat moderat dan diimplementasikan secara terbatas dan lambat, kami memproyeksikan ke depan jumlah kasus infeksi Covid-19 Indonesia masih akan terus meningkat, menembus 10 ribu kasus pada hari ke-51, menjelang bulan Ramadhan 24 April 2020, dan menembus 100 ribu kasus pada hari ke-73.

“Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak, dalam 1 pekan ke depan juga kami mendorong ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jawa di luar Jabodetabek, terutama melarang aktivitas mudik/pulang kampung. Wilayah metropolitan di Jawa amat potensial menyebarkan Covid-19 ke seluruh Jawa,” jelasnya.

Selain Jabodetabek, metropolitan lain yang berpotensi besar menjadi episentrum wabah berikutnya adalah koridor Bandung-Cimahi dengan kepadatan penduduk di kisaran 15 ribu jiwa per Km2, Yogyakarta (13 ribu), Surakarta (11 ribu), dan Surabaya-Mojokerto (8 ribu).

Sementara itu dalam 2 pekan ke depan, IDEAS merekomendasikan ditetapkannya Karantina Pulau Jawa, terutama kota-kota besar. Dengan kepadatan penduduk Jawa di kisaran 1.100 jiwa per Km2, lima kali lipat lebih padat dari Italia, menjadi krusial membatasi aktivitas Jawa secara masif.

Penyebaran Covid-19 akan memasuki fase krusial memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri, terkait ritual mudik tahunan. 

“Mudik adalah fenomena Jawa. Kami memperkirakan sekitar 70 persen pemudik berasal dari Jawa dan menuju Jawa, terutama dari wilayah metropolitan Jawa ke daerah pedesaan Jawa. Tanpa karantina Pulau Jawa, akan terjadi ledakan penyebaran Covid-19 yang massif,” ungkap Yusuf Wibisono.

Pihaknya juga mendorong ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Indonesia selain Jawa. Meski kepadatan penduduk luar Jawa rendah, namun karena penyebaran wabah telah meluas di hampir seluruh wilayah, tetap dibutuhkan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menekan penyebaran di luar Jawa. 

“Kebijakan pembatasan yang lebih keras, yaitu karantina wilayah, perlu diberlakukan pada metropolitan di luar Jawa yang berpotensi menjadi episentrum wabah seperti Makassar dengan kepadatan penduduk di kisaran 8.600 jiwa per Km2, Medan-Binjai (7 ribu), dan Denpasar (7 ribu),” tutupnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Polda Sumatera Utara Sedang Kumpulkan Bukti-bukti Dugaan Penyimpangan Penyaluran Dana Bansos COVID-19

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

Erick: Lebaran Tahun Ini Spesial, Ajarkan Disiplin Tangani COVID-19

Image

News

Ketua DPD Golkar Probolinggo: Silaturrahim Online, Putus Penyebaran Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

YLKI Nilai Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Image

News

Wabah Corona

Dua Hari DIY Zero Case COVID-19

Image

Iptek

Wabah Corona

Lebih dari 40 Persen Pendukung Partai Republik Percaya Teori Konspirasi Bill Gates

Image

News

Pertanyakan Standar Pengamanan Ruang Inap Siti Fadilah, Pengamat: Ini Bisa Disebut Kecolongan!

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

FOTO Potret Kawasan Wisata yang Sepi Imbas Pandemi

Image

Ekonomi

IHSG Cerah Seharian Berkat Menguatnya Bursa Asia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengetes Kondom hingga Teman Profesional, 10 Pekerjaan ini Ternyata Beneran Ada di Dunia!

Bayarannya sangat menggiurkan lho!

Image
Ekonomi
Idulfitri 2020

Erick: Lebaran Tahun Ini Spesial, Ajarkan Disiplin Tangani COVID-19

Masyarakat Indonesia mampu melawan COVID-19 dengan kedisiplinan yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

YLKI Nilai Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Pembukaan mal atau upaya relaksasi seyogyanya dilakukan saat kurva kasus COVID-19 telah menunjukkan penurunan.

Image
Ekonomi

Pengamat: Poros Maritim Dunia Harus Dahulukan SDM Kelautan Perikanan

Penyiapan ABK yang bekerja di dalam dan di luar negeri perlu menjadi prioritas pemerintah.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Penanganan COVID-19 di BUMN Melalui Pendekatan 3 T, Apa Saja?

Saat ini, telah diproduksi 50.0000 test kit dan tambahan 50.000 test kit akhir Mei 2020.

Image
Ekonomi

IHSG Cerah Seharian Berkat Menguatnya Bursa Asia

IHSG ditutup menguat 80,85 poin atau 1,78 persen ke posisi 4.626,8.

Image
Ekonomi

Rupiah Tak Mampu Menguat Karena Pertikaian AS-China

Rupiah ditutup melemah 45 poin atau 0,31 persen menjadi Rp14.755 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.710 per dolar AS.

Image
Ekonomi

Tembus Rp37,3 Juta! Ini 7 Keju Termahal di Dunia

Apakah kamu salah satu penggemar keju?

Image
Ekonomi

Kominfo-LinkAja Sediakan Bayar Belanjaan Secara Online di 18 Pasar Tradisional Jakarta

Kominfo menggandeng LinkAja untuk menyediakan solusi pembayaran pembelanjaan secara online di 18 pasar tradisional yang tersebar di Jakarta.

Image
Ekonomi

Miris! Greenpeace Sebut Indonesia Jadi Ladang Perekrutan ABK Berbayar Murah

Seharusnya ada aturan yang mewajibkan perusahaan penangkapan ikan di luar negeri untuk menyediakan sarana komunikasi.

terpopuler

  1. Studi Corona di Singapura Sebut Pasien COVID-19 Tak Menular Setelah 11 Hari

  2. Roy Suryo Komentari Foto Lebaran Jokowi, Warganet: Kalau Ada Panci Cepat Sekali Reaksinya

  3. Cerita Tukang Mandikan Jenazah selama Pandemi Covid-19

  4. Ungkap Perpisahan Rumah Tangga, dr Tirta Ingatkan Warganet Tak Usik Mantan Istrinya

  5. Jansen: Pelonggaran, Relaksasi, New Normal Silahkan Dilakukan Setelah Suara Para Dokter Kita Dengar

  6. Jadi Garda Terdepan COVID-19, THR Perawat Malah Belum Dibayar?

  7. Anies Sebut DKI Jakarta Memasuki Periode Penting, Ferdinand: Apakah Artinya Selama Ini Tidak Penting?

  8. Ozil Ucapkan Selamat Hari Raya Pakai Bahasa Indonesia

  9. Tagar #BersiapMenujuNewNormal Trending, Netizen: Itu Pasti Usulan Orang-orang yang Sudah Bosen Rebahan

  10. Muannas ke Roy Suryo: Kayak Gak Ada yang Lebih Penting Dianalisa Saja

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19