breaking news: Roket Besutan SpaceX-NASA Meluncur Pukul 22.00 WIB

image
Login / Sign Up

Kabar Baik! Perbankan dan Multifinance Mulai Laksanakan Kebijakan Restrukturisasi Kredit OJK

Denny Iswanto

Wabah Corona

Image

Pintu masuk kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

AKURAT.CO Industri perbankan dan perusahaan Pembiayaan atau multifinance sudah mulai menjalankan proses penilaian atas pengajuan relaksasi Kredit bank atau pinjaman Leasing sesuai kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kebijakan relaksasi OJK ini bertujuan untuk tetap mendorong roda ekonomi di tengah pelemahan ekonomi dampak penyebaran Covid-19 itu tertuang dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical dan surat edaran OJK kepada Perusahaan Pembiayaan pada awal April ini.

Kebijakan OJK itu meminta bank atau perusahaan Pembiayaan untuk memberikan relaksasi atau keringanan pembayaran Kredit bank atau pinjaman Leasing bagi debitur atau peminjam yang usaha dan pekerjaannya terdampak langsung atau tidak langsung pandemi Corona ini.

baca juga:

Keringanan pembayarannya bisa dengan penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu cicilan, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas Kredit/Leasing, konversi Kredit/Leasing menjadi penyertaan modal sementara.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, mengatakan hingga saat ini jumlah debitur yang mengajukan Restrukturisasi terus bertambah. Pengajuannya pun bisa dilakukan via telepon, sehingga tak ada kontak tatap muka antara debitur dan petugas.

"Per telepon bisa ajukan restruktur untuk yang terdampak COVID-19. Setiap hari nambah (jumlah pemohon)," kata Jahja saat dihubungi awak media, Rabu (8/4/2020).

Direktur BCA, Santoso, menjelaskan bahwa hingga saat ini terus melakukan koordinasi dan komunikasi yang intens dengan para debitur untuk mendapatkan informasi detail dan untuk mencapai kesepakatan bersama.

"Hingga kini, kami belum dapat menyampaikan secara detail karena komunikasi dan koordinasi sedang berlangsung. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), belum genap satu bulan kebijakan tersebut dikeluarkan, bank pelat merah ini telah melakukan Restrukturisasi terhadap lebih dari 134 ribu pelaku UMKM yang terdampak COVID-19 di Indonesia.

Corporate Secretary BRI, Amam Sukriyanto, menjelaskan Restrukturisasi tersebut dilakukan sejak tanggal 16 Maret hingga 31 Maret 2020 dengan nilai plafon pinjaman yang direstrukturisasi mencapai Rp 14,9 Triliun.

"Skema Restrukturisasi yang diberikan BRI untuk masing masing debitur berbeda disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi, dengan catatan usahanya masih memiliki prospek yang baik dan secara personal debitur memiliki itikad baik atau kooperatif," kata Amam.

Amam pun memastikan bahwa proses Restrukturisasi Kredit dilakukan dengan tetap memegang prinsip kehati hatian dengan melakukan assessment seberapa besar dampak Covid-19 ini terhadap usaha debitur.

"Di sisi lain, implementasi relaksasi ini merupakan wujud komitmen BRI yang mendukung Pemerintah dan OJK dalam upaya melindungi dan menyelamatkan para pelaku UMKM di Indonesia akibat imbas dari penyebaran Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF), Bonifatius Perana Citra Ketaren, mengatakan hingga saat ini perusahaannya telah menerima lebih dari 6.000 debitur yang mengajukan permohonan Restrukturisasi. Saat ini, pihaknya pun tengah melakukan proses verifikasi dan assessment.

"Sampai saat ini permohonan pengajuan relaksasi sudah kami terima dari sekitar 6.000-an konsumen atau pelanggan. Saat ini sedang dalam tahap verifikasi dan assessment oleh MTF," ujar Bonafatius.

Dia melanjutkan, sesuai anjuran OJK di tengah adanya social distancing saat ini, proses verifikasi dan penilaian itu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Debitur pun dapat mengajukan permohonan melalui laman resmi, email, hingga call center MTF. Sehingga imbauan kerja dari rumah dipastikan tak akan mengganggu proses verifikasi pada debitur.

"Berhubungan dengan social distancing ya harus ada dukungan teknologi, ini pun sudah disiapkan MTF. Infrastruktur untuk proses Restrukturisasi ini yang didukung teknologi, termasuk pengajuan via web, email, call center, terus kita maksimalkan, sehingga program tetap bisa berjalan tanpa tatap muka," jelasnya.

Sebelumnya OJK menyampaikan, ada empat syarat utama bagi debitur yang bisa mendapatkan relaksasi penundaan pembayaran cicilan Kredit. Pertama, yakni bagi debitur yang terkena dampak COVID-19 dengan nilai Kredit/Leasing di bawah Rp 10 miliar, untuk antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KUR).

Kedua, keringanan dapat diberikan dalam periode waktu maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/Leasing.

Ketiga, mengajukan kepada bank/Leasing dengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank/Leasing.

Keempat, jika dilakukan secara kolektif misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/Leasing. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image

News

Suami Istri Ditangkap Diduga Sebarkan Ideologi Khilafah, Brigade Meo: Kini Dia Berulah Lagi, Kita Amankan Saja

Image

Ekonomi

Satgas Waspada Investasi Tindak Tegas Koperasi Ilegal Beredar di PlayStore

Image

Ekonomi

Wabah Corona

OJK Beri Stimulus Lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kebijakan TKDD 2021 Akan Dukung Skema Pembiayaan Kreatif untuk Belanja Infrastruktur 

Image

Ekonomi

Wabah Corona

OJK: 95 Bank Telah Restrukturisasi Kredit Senilai Rp458,8 Triliun

Image

Ekonomi

Wabah Corona

BNI Syariah Raup Laba Rp214 Miliar di Tengah COVID-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Jokowi Siapkan Stimulus bagi Petani dan Nelayan Senilai Rp34 Triliun

Image

Ekonomi

Jubir Erick Beberkan Alasan Perampingan Komisaris dan Direksi PTPN

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Progres PSN Rusun Pasar Jumat Capai 88,12 Persen

Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Soal Keluhan Refund Tiket Bentuk Voucher, Begini Penjelasan Lion Air

Banyak calon penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak bisa terbang.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Rekomendasikan Kegiatan Ekonomi Dibuka dalam 4 Zona Saat New Normal

Sandiaga Uno merekomendasikan empat zona pembukaan kegiatan ekonomi saat memasuki era new normal yang direncanakan pemerintah bulan depan.

Image
Ekonomi

Pentingnya Keterbukaan Informasi dalam Penerapan Tata Kelola BUMN

BUMN sebagai salah satu instrumen perekonomian negara, harus memiliki tata kelola yang baik untuk memaksimalkan fungsinya.

Image
Ekonomi

Kemenhub Perpanjang Masa Larangan Publik dan Balik Hingga 7 Juni Mendatang

Kemenhub akan memastikan pengawasan pengendalian transportasi di lapangan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

4 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Akhir Juni 2020

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat.

Image
Ekonomi

Penerapan Anti Korupsi di Tubuh BUMN Dinilai Penting untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Peningkatan tata kelola yang anti korupsi pada tubuh BUMN dibutuhkan guna memaksimalkan peran BUMN bagi pemerintah dan masyarakat.

Image
Ekonomi

Impor Daging Kerbau Berdikari Masuk Bertahap Mulai Akhir Mei hingga Juni

Perusahaan berencana mendatangkan daging secara bertahap hingga akhir tahun 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Begini Tips Hadapi Wawancara Kerja Online di Era New Normal

Sebab kalau mengacu pada protokol kesehatan soal physical distancing, kita memang diimbau untuk menjaga jarak.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Freelancer Bakal Semakin Dicari di Era New Normal, Mengapa?

Ada peningkatan sebesar 75% pekerjaan freelance yang dipublikasikan melalui platform mereka.

terpopuler

  1. 13 Juli 2020 Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Siswa: Gimana Cara Mereka Social Distancing Sama yang Lain?

  2. Lama Tak Terlihat, Ini 5 Gaya Rambut Baru Para Pemain Persik Kediri

  3. MS Kaban: Presiden Jokowi untuk Pertahankan Kekuasaan Gak Perlu Main Tangkap Orang yang Berbeda

  4. Dari Wasit FIFA Hingga Legenda Serie A, Ini 5 Potret Rendra Soedjono Bersama Para Bintang Sepak Bola

  5. 5 Modifikasi Sepatu Atlet American Football yang Kreatif dan Meriah

  6. 3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

  7. Tetap Bekerja Meski Berumur 100 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Biliuner Tertua di Dunia, Chang Yun Chung

  8. Banyak ART Ingin Kembali ke Jakarta, Pengajuan SIKM Ditolak Mentah-mentah Pemprov DKI

  9. 5 Fakta Menarik Zhong Nanshan, Pakar Penyakit Pernapasan Top China yang Dijuluki Pahlawan SARS

  10. Ruslan Buton Ditangkap Usai Minta Jokowi Mundur, Fadli Zon: Standar Demokrasi Macam Apa yang Kita Pakai?

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton