image
Login / Sign Up

Misbakhun Nilai Jumlah Anggaran Paket Stimulus Penanganan COVID-19 Sangat Kurang

Siti Nurfaizah

Wabah Corona

Image

Politisi Golkar Mukhamad Misbakhun memaparkan pandangannya pada sejumlah tokoh calon presiden 2019 kepada wartawan saat diskusi Peta Persepsi Publik Menjelang Pileg dan Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (19/4). Cyrus Network merilis hasil survei elektabilitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang merupakan calon terkuat pada Pilpres 2019 mendatang | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai bahwa total Paket Stimulus yang dikeluarkan Pemerintah untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp405,1 triliun tidaklah cukup atau masih sangat kurang.

"Saya yakin pemerintah dengan stimulus 405,1 triliun sangat kurang," ujarnya dalam FGD online dengan tema Potensi Krisis Ekonomi di tengah Pandemi COVID-19 di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Misbakhun menjelaskan pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini telah melockdown seluruh negara di dunia.

baca juga:

"Bayangkan dari 201 negara saat ini hanya 1 negara yang tidak kena yaitu Korea Utara. All the country in the world kena dampaknya," ucapnya. 

Lebih lanjut, legislator Golkar ini mencontohkan krisis yang terjadi di tahun 1998 yang hanya mempengaruhi sektor likuiditas. Namun, di situasi saat ini tidak hanya menyerang likuiditas melainkan juga supply side, demand side serta produksi.

"Bayangkan ini mengunci dunia yang dilockdown bukan cuma pergerakan manusia, tapi pergerakan ekonominya itu sendiri," jelasnya.

Akan tetapi, pada krisis 1998 yang hanya menyerang satu sektor dan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) yang baru sebesar Rp1.500 triliun, Pemerintah menggelontorkan hingga Rp600 triliun.

"Pada saat itu Rp600 triliun Pemerintah mengeluarkan Bailout disaat PDB Indonesia Rp1.500 triliun. Itu 40 persen dari PDB kita dipake untuk menggelontorkan pasar negara mengambil alih semua permasalahan dan diletakkan dipundaknya negara," paparnya.

Sehingga menurut Misbakhun, Pemerintah seharusnya mampu mengeluarkan anggaran untuk stimulus penanganan COVID-19 antara Rp5.000 - 7.000 triliun. Sebab angka tersebut adalah 30 - 40 persen dari total PDB Indonesia saat ini.
 
"Antara Rp5.000-7.000 triliun itu angka yang masih sangat aman karena apa Karena masih pada kisaran antara 30, 35 40 persen dari PDB kita. Untuk apa uang sebesar? itu pertama APBN kita jangan diganggu existing ekonomi plus quantitative easing itu hasilnya dari result hasilnya adalah ekonomi kita itu stabil kalau pun turun itu tidak jeglek tidak begitu jauh atau sedikit memberikan daya ungkit," tambahnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Tahun Ajaran Baru Pertengahan Juli, Sekolah di Zona Hijau Akan Belajar dengan Tatap Muka

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Begini Persiapan Perkantoran Hadapi New Normal di Tengah COVID-19

Image

News

Wabah Coron

Protokol Kesehatan Harus Jadi Budaya di Tengah Masyarakat

Image

Iptek

Wabah Corona

Selama Juni, Piaggio Tawarkan Free Check-up Vespa hingga Diskon 20% Pembelian Suku Cadang

Image

Ekonomi

Gaji Gampang Ludes Awal Bulan? Coba Deh Lakukan Ini!

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Lockdown Dibuka, Ekonomi AS Kembali Bergeliat Ditandai dengan 2,5 Juta Pekerjaan Baru

Image

News

Wabah Corona

Pemudik dari Tangerang dan Tinggal di Kulon Progo Positif COVID-19

Image

Iptek

Wabah Corona

Samsung Hadirkan Aplikasi yang Bisa Bikin Pengguna Galaxy Watch Rajin Cuci Tangan

Image

News

Wabah Corona

Kabar Gembira dari Surabaya, 766 Pasien COVID-19 Dinyatakan Sembuh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Begini Persiapan Perkantoran Hadapi New Normal di Tengah COVID-19

Perusahaan-perusahaan di seluruh Asia Pasifik bersiap kembali ke kantor di tengah pelonggaran pembatasan sosial.

Image
Ekonomi

Gaji Gampang Ludes Awal Bulan? Coba Deh Lakukan Ini!

Biasanya penyebab gaji langsung ludes di awal bulan karena untuk bayar utang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Lockdown Dibuka, Ekonomi AS Kembali Bergeliat Ditandai dengan 2,5 Juta Pekerjaan Baru

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) telah membuat rebound tak terduga.

Image
Ekonomi

Dibayangi Sejumlah Sentimen, Bagaimana Gerak IHSG Pekan Depan?

kerusuhan sosial di Amerika Serikat sejauh ini tidak mendapat perhatian pasar saham.

Image
Ekonomi

Pertamina-CPC Taiwan Kembangkan Kompleks Industri Petrokimia Terintegrasi Senilai US$8 Miliar

Pertamina dan CPC Taiwan sepakat menindaklanjuti kerja sama pengembangan Kompleks Industri Petrokimia Terintegrasi di Balongan, Jawa Barat.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Waduh, Cina Murka Gara-gara 33 Perusahaannya Kembali Masuk Blacklist AS

Cina mengecam penambahan 33 perusahaannya ke dalam daftar hitam perekonomian Amerika Serikat (AS).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menkop Teten Genjot Upaya Percepatan UMKM Go Digital

Digitalisasi KUMKM adalah kunci pemulihan ekonomi.

Image
Ekonomi

KKP Dorong Percepatan Penanganan Penangkapan Ikan Ilegal

KKP rerus mendorong percepatan penanganan kasus penangkapan ikan ilegal yang dilakukan oleh kapal ikan asing di berbagai kawasan perairan.

Image
Ekonomi

Mentan Ajak Petani Subang Maksimalkan Pemanfaatan KUR

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak para petani di Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk memanfaatkan (KUR).

Image
Ekonomi

Tingkatkan Efisiensi, Perusahaan-perusahaan BUMN Perlu Terapkan ISO Anti Penyuapan

BUMN dituntut menjadi lebih efisien, salah satunya dengan menyarankan perusahaan pelat merah itu menerapkan ISO 37001: 2016 SMAP.

terpopuler

  1. UAS: Saya Bukan Penjahat, Saya Bukan Melakukan Perlawanan Mengangkat Senjata

  2. Dirawat Kurang Lebih 2 Bulan, 10 Calon Perwira Polri di NTT Sembuh dari Covid-19

  3. Dinilai Hina Budaya Jawa lewat Cuitannya Soal Lathi Challenge, Wan Dazrin Minta Maaf

  4. PKS Dukung Rencana Rocky Gerung dan Zainal Arifin Mochtar Gugat Presidential Threshold ke MK

  5. Susi: Kawan-kawan Laut, Saya Baru Cek Ombak, Ada Pesan dari Laut untuk Kita Semua

  6. Anggota DPR Dukung Anies Terapkan PSBB Transisi: Catatannya Ada Pada Pengawasan Penerapan Wilayah Pengendalian Ketat di RW Zona Merah

  7. Walaupun Capek, Susi Selalu Bawa Galon Air Minum Demi Kurangi Sampah Plastik

  8. Anak-anak, Ibu Hamil dan Lansia Tidak Boleh Masuk Ragunan di Masa Transisi PSBB

  9. Isu Pelengseran Presiden Timbulkan Dampak Buruk bagi Masa Depan Negara

  10. Soroti Ribetnya Urus SIKM, Marzuki Alie: Ajukan Lewat Online Sistemnya Down, Lewat Email Nggak Jelas Hasilnya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Ki Gendeng Pamungkas, Mengaku Pernah Santet Presiden AS hingga Tersandung Kasus Rasisme

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris