image
Login / Sign Up

Hadapi Corona, Pemerintah Perlu Singkirkan Kebijakan Ekonomi Proteksionis

Wayan Adhi Mahardika

Wabah Corona

Image

Ilustrasi - Hubungan Dagang Antar Negara | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Ekonom Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Arianto Patunru mengatakan, dalam menghadapi COVID-19, Indonesia perlu mempertahankan kebijakan perdagangan yang lebih terbuka.

Arianto menjelaskan, kebijakan perdagangan banyak negara, termasuk Indonesia, saat ini cenderung semakin proteksionis atau semakin tidak terbuka. Secara historis, Indonesia memang cenderung kurang termotivasi untuk membuka hambatan dalam perdagangan internasionalnya. Hal ini terlihat lagi sejak tahun 2000-an.

“Pendekatan yang selama ini dilakukan Indonesia cenderung membingungkan dalam menyikapi proteksionisme dalam perdagangan global. Indonesia perlu lebih membuka diri terhadap berbagai peluang untuk peningkatan kinerja perdagangan internasional Indonesia. Hal itu dapat dimulai dengan deregulasi kebijakan-kebijakan yang menghambat perdagangan,” ucap Arinato dalam telekonferesi, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

baca juga:

Indonesia harus menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mentaati perjanjian dagang internasional, salah satunya melalui penghapusan hambatan non tarif dan juga menghilangkan restriksi (pembatasan) pada perdagangan internasional.

Kalau dikaitkan dengan ketahanan pangan, salah satu komoditas pangan yang terkena dampak penerapan hambatan non tarif adalah beras. Hambatan tersebut pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan harga beras secara signifikan, yang juga memengaruhi asupan kalori orang karena ketidakmampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan gizi makanan bagi keluarga mereka, terutama orang miskin.

“Kegagalan mengantisipasi hal ini bisa memperparah kondisi ekonomi secara keseluruhan. Benar bahwa pemerintah memberikan bantuan untuk menghadapi krisis ini. Bantuan itu mungkin bisa menjaga agar semua rumah tangga bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Namun jika akses kepada makanan dan bahan pokok esensial lainnya terhambat, keefektifan program tersebut bisa terkikis,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, banyak produk Indonesia membutuhkan bahan baku yang belum dapat disediakan oleh dalam negeri sehingga butuh melewati impor. Kalau Indonesia terus melakukan pembatasan terhadap impor secara berlebihan, maka hal ini tidak hanya akan berdampak pada kerugian yang dirasakan oleh negara eksportir, tetapi dapat menghambat pertumbuhan investasi di dalam negeri. Produk Indonesia yang masih membutuhkan bahan baku impor dikhawatirkan akan mengalami penurunan nilai dan sulit bersaing dengan produk negara lain.

Pemerintah ingin memangkas peraturan yang menghambat investasi dan ingin meningkatkan ekspor Indonesia. Tetapi keinginan ini bertolak belakang dengan kebijakan proteksi impor. Birokrasi yang panjang dan memakan waktu lama, pembatasan kuota dan perizinan, penentuan waktu impor dan hambatan non tarif lainnya akan membawa dampak negatif bagi investasi dan nilai ekspor. Kinerja investasi dan ekspor Indonesia pada akhirnya akan memengaruhi perekonomian Indonesia secara agregat.

“Saat ini banyak produk Indonesia membutuhkan bahan baku yang tidak dapat disediakan oleh dalam negeri sehingga butuh melewati impor. Kalau pemerintah memberikan pembatasan terhadap impor yang berlebihan, tidak hanya akan berdampak pada kerugian yang dirasakan oleh negara eksportir, tetapi dapat menghambat pertumbuhan investasi di dalam negeri,” ungkapnya.

Arianto menyatakan, kebijakan menutup diri ini tidak akan berdampak positif dalam jangka panjang karena Indonesia masih sangat bergantung pada impor untuk bahan baku produk tertentu. Perspektif yang salah ini juga menyebabkan upaya Indonesia untuk menerapkan langkah-langkah non-tarif dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan kenaikan biaya produksi yang pada akhirnya mengarah pada produk yang tidak bersaing dengan harga di pasar internasional.

Selain mengurangi hambatan perdagangan, Indonesia juga perlu melakukan beberapa hal, seperti memperbaiki manajemen logistik supaya kebutuhan masyarakat bisa sampai kepada mereka dengan cepat, aman dan sesuai dengan anjuran pemerintah terkait social distancing.

Indonesia juga perlu membentuk sistem Emergency Food Reserves atau Cadangan Pangan Darurat. Sistem ini juga bisa dilakukan melalui kerja sama dengan negara lain, misalnya lewat kerangka East Asian Emergency Rice Reserves/APTERR. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Kampung Siaga Jateng Siap Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Waskita Karya Siap Laksanakan WFO Melalui Skenario New Normal

Image

Ekonomi

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri/Pelajar NU Digital

Image

News

Wabah Corona

Demi Sinyal Internet, Siswa Malaysia Ini Rela Panas-panasan Kerjakan Ujian di Tepi Jalan

Image

Ekonomi

LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022, Progres Pembangunan Kini Baru 71,2 Persen

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Diminta Bantu Petani Manfaatkan E-commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

Image

News

Wabah Corona

DIY 'Hattrick' Nihil Penambahan Kasus COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Anggota Gugus Tugas Corona Mamuju Dianiaya Saat Lakukan Tes Cepat

Image

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Waskita Karya Siap Laksanakan WFO Melalui Skenario New Normal

Disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan COVID-19 yaitu adanya jarak kerja antarpegawai minimal 1,5 meter.

Image
Ekonomi

Komisi XI Khawatir PP Tapera Hanya Akan Bebani Rakyat

Pemerintah seolah-olah lepas tangan dari tanggung jawabnya dalam pemenuhan atas tempat tinggal yang layak bagi warganya.

Image
Ekonomi

Bukopin Bantah Isu Viral Tarik Tunai Rp10 Juta Harus Konfirmasi Dahulu

Sebelumnya telah viral selembar pengumuman mengatasnamakan Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri/Pelajar NU Digital

Kemenko Ekonomi dan NU resmikan Piloting Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital dan Penyerahan Simbolis Kartu Santri/Pelajar NU Digital.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Diminta Bantu Petani Manfaatkan E-commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

Hingga saat ini banyak daerah dan masyarakat yang belum bisa mengakses e-commerce karena minimnya jaringan internet.

Image
Ekonomi

LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022, Progres Pembangunan Kini Baru 71,2 Persen

Adhi Karya mengungkapkan progres atau perkembangan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama telah mencapai 71,2 persen.

Image
Ekonomi

KKP Yakin Ekspor Perikanan Bakal Bangkit Saat Penerapan New Normal

KKP optimistis ekspor berbagai komoditas sektor kelautan dan perikanan bakal bangkit kembali pada masa normal baru.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Tuding TKA Cina di Indonesia adalah Komunis

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Tengku Zulkarnain melontarkan pernyataan terkait isu kehadiran komunisme di Indonesia.

Image
Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

CIPS menilai tidak terserapnya hasil panen dan kebijakan PSBB memengaruhi nilai tukar petani (NTP).

Image
Ekonomi

Pemerintah Anggarkan Rp18,44 Triliun untuk Program Padat Karya

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan kementerian dan lembaga.

terpopuler

  1. 5 Kebiasan Rasulullah Agar Hidup Lebih Sehat dan Jarang Sakit, Yuk Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  2. Kemurahan Allah bagi Hambanya yang Menyertakan Niat dalam Segala Kegiatan

  3. Airlangga Pastikan Pemerintah Tak Cabut PSBB dan Segera Terapkan New Normal

  4. Es Teh hingga Daun Pisang! 5 Bisnis Murah sekaligus Mudah ini Bikin Cuan Makin Bergairah

  5. PDIP: Pemakzulan Presiden Cukup Sulit, Rasanya Seperti Mimpi di Siang Bolong

  6. Bukti Jogja Kota Pelajar, 8 Universitas Masuk 50 Besar, UGM Terbaik!

  7. Protes George Floyd: Pengamat Indonesia Sebut Donald Trump Bakal Kalah Besar di Pemilu 2020

  8. Bens Leo Soroti Ada 'Tepuk Tangan' Kekeyi di Lagu Keke Bukan Boneka

  9. Pasca Operasi Bayi Tabung, Zaskia Sungkar Keluhkan Perut Kadang Sakit

  10. PKS Ingatkan Pemerintah Hati-hati Gunakan Dana Jemaah Haji

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Image
Muhammad Adlan Nawawi

Pendidikan di Era New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah