image
Login / Sign Up

Perampingan Anak Cucu BUMN Dinilai Dapat Membuat Bisnis Inti Lebih Fokus

Atikah Umiyani

Image

Gedung Kementerian BUMN | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia, Ronny P Sasmita menilai bahwa Perampingan jumlah BUMN dapat membuat pelaksanaan bisnis perusahaan pelat merah menjadi lebih fokus.

"BUMN selama ini, kurang fokus mengelola sektor utamanya, gara-gara terlalu banyak anak usaha. Jadi dalam kacamata lain, pemangkasan ini juga berarti mengembalikan BUMN-BUMN pada core business utamanya, yang dimandatkan undang-undang," ujar Ronny dalam keterangan resminya, Jum'at (3/4/2020).

Selama ini, menurut dia, banyak BUMN yang melakukan ekspansi namun tidak diikuti dengan analisa jangka panjang, yang pada akhirnya membebani keuangan induk perusahaan.

Di tengah wabah COVID-19, lanjut dia, menjalankan kebijakan untuk merampingkan BUMN memang tidak mudah. Maka itu, dibutuhkan gotong-royong semua pihak agar BUMN lebih baik ke depannya.

Saat ini, kata dia, penyelesaian dan penanganan COVID-19 sudah menjadi tanggung jawab task force yang dikomandoi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ruang lingkup BUMN dalam hal ini hanya membantu pemerintah.

"Kalau banyak BUMN yang mengalihkan CSR nya ke bantuan alat kesehatan penanggulangan COVID-19, saya pikir itu lumrah, bagian dari partisipasi BUMN. Intinya, Kementerian BUMN punya tugas untuk membuat BUMN berjalan lebih baik, salah satunya dengan rasionalisasi anak-anak usaha BUMN," ucapnya dalam video konferensi.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menepati janjinya yakni mengkonsolidasikan anak dan cucu perusahaan milik negara. Hal itu dilakukan agar BUMN fokus ke Bisnis Inti masing-masing, terlebih dalam situasi seperti ini dimana wabah COVID-19 terus merebak sehingga perusahaan pelat merah harus selalu melakukan Efisiensi.

"Kami sejak awal di Kementerian BUMN selalu ingin melakukan agenda yang memang sudah dibicarakan jauh-jauh hari. Memang keadaannya sulit karena COVID-19, tetapi seperti yang saya sampaikan beberapa hari lalu kita tidak boleh terlena dan pasrah tanpa terus bergerak," ujarnya saat video konferensi di Jakarta, Jum'at (3/4/2020).

baca juga:

Menurutnya, pelaksanaan rasionalisasi dan konsolidasi anak usaha BUMN dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan induk.

"Rasionalisasi dan konsolidasi ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan efektivitas operasional dan tata kelola bisnis yang optimal guna memberikan nilai tambah bagi negara," terangny.

Ia menyampaikan hal itu dilakukan karena sebelumnya banyak anak usaha BUMN yang memiliki kesamaan portofolio bisnis dan juga kurang optimal dalam memberikan nilai tambah bagi perusahaan induk.

Dalam proses rasionalisasi dan konsolidasi itu, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan kajian panjang. Proses penyederhanaan itu sebenarnya sudah dilakukan sejak akhir 2019 dan terus berjalan hingga saat ini.

Adapun Menteri BUMN menekankan kepada perusahaan plat merah untuk sebisa mungkin meminimalisir pengurangan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM).

Erick mengatakan masing-masing BUMN juga telah menyiapkan strategi dan skenario rasionalisasi dan konsolidasi terhadap karyawan, antara lain melalui optimalisasi dan alih tugas antar anak perusahaan maupun dengan perusahaan induk.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan masing-masing BUMN guna memastikan bahwa proses ini dijalankan dengan berpedoman pada Undang-Undang Ketenagakerjaan serta peraturan lain yang berlaku," jelas Erick Thohir.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Haji 2020 Batal, BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi

Image

Ekonomi

Respon BUMN Soal PHK Pilot Garuda Indonesia

Image

Ekonomi

Jubir Erick Bantah Dana Talangan Rp8,5 T ke Garuda Berasal Dari APBN

Image

Ekonomi

Pentingnya Keterbukaan Informasi dalam Penerapan Tata Kelola BUMN

Image

Ekonomi

Penerapan Anti Korupsi di Tubuh BUMN Dinilai Penting untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat

Image

News

Pesan Said Didu ke Erick Thohir: Terus Jaga Amanah dan Selalu Berada di Jalan yang Lurus

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Erick Sebut Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Bangun Rantai Pasok Indonesia

Image

Ekonomi

5 Tips Jualan Online dari 'Zero to Hero'

Image

Ekonomi

Indef: Dana Kompensasi Memang Utang Pemerintah ke Pertamina Sejak 2017

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bansos Pemerintah Diperpanjang hingga Desember, Nilai Manfaat Turun Jadi Rp300 Ribu

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bantuan sosial dan BLT kepada masyarakat selama pandemi COVID-19 hingga akhir tahun.

Image
Ekonomi

5 Inspirasi Keuangan yang Bisa Dipetik dari Drakor The World of the Married

Tak heran bila drakor ini bisa menguras emosi penontonnya.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sri Mulyani Sebut Biaya Penanganan COVID-19 Naik Jadi Rp677,20 Triliun

Menkeu menyampaikan, dalam revisi Perpres itu nantinya pemerintah menambah biaya penanganan COVID-19 dengan total Rp677,20 triliun.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Karena COVID-19, Jumlah Kunjungan Wisman April 2020 Turun 87,44 Persen

Penurunan kunjungan wisman tersebut terjadi di seluruh pintu masuk udara.

Image
Ekonomi

Pengamat Sebut Sektor Koperasi Butuh Alokasi Dana PEN Besar

Alokasi dana bagi koperasi yang hanya Rp500 miliar dalam bentuk subsidi bunga akan sulit menjangkau seluruh koperasi yang ada di tanah air.

Image
Ekonomi

New Normal, Restoran di Belanda Jadikan Robot Sebagai Pramusaji

Setiap robot berbentuk humanoid, lengkap dengan tangan untuk membawa baki.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Jokowi Minta Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Selanjutnya Jangan Sampai Minus

Beberapa PEN yang telah dirancang pemerintah antara lain pemberian subsidi bunga untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sri Mulyani: Ada 4 Modalitas untuk Mendukung Pelaksanaan Program PEN

Dalam pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) akan memuat empat modalitas yang mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Image
Ekonomi

Waduh! 5 Zodiak Ini Punya Potensi Jadi Koruptor

Bukan hal mudah untuk memberantas para pelaku korupsi alias koruptor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Presiden Minta Program PEN Diterapkan Demi Selamatkan Ekonomi

Program pemulihan ekonomi nasional (PEN) segera diterapkan agar pertumbuhan ekonomi pada kuartal II, III, dan IV 2020 tidak merosot.

terpopuler

  1. Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sebut Ade Armando Orang yang Tak Jelas

  2. Viral Pemakaman Anak Racing Digeber Suara Motor, Warganet: Kasian Jenazahnya Nggak Tenang

  3. Ngeri! Gara-gara COVID-19, Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tak Tumbuh Tahun Ini

  4. Sultan HB X Minta 3.116 Jemaah Haji Asal DIY yang Batal Berangkat Tahun Ini Maklum

  5. Kenakan Rompi Bertuliskan Syahadat, Luhan Dituding Lecehkan Agama Islam

  6. Anies Bakal Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal Tingkat RW

  7. Tenang! SIM Habis April-Mei, Jangan Buru-buru Perpanjang, Polisi Tidak Akan Tilang

  8. Barack Obama Buka Suara: Insiden George Floyd Bisa Dijadikan Titik Reformasi

  9. Dibuang Muenchen, Tak Terpakai di Barcelona, Coutinho Bakal Kembali ke Inggris

  10. Advokat Pelapor Kasus Gagal Bayar di PT Mahkota Terancam Dikriminalisasi

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Terjerat Narkoba hingga Distributor Resmi 7 Brand Kaca Film, 5 Fakta Menarik Christopher Sebastian, Pendiri Makko Group

Image
News

5 Pesona Kahiyang Ayu Lakukan Virtual Photoshoot Bersama Diera Bachir

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan