image
Login / Sign Up

Kebijakan Stimulus Anggaran Lawan Corona Perlu Didukung Kebijakan Sektoral dan Kelancaran Rantai Pasok

Wayan Adhi Mahardika

Wabah Corona

Image

Dua orang pria berada di depan pertokoan di Pasar Baru, Jakarta, Kamis (2/4/2020). Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 akan turun menjadi 2,3 persen dan dalam skenario terburuk bahkan bisa mencapai -0,4 persen akibat penyebaran COVID-19. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ira Aprilianti mengatakan, keputusan pemerintah untuk menambah Rp405,1 triliun belanja dan pembiayaan APBN 2020 perlu didukung dengan kebijakan moneter dan kebijakan sektoral yang memadai dalam menghadapai wabah Virus Corona.

Efektifnya penambahan anggaran juga perlu didukung oleh kelancaran rantai pasok dan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat di pasaran.

“Menurut saya, adanya tambahan anggaran merupakan sinyal positif pemerintah untuk mengurangi dampak COVID-19, terutama dengan adanya tambahan anggaran bidang kesehatan yang cukup signifikan. Tentu dengan adanya penambahan infrastruktur kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, diharapkan mampu mempercepat penanganan COVID-19. Perlu juga diapresiasi, bahwa anggaran lebih terarah dibandingkan wacana stimulus sebelum-sebelumnya,” jelas Ira dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

baca juga:

Ira menambahkan, sangat sulit untuk mengukur kecukupan jumlah anggaran pada saat ini karena memang pembiayaan negara masih minim. Sebagai contoh, APBN Indonesia tahun ini berjumlah US$180 triliun untuk 270 juta jiwa. Sedangkan anggaran tahun ini untuk negara bagian New York yang berpenduduk 20 juta jiwa adalah US$178 triliun.

Indonesia juga memiliki keterbatasan kapasitas untuk mendapatkan tambahan anggaran dalam jangka pendek, selain melalui realokasi anggaran, penerbitan bond, dan utang dari lembaga internasional seperti Bank Dunia atau IMF.

Kebijakan menambah defisit anggaran sebanyak 5 persen merupakan respon yang memang harus dipilih, namun akan lebih baik jika kebijakan ini dikoordinasikan secara internasional agar kemungkinan arus international capital tetap lancar. Hal ini penting untuk menghindari contagion crisis yang sekarang cukup signifikan terjadi di Eropa.

“Kenapa krisis finansial dimungkinkan? COVID-19 ini juga mengakibatkan naiknya premi risiko, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Hal ini bisa mengakibatkan kontraksi ekonomi secara global. Yang harus dipastikan adalah, capital flow di antara negara-negara harus berjalan secara lancar dan terbuka untuk mempercepat stabilisasi krisis keuangan akibat COVID-19. Jika ada krisis secara global, Indonesia bisa diprediksi terhantam cukup kuat karena nilai tukar mata uang kita sudah cukup lemah,” jelasnya.

Menurut Ira, dari sisi stimulus, pemilihan empat sektor, yaitu kesehatan, perlindungan sosial, ekonomi dan insentif perpajakan serta stimulus kredit untuk usaha rakyat, sudah cukup tepat. Namun implementasi dan transparansi penganggaran harus dipastikan. Rincian anggaran dalam keempat sektor itu juga harus ditimbang.

Contohnya untuk perlindungan sosial, pemerintah harus mengutamakan masyarakat yang tergolong prasejahtera dan mereka yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi COVID-19. Tantangan bagi pemerintah adalah kesulitan untuk melacak orang-orang tersebut.

Sementara itu, untuk penyediaan stimulus kredit harus memprioritaskan bisnis yang sulit beroperasi di tengah krisis. Menentukan prioritas ini membutuhkan proses identifikasi yang harus dikomunikasikan antara kementerian dan lembaga sektoral yang terkait, seperti Kemenko Perekonomian dan Kementerian UMKM.

“Namun, yang lebih penting juga adalah, jangan sampai stimulus fiskal ini, tidak dibarengi dengan kebijakan moneter dan kebijakan sektoral yang sesuai sehingga menghambat efektivitas kebijakannya. Penurunan bunga acuan BI dimungkinkan, walau harus dibarengi dengan kebijakan sektoral yang menjamin supply,” tegasnya.

Jika pemerintah hanya berfokus pada stimulus fiskal secara permintaan dan tidak menjamin distribusi supply yang lancar, sangat dimungkinkan kebijakan ini hanya akan menyebabkan inflasi yang tinggi dan dampaknya malah tidak diserap masyarakat dan pelaku usaha. Koordinasi antar kementerian juga mutlak diperlukan, tidak hanya antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan, namun juga kementerian lain untuk memastikan kontraksi perekonomian dapat diminimalisir.

Ira mencontohkan, pengurangan pajak impor merupakan kebijakan yang tepat. Namun jika tidak dibarengi dengan peran kementerian terkait yang menjamin kelancaran distribusi produk impor yang dibutuhkan negeri, maka kebijakan tersebut tidak akan berdampak.

Selain itu, pemerintah juga harus mulai mempersiapkan kebijakan pasca krisis dan kebijakan fiskal jangka panjang, untuk meningkatkan market confidence and ekspektasi positif di perekonomian. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Terbangkan Bell 412, Putri Dayak Lulusan Akmil Salurkan Bantuan ke Pedalaman Kalbar

Image

Ekonomi

Wabah Corona

BEI Klaim New Normal Mampu Angkat Saham yang Turun Selama COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Pasien Positif COVID-19 di Sidoarjo Bertambah Sembilan Orang

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menaker Pastikan Tenaga Medis Hingga Relawan COVID-19 Dilindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Image

Olahraga

Wabah Corona

Valencia Mengaku Kaget dengan Pernyataan Gasperini

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Penghentian Sementara Layanan Bus AKAP-AKDP Jabodetabek Diperpanjang

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP di Indonesia yang Masih Dipantau per 1 Juni Ada 48.358

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

232.113 Orang Telah Diperiksa Spesimen: 26.940 Positif dan 205.173 Negatif Corona

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 26.940 Kasus Positif COVID-19 di 34 Provinsi Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BEI Klaim New Normal Mampu Angkat Saham yang Turun Selama COVID-19

Saat ini harga saham sudah mulai mengalami kenaikan.

Image
Ekonomi

PT PPI Klarifikasi Isu Soal Keterlibatan Impor Daging Tahun 2016

Prinsip good corporate governance juga penting untuk dijalankan dalam proses bisnis.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menaker Pastikan Tenaga Medis Hingga Relawan COVID-19 Dilindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja

Pekerja/buruh yang dapat dikategorikan memiliki risiko khusus/spesifik yang dapat mengakibatkan PAK karena COVID-19.

Image
Ekonomi

Mentan Sebut Kelahiran Pancasila Momentum Tingkatkan Gotong Royong Bangun Pertanian

COVID-19 memberi tantangan-tantangan baru, termasuk pada perekonomian dunia.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Penghentian Sementara Layanan Bus AKAP-AKDP Jabodetabek Diperpanjang

Penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek.

Image
Ekonomi

TKA China Untuk Bangun Smelter, Said Didu: Sejak 60 Tahun Indonesia Sudah Kelola Nikel!

Kedatangan 500 TKA China ke Indonesia pada akhir Juni atau awal Juli 2020.

Image
Ekonomi
Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila, Menkeu Ajak Masyarakat Indonesia Gotong Royong Lawan COVID-19

Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menjalani kehidupan sehari-hari akan mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju ke depannya.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Bangun Rumah Khusus Nelayan di Konawe Utara

Rumah khusus nelayan untuk para nelayan dibangun di atas lahan seluas satu hektar milik Pemerintah Desa Laimeo.

Image
Ekonomi

Industri Penerbangan Diprediksi Akan Bangkit Pada 2023

Sebagian besar negara-negara Eropa akan membuka perbatasan pada bulan Juni.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sabang Pilih Buka Kembali Lokasi Wisata dan Transportasi Laut

Physical distancing dan protokol kesehatan COVID-19 harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

terpopuler

  1. Kekasih Gelandang Madrid Ini Mengaku Lakukan Seks Sekali Sehari, Sangat Kompetitif

  2. Pertokoan Kawasan Jembatan Merah Diamuk si Jago Merah

  3. Bikin Plong, Ini 5 Cara Membersihkan Paru-paru Secara Alami

  4. Prajurit TNI Selamatkan Aset UN di Kongo

  5. Heboh Slip Gaji Guru Honorer Hanya Rp35 Ribu per Bulan, Warganet: Nangis Liatnya

  6. Gagah Abis, Ini 3 Potret Ravi Murdianto saat Berseragam Tentara

  7. Ucapan Ahok, Khofifah dan Edy Rahmayadi Sambut Hari Lahir Pancasila

  8. Jasa Marga: Foto Longsor Tol Semarang-Solo yang Beredar di Medsos Hoaks

  9. 5 Meme yang Memuja Zlatan Ibrahimovic, Haters Berubah Jadi Fans!

  10. Tantenya Meninggal Dunia, Maia Estianty Ingatkan Warga Jangan Remehkan COVID-19

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit