image
Login / Sign Up

Gojek Impor 5 Juta Masker, Jaga Kesehatan dan Keselamatan Mitra Driver 

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Image

Selain itu, GOJEK bersama Alamat.com sebagai mitra program ini juga akan menyediakan direktori bagi para pemudik untuk menemukan rest area termasuk GO-NGASO serta rangkaian informasi terkait fasilitas umum yang tersedia. | Andoy

AKURAT.CO Gojek sebagai bagian dari garda terdepan dalam memberikan keperluan logistik bagi masyarakat selama dalam masa Work From Home (WFH) di tengah pandemi Covid-19, pihak Gojek pun akan terus proaktif melakukan upaya menjaga keamanan dan kesehatan bersama bagi ekosistemnya.

Dimana hingga sampai hari ini, Gojek telah menyediakan ratusan ribu paket kesehatan (safety kit) yang dibagikan di lebih dari 1.300 titik kepada puluhan ribu mitra driver di lebih dari 80 kota di seluruh Indonesia.

Paket kesehatan tersebut berupa Masker, hand sanitizer, vitamin, dan penyemprotan desinfektan pada sepeda motor serta mobil mitra driver. Jumlah paket di masing-masing daerah disesuaikan dengan ketersediaan dari masing-masing alat kesehatan yang saat ini jumlahnya sangat terbatas.

baca juga:

Garibaldi Thohir selaku Komisaris Utama Gojek menyatakan pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan izin Impor Masker dari Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh BNPB selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan.

"Sebab Gojek merupakan perusahaan on-demand pertama yang mendapatkan izin Impor ini, dan diberikannya langsung izin Impor Masker sebagai bagian dalam memastikan tidak terganggunya ketersediaan dan produksi Masker dan alat-alat perlindungan diri lain di Indonesia yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit dan tenaga kesehatan,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Tak hanya itu, Garibaldi juga menjelaskan Gojek akan tetap mengambil peran aktif untuk mendukung upaya Pemerintah menekan penyebaran Covid-19.

"Mitra driver yang populasinya tinggi dan sering berinteraksi dengan orang lain dalam keseharian mereka mengantar makanan, bahan pokok, obat-obatan dan barang lainnya untuk masyarakat, dianggap sebagai kelompok yang keamanan dan kesehatannya perlu dijaga. Dengan mitra driver yang aman, maka kebutuhan masyarakat Indonesia bisa terpenuhi di masa yang penuh tantangan ini," ucapnya.

Senada dengan pernyataan Garibaldi, Hans Patuwo selaku Chief Operations Officer Gojek menyatakan dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah, dalam hal ini BNPB, Kementerian Kesehatan, Bea Cukai dan Garuda Indonesia yang membuat pengadaan Masker ini bisa dilakukan.

Pihaknya tidak ingin mengganggu ketersediaan dan produksi dalam negeri yang sangat dibutuhkan tenaga kesehatan dan masyarakat yang masuk kelompok rentan Covid-19.

“Kami juga berterima kasih kepada kru Garuda Indonesia yang telah melakukan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan atas perjuangan mereka membantu jutaan mitra driver Gojek di Indonesia,” lanjut Hans.

Gojek akan mendonasikan Masker Impor tersebut kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa yang akan dialokasikan bagi mitra driver Gojek dan disumbangkan kepada Pemerintah untuk para tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan Covid-19.

“Tidak hanya untuk mitra driver, Gojek juga memahami pentingnya memastikan para tenaga kesehatan tetap mendapat pasokan Masker yang dibutuhkan. Itu sebabnya Gojek juga akan menyalurkan sebagian Masker yang diimpor ini kepada pemerintah untuk dapat dialokasikan kepada para tenaga kesehatan yang ditempatkan di rumah sakit rujukan pemerintah,” paparnya.

Sebagai informasi, upaya Gojek melindungi mitra tidak hanya berhenti di pemberian paket kesehatan dan alat perlindungan diri dari hulu ke hilir.

Adapun Gojek telah menggalang Dana Bantuan Mitra Gojek senilai Rp100 miliar, yang terkumpul dari Donasi jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25 persen gaji tahunan mereka serta pengalihan anggaran kenaikan gaji tahunan karyawan.

Dana Bantuan Mitra Gojek (Gojek Partner Support Fund) ini akan dikelola oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa yang didirikan oleh Gojek. Prioritas utama yayasan adalah mendukung keberlangsungan pendapatan mitra driver dan mitra lainnya di tengah periode ketidakpastian ini. 

Gojek juga telah mengumumkan skema bantuan pendapatan bagi mitra driver apabila ada yang terdiagnosa positif Covid-19. Gojek merupakan perusahaan on-demand pertama di Indonesia yang memberlakukan skema bantuan pendapatan bagi mitra driver.

Program dana bantuan ini kemudian juga diperluas kepada driver dengan status ODP dan PDP dan harus dikarantina berdasarkan rujukan pemerintah, agar mereka masih dapat mendukung keluarganya ketika mereka harus dikarantina dan tidak dapat bekerja. Perluasan program dana bantuan ke driver status PDP dan PDP ini akan dinaungi oleh Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB). 

Gojek juga terus memberikan edukasi kepada mitra mengenai pencegahan Covid-19, termasuk memperkenalkan inovasi contactless delivery di layanan pesan-antar makanan GoFood serta GoSend, GoShop dan GoMart, guna meminimalisir kontak fisik langsung dalam pengantaran makanan dan barang.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Selama Pandemi, 8 Fintech Lending Kantongi Izin OJK

Image

News

Haji 2020

Jemaah Haji yang Telah Lunasi Bipih Akan Diberangkatkan pada 2021

Image

Ekonomi

Wabah Corona

88 Fintech Restrukturisasi Pinjaman Rp237 Miliar Selama Pandemi COVID-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Fasilitas Aman dan Sehat Harus Disiapkan Demi Mencegah COVID-19 di Tempat Kerja

Image

News

China Siap Pasarkan Vaksin COVID-19 Akhir Tahun 2020, Diklaim 100 Persen Manjur

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Meski Diizinkan Buka Kembali, Teater dan Bioskop Portugal Pilih Tetap Tutup

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Haji 2020 Batal, BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi

Image

News

Wabah Corona

Gubernur Bali Akui Corona Jadi Penyebab Bocah Meninggal di Gianyar

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Kian Memanas, Cina Kini Dikabarkan Larang Impor Produk Pertanian AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Selama Pandemi, 8 Fintech Lending Kantongi Izin OJK

Delapan anggota AFPI memperoleh izin usaha dari OJK di tengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

88 Fintech Restrukturisasi Pinjaman Rp237 Miliar Selama Pandemi COVID-19

AFPI melaporkan total restrukturisasi yang dilakukan fintech peer-to-peer lending selama pandemi COVID-19 mencapai Rp236,99 miliar.

Image
Ekonomi

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, Ini 5 Tips Ampuh Kelola Coffeeshop ketika Pandemi

Berikan berbagai opsi produk untuk bisa dikonsumsi di rumah, mulai dari menyediakan stok kopi literan hingga stok kopi untuk beberapa hari.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Haji 2020 Batal, BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi

Padahal penerbangan haji bisa jadi salah satu opsi untuk menaikan keuangan perusahaan.

Image
Ekonomi

BPS: Penumpang Angkutan Udara Turun 81,70 Persen Pada April 2020

Jumlah penumpang domestik terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta-Banten yaitu mencapai 191,0 ribu orang.

Image
Ekonomi

Pemerintah Berencana Tetapkan Daerah-daerah Ini Jadi Lumbung Pangan Baru

Pemerintah berencana menciptakan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Kian Memanas, Cina Kini Dikabarkan Larang Impor Produk Pertanian AS

Cina dilaporkan telah memerintahkan perusahaan pertanian besar mereka untuk menghentikan pembelian beberapa barang pertanian AS.

Image
Ekonomi

Respon BUMN Soal Percepatan Penyelesaian Kontrak Pilot Garuda Indonesia

Semua keputusan yang diambil manajemen Garuda Indonesia pasti telah dipikirkan secara matang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BNPB Dapat Bantuan Perlengkapan Proteksi Diri dan Diagnosis COVID-19 Senilai Rp5 Miliar dari Hyundai

BNPB mendapatkan bantuan perlengkapan proteksi diri dan alat diagnosis COVID-19 dari perusahaan asal Korsel, Hyundai Engineering.

Image
Ekonomi

Jubir Erick Bantah Dana Talangan Rp8,5 T ke Garuda Berasal Dari APBN

Pemerintah hanya sebagai penjamin Garuda Indonesia mendapatkan dana talangan sebesar Rp8,5 triliun.

terpopuler

  1. Heboh Slip Gaji Guru Honorer Hanya Rp35 Ribu per Bulan, Warganet: Nangis Liatnya

  2. Viral Foto Diduga Warga Bogor Camping di Tengah Pandemi, Warganet: Senja, Kopi, dan COVID-19

  3. Ucapan Ahok, Khofifah dan Edy Rahmayadi Sambut Hari Lahir Pancasila

  4. Tantenya Meninggal Dunia, Maia Estianty Ingatkan Warga Jangan Remehkan COVID-19

  5. Din Syamsudin: Menurut Teori Islam, Pemakzulan Seorang Pemimpian Bisa Dilakukan

  6. Nenek 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari COVID-19, Ini Kunci Keberhasilannya

  7. Dandim 0315: Sejak Beberapa Hari Lalu Ada Orang Ngaku Sebagai Saya, Lalu Minta Uang Anggota dan Bekas Anggota Saya

  8. Zita Anjani: Anak-anak Sudah Stres, Pemerintah Harus Segera Membuka Kegiatan Belajar-Mengajar

  9. Jokowi: Situasi Sulit Pandemi COVID-19 Memerlukan Kerja Keras Kita Bersama untuk Melewatinya

  10. Dokter Top Italia Sebut Virus Corona Baru Jadi Tak Mematikan

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit