image
Login / Sign Up

IHSG Berfluktuasi Imbas Sentimen Domestik dan Global Lawan Corona

Anggi Dwifiani

Wabah Corona

Image

Pekerja memotret pergerakan saham di Bursa Efek Jakarta, Senin (10/6/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ini menguat setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah. IHSG dibuka menguat 68,18 poin atau 1,1 persen ke posisi 6.277,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 17,47 poin atau 1,78 persen menjadi 1.000,35.  | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu (1/4/2020) berfluktuasi. Pada pembukaan, terjadi pelemahan hingga 0,2% ke 4529,65 tetapi tak lama berselang terjadi penguatan hingga 1,15% ke 4591,01.

Pada pembukaan, 66 saham menguat, 90 melemah, dan 83 stagnan. Asing membeli saham hingga Rp37,65 miliar.

Kelompok 45 saham unggulan ataau Indeks LQ45 melemah 0,29%, Kelompok 30 saham unggulan dari LQ45 (IDX30) melemah 0,34%, dan Kelompok 30 saham syariah unggulan atau Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,1l%.

baca juga:

Saham dari Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 yang menguat adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga 3,17% ke Rp28.500. Secara umum, saham paling menguat adalah PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencapai 16,38% ke Rp270.

Bank Central Asia Tbk (BBCA) merupakan saham paling aktif dengan nilai Rp39,3 miliar.

Pada pembukaan itu, kepala riset PT Valbury Sekuritas Alfiansyah menilai fluktuasinya IHSG didorong oleh dampak wabah Corona pada ekonomi domestik dan global, upaya untuk mengatasinya, dan wacana penurunan harga minyak global.

“Prediksi dari Bank Dunia terhadap perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dapat turun tajam tahun ini serta dana stimulus dalam menangani covid-19 Indonesia relatif kecil, menjadi pandangan negatif bagi pasar, menjadi sinyalemen kurang bagus bagi investor ke pasar saham Indonesia, yang akan terdampak bagi IHSG,” kata Alfiansyah.

Kekhawatiran wabah dari covid-19 yang dapat berpengaruh bagi perekonomian nasional pemerintah terus berbenah agar untuk dapat mengurangi risiko dari penyakit ini agar ekonomi tida terpuruk dalam. Sejumlah langkah kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah seperti, pemberian insentif keringanan pajak bagi sektor-sektor tertentu yang terdampak Covid-19.

Dalam paket stimulus Jilid I, insetif pajak diberikan untuk mendukung sektor pariwisata berupa tarif nol persen untuk pajak hotel dan restoran di 10 destinasi wisata senilai Rp 3,3 triliun. Insentif tersebut dinilai tidak efektif.

Adapun dalam paket stimulus Jilid II, insentif pajak khusus diberikan untuk sektor manufaktur yang terdampak Covid-19. Insentif berupa relaksasi Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, relaksasi PPh Pasal 22 impor, relaksasi PPh Pasal 25, dan restitusi PPN pada 19 sektor tertentu. Estimasi empat insentif pajak itu senilai 22,92 triliun.

Paket stimulus terkait Covid-19 yang diberikan Indonesia relatif lebih kecil dibandingkan negara lain, Sejumlah negara mengalokasikan paket stimulus di atas 1% produk domestik bruto (PDB), bahkan ada yang mencapai 10% PDB.

Prospek pertumbuhan ekonomi global sepanjang tahun ini dipastikan terdampak dalam akibat pandemi Virus Corona. Termasuk bagi perekonomian Indonesia. Bank Dunia memproyeksi, ekonomi Indonesia diperkirakan akan mengalami tekanan mendalam yang dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 2,1% tahun ini.

Untuk konsumsi rumah tangga, komponen yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi turun sangat tajam pada tahun ini hanya 1,5% dibandingkan pertumbuhan tahun lalu 5,2%. Hanya konsumsi pemerintah diperkirakan akan menjadi komponen yang memperkuat ekonomi Indonesia sejalan dengan berbagai paket kebijakan stimulus fiskal yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Bank Dunia memproyeksi pertumbuhan konsumsi pemerintah naik dari 3,2% pada tahun lalu menjadi 5% pada tahun ini.

“Presiden Donald Trump dan Presiden Vladimir Putin sepakat membahas penurunan harga minyak global, akibat perang harga Rusia dengan Arab Saudi. Pembicaraan tersebut menandai putaran baru dalam diplomasi minyak global sejak kejatuhan dalam yang dikhawatirkan dapat  mengancam biaya untuk eksplorasi tinggi di AS dan di seluruh dunia dengan mengancam potensi kebangkrutan,” kata Alfiansyah.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai fluktuasi IHSG didorong oleh data luar biasa China, upaya Jepang dan domestik ditengah wabah Corona.

“Aktivitas data ekonomi China sangat luar biasa setelah sebelumnya terpukul, namun mendadak bangkit dengan sangat sangat cepat pada bulan Maret kemarin. Tentu hal ini menandakan bahwa perekonomian China kembali tumbuh meskipun permintaan dari luar masih melemah akibat adanya wabah yang mulai beraksi di luar dari China,” kata Nico.

Menurut Zhang Liqun, seorang peneliti di Pusat Informasi Logistik China, yang dimana dirinya membantu menyusun data, mengatakan bahwa angka diatas 50 bukan berarti kegiatan ekonomi China sepenuhnya sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya.

"Kita perlu memahami penghematan dan kompleksnya situasi dan kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan harus memberikan perhatian yang lebih besar terhadap guncangan virus yang memberikan pengaruh terhadap produksi dan permintaan," uajr Nico.

Pabrik – Pabrik China yang sebelumnya menahan kerja berminggu minggu pada bulan February lalu, kini dihadapkan dengan pengiriman ekspor yang dibatalkan akibat wabah Virus Corona melanda dunia. Tentu mewabahnya Virus Corona di seluruh dunia akan menghantam ekonomi dunia dan akan memberikan tantangan yang baru bagi perekonomian China.

"Namun tentu biar bagaimanapun harus mengapresiasi data perekonomian China, hal ini yang ditunjukkan oleh IHSG dan bursa Asia lainnya yang berwarna hijau kemarin. Ada secercah optimis, meskipun hanya sementara," tambah Nico.

Partai yang berkuasa di Jepang, akhirnya memberikan usulan mengenai paket stimulus terbesar dengan nilai 60 triliun yen atau US$554 miliar yang dimana paket stimulus ini bertujuan untuk mendorong perekonomian yang tengah berada dalam masa masa sulit. Jumlah tersebut termasuk 20 triliun yen dalam bentuk langkah langkah fiscal dengan dukungan dari inisiatif swasta dan unsur lain.

Lebih dari 10 triliun yen atau setara dengan potongan sebanyak 5% dari tarif pajak, akan dibagikan kepada masyarakat jepang dalam bentuk bantuan langsung tunai, subsidi serta kupon, sesuai dengan rencana sebelumnya.

Shinzo Abe berjanji pada minggu lalu bahwa paket stimulus akan lebih besar daripada stimulus ekonomi pada krisis keuangan global beberapa tahun yang lalu. Rencana itu tidak termasuk perincian mengenai bagaimana paket itu akan dikeluarkan, meskipun dalam bentuk tindakan fiscal, hal itu akan memberikan dampak terhadap deficit anggaran.

"Namun tentu kita harus apresiasi bahwa stimulus tersebut merupakan komitmen dari Abe untuk mendorong perekonomian Jepang untuk tetap bertahan ditengah situasi dan kondisi yang sulit saat ini. Memang benar ada banyak perdebatan mengenai seberapa besar paket stimulus yang akan diberikan, namun kami melihat bahwa saat ini adalah Jepang harus melakukan apa yang harusnya dilakukan untuk menyelematkan perekonomiannya. Yang membuat perekonomian Jepang bisa lebih cepat pulih adalah pengendalian wabah yang bisa dikendalikan, meskipun belum 100%," jelas Nico.

Ditengah desakan untuk dilakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, pemerintah mengumumkan status darurat kesehatan masyarakat, hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet yang selanjutnya memutuskan opsi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keputusan Presiden (Keppres) tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

"Presiden Jokowi meminta Para kepala daerah tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri yang tidak terkoordinasi. Semua kebijakan di daerah harus sesuai dengan peraturan, berada dalam koridor UU, PP, serta Keppres,” kata Nico.

Selanjutnya Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan sebagai fondasi dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian, dan stabilitas keuangan. Pemerintah memutuskan total tambahan belanja dan pembiayaan APBN untuk penanganan apbn 2020 adalah sebesar Rp405,1 triliun.

Total anggaran tersebut akan dialokasikan Rp75 triliun untuk belanja bidang kesehatan, Rp110 triliun untuk perlindungan sosial, Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat, dan Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan dan pembiayaan dunia usaha khususnya UMKM. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Hari Ini 159 Pasien Corona di Jakarta Sembuh

Image

Hiburan

Fashionable Abis, Ini 6 Potret Masker Bercorak ala Dian Sastrowardoyo

Image

News

Kasus COVID-19 di Jatim Naik, Mustofa: Bu Khofifah Kurang Galak

Image

Ekonomi

IHSG Menghijau Seharian, Terimakasih pada Rencana New Normal

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Inflasi Mei 2020 Cuma 0,07 Persen, Kementan Klaim Berkat Langkah Ini

Image

Olahraga

Formula 1 2020

Resmi, F1 Rilis Jadwal Revisi untuk Delapan Seri Awal

Image

Ekonomi

Wabah Corona

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen di Tengah Pandemi COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Pandemi Corona di Negaranya Masih Parah, Pakistan Putuskan Cabut Pembatasan Sosial

Image

Olahraga

Serie A Italia 2019-2020

Serie A Resmi Bergulir Lagi, FIGC RIlis Jadwal dan Protokol

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Ingin Akses Permodalan Perikanan Tak Jadi Isu

KKP telah melakukan refocusing anggaran terutama untuk penguatan UMKM seperti program bakti nelayan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

KKP Dorong Pemda-BUMD Kolaborasi Bangun Industri Perikanan Daerah

Potensi perikanan lestari yang bisa ditangkap di berbagai kawasan perairan nasional diperkirakan mencapai hingga 12,54 juta ton per tahun.

Image
Ekonomi

Tinjau Progres Renovasi Masjid Istiqlal, Presiden Jokowi Targetkan Rampung Juli 2020

Presiden Jokowi menargetkan seluruh pekerjaan renovasi rampung awal Juli 2020 menyongsong rencana penerapan tatanan kehidupan new normal.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Era New Normal, Ini Sederet Aturan Khusus Bagi Pengguna KRL

Untuk anak bayi di bawah umur lima tahun (Balita) untuk sementara tidak diperbolehkan dahulu menggunakan layanan KRL.

Image
Ekonomi

Rencana Pemerintah Mau Gunakan Dana Haji Demi Stabilkan Rupiah, Rizal Ramli: Sudah Kehabisan Ide, Payah Deh!

Rizal Ramli mengkritisi pemberitaan terkait rencana pemerintah yang akan menggunakan dana haji sebesar US$600 juta untuk memperkuat Rupiah.

Image
Ekonomi

APG: PHK 180 Pilot Garuda Terkesan Mendadak dan Terburu-Buru

Sebanyak 180 pilot senior maupun junior yang terkena PHK tersebut.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank Dunia Prediksi Penduduk Miskin RI Bertambah hingga 9,6 Juta Orang

World Bank memproyeksikan penduduk miskin Indonesia akan meningkat 2,1 persen - 3,6 persen atau bertambah 5,6 juta hingga 9,6 juta orang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Ngeri! Gara-gara COVID-19, Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tak Tumbuh Tahun Ini

World Bank memprediksikan pertumbuhan perekonomian Indonesia akan melambat ke level nol persen atau tidak tumbuh untuk tahun ini.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank Dunia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 0% Pada 2020

Nilai dari paket sosial yang disiapkan oleh pemerintah untuk setiap rumah tangga masih belum memadai.

Image
Ekonomi

Rektor UIC Di-Bully Warganet Twitter Gara-gara Salah Sebut Dirut TVRI Eks Distributor Majalah Playboy

Musni Umar menjadi bahan perbincangan publik setelah melontarkan pertanyaan bahwa Dirut TVRI dahulunya eks distributor majalah Playboy.

terpopuler

  1. Covid-19 di Jatim, Surabaya Terparah, Mpu Jaya Prema: Ayo Bu Risma yang 'Konon' Perkasa, Mana Gebrakannya?

  2. Tembus Rp120 Juta Per Bulan! Ini 6 Negara dengan Gaji Polisi Tertinggi di Dunia

  3. Cerita Driver Ojol selama Pandemi: Soal Ajakan Demo di Istana, Orderan Sepi hingga Kesiapan New Normal

  4. Tiga Syarat Pemakzulan Presiden Menurut Pemikir Islam

  5. Dibunuh oleh Polisi hingga Picu Protes di Seluruh AS, Siapa Sebenarnya Sosok George Floyd?

  6. Yuk Kenali Karakter Keuanganmu Berdasarkan Zodiak!

  7. Siwon Ngetwit dengan Bahasa Indonesia Lagi, Warganet: Mending ke Kelurahan Urus Pindah Domisili

  8. Dituding 'Pansos' dari Kekeyi, Rinni Wulandari Tidak Terima Anak Dibawa-bawa

  9. 8 Menit 46 Detik: Bagaimana George Floyd Tewas di Tangan Polisi AS?

  10. Viral Warganet Sulap Kamar Kos jadi Mini Apartemen, Begini 5 Potret Kerennya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Pesona Kahiyang Ayu Lakukan Virtual Photoshoot Bersama Diera Bachir

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino