image
Login / Sign Up

Bertahan 1.400 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Kongo Gumi, Perusahaan Tertua di Dunia

Tomyzul Habib

Image

Kongo Gumi adalah perusahaan tertua di dunia yang sampai sekarang masih beroperasi | Wikipedia

AKURAT.CO, Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jangka hidup perusahaan dari tahun 1958 sampai 2017 adalah sekitar 18 tahun. Padahal, pada tahun 1958, jangka hidup sebuah perusahaan bisa mencapai 61 tahun. Namun, ada satu perusahaan yang bisa bertahan hingga lebih seribu tahun. Perusahaan tersebut adalah Kongo Gumi.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta menarik tentang Kongo Gumi.

1. Berawal dari tiga orang imigran Korea

Wikipedia



Pada sekitar abad ke-6 Masehi, agama Buddha sedang berkembang dengan begitu cepat di Jepang. Bahkan, para penguasanya juga mendukung penyebaran tersebut. Untuk mendukung penyebaran tersebut dan karena tidak ada yang berpengalaman membuat sebuah candi Buddha, otoritas setempat mengundang tiga orang pembuat candi terkenal asal Korea, salah satunya adalah Shigemitsu Kongo.

2. Berdiri pada tahun 578

Wikipedia



Setelah berhasil membangun satu candi di Osaka bernama Shitenno-ji, yang hingga sekarang masih ada, Shigemitsu melihat peluang untuk membuat bisnis Konstruksi candi. Pada tahun 578, Shigemitsu memutuskan untuk membangun perusahaannya dengan nama Kongo Gumi.

3. Dari Restorasi Meiji hingga bom atom

baca juga:

Kongo Gumi



Kongo Gumi berhasil melewati berbagai bentuk guncangan mulai dari krisis politik, perang dunia, hingga bencana alam. Pada tahun 1800-an, Restorasi Meiji menghendaki untuk membumihanguskan ajaran Buddha di Jepang, namun Kongo Gumi berhasil tegap berdiri. Pada tahun 1945, Kongo Gumi juga berhasil tegak bertahan dari dua kali bom atom yang melanda Hiroshima dan Nagasaki. Bahkan, perusahaan tertua di dunia ini juga berhasil selamat dari krisis ekonomi yang melanda Jepang pada tahun 1980-an.  

4. Bertahan dengan berbagai inovasi

All About Japan



Kemampuan bertahan Kongo Gumi sangat mengagumkan. Salah satunya adalah ketika masa perang dunia pertama dan kedua terjadi, Kongo Gumi tak hanya menjadi perusahaan pembuat candi, tetapi juga pembuat peti mati. Tak hanya itu, ketika masa-masa krisis, perusahaan ini berhasil melakukan berbagai inovasi. Ketika Kongo Gumi tak lagi melihat kayu sebagai material yang mampu bertahan dari berbagai ancaman mulai dari gempa bumi, api, hingga perang, Kongo Gumi berhasil berinovasi dengan membuat metode Konstruksi baru menggunakan beton.

5. Bertahan selama lebih dari 14 abad

Financial Times



Setelah tak lagi bisa bertahan dari utang masif sebagai akibat dari krisis yang menimpa Jepang pada tahun 1980-an, Kongo Gumi kini adalah anak perusahaan dari Takamatsu Construction Group setelah dibeli pada 2006 lalu. Sebelum perusahaan tersebut akhirnya berpindah kepemilikan, Kongo Gumi masih memiliki 100 karyawan dan pendapatan tahunan mencapai USD 70 juta atau Rp1,1 triliun pada tahun 2006.

Meski tak lagi berdiri sebagai perusahaan sendiri, Kongo Gumi tetaplah perusahaan Konstruksi candi hingga saat ini.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Olahraga

MotoGP 2020

MotoGP Jepang Resmi Dibatalkan Akibat Wabah Corona

Image

News

Pria Jepang Kumpulkan 4.500 Puntung Rokok di Kota Putrajaya Malaysia Hanya Dalam 90 Menit

Image

Gaya Hidup

5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sempat Tutup Sementara, Tokyo Tower Jepang Kembali Dibuka

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Akibat Pandemi COVID-19, Taman Bermain Jepang Keluarkan Panduan Bersama

Image

News

Wabah Corona

Cegah Corona, Taman Hiburan di Jepang Larang Pengunjung Teriak saat Naik Roller Coaster

Image

News

137 Peserta Magang dari Jepang Sudah Dipulangkan Usai Karantina di TMII

Image

Iptek

Perusahaan Luar Angkasa Rusia dan Jepang Jalin Kerja Sama dalam Produksi dan Ekspor Satelit

Image

Ekonomi

Menteri PUPR Rehabilitasi 7 Fasilitas Umum di Jayapura dan Wamena

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Ingin Akses Permodalan Perikanan Tak Jadi Isu

KKP telah melakukan refocusing anggaran terutama untuk penguatan UMKM seperti program bakti nelayan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

KKP Dorong Pemda-BUMD Kolaborasi Bangun Industri Perikanan Daerah

Potensi perikanan lestari yang bisa ditangkap di berbagai kawasan perairan nasional diperkirakan mencapai hingga 12,54 juta ton per tahun.

Image
Ekonomi

Tinjau Progres Renovasi Masjid Istiqlal, Presiden Jokowi Targetkan Rampung Juli 2020

Presiden Jokowi menargetkan seluruh pekerjaan renovasi rampung awal Juli 2020 menyongsong rencana penerapan tatanan kehidupan new normal.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Era New Normal, Ini Sederet Aturan Khusus Bagi Pengguna KRL

Untuk anak bayi di bawah umur lima tahun (Balita) untuk sementara tidak diperbolehkan dahulu menggunakan layanan KRL.

Image
Ekonomi

Rencana Pemerintah Mau Gunakan Dana Haji Demi Stabilkan Rupiah, Rizal Ramli: Sudah Kehabisan Ide, Payah Deh!

Rizal Ramli mengkritisi pemberitaan terkait rencana pemerintah yang akan menggunakan dana haji sebesar US$600 juta untuk memperkuat Rupiah.

Image
Ekonomi

APG: PHK 180 Pilot Garuda Terkesan Mendadak dan Terburu-Buru

Sebanyak 180 pilot senior maupun junior yang terkena PHK tersebut.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank Dunia Prediksi Penduduk Miskin RI Bertambah hingga 9,6 Juta Orang

World Bank memproyeksikan penduduk miskin Indonesia akan meningkat 2,1 persen - 3,6 persen atau bertambah 5,6 juta hingga 9,6 juta orang.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Ngeri! Gara-gara COVID-19, Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tak Tumbuh Tahun Ini

World Bank memprediksikan pertumbuhan perekonomian Indonesia akan melambat ke level nol persen atau tidak tumbuh untuk tahun ini.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank Dunia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 0% Pada 2020

Nilai dari paket sosial yang disiapkan oleh pemerintah untuk setiap rumah tangga masih belum memadai.

Image
Ekonomi

Rektor UIC Di-Bully Warganet Twitter Gara-gara Salah Sebut Dirut TVRI Eks Distributor Majalah Playboy

Musni Umar menjadi bahan perbincangan publik setelah melontarkan pertanyaan bahwa Dirut TVRI dahulunya eks distributor majalah Playboy.

terpopuler

  1. Covid-19 di Jatim, Surabaya Terparah, Mpu Jaya Prema: Ayo Bu Risma yang 'Konon' Perkasa, Mana Gebrakannya?

  2. Tembus Rp120 Juta Per Bulan! Ini 6 Negara dengan Gaji Polisi Tertinggi di Dunia

  3. Cerita Driver Ojol selama Pandemi: Soal Ajakan Demo di Istana, Orderan Sepi hingga Kesiapan New Normal

  4. Buruan, Update iPhone Kamu ke iOS 13.5

  5. Dibunuh oleh Polisi hingga Picu Protes di Seluruh AS, Siapa Sebenarnya Sosok George Floyd?

  6. Tiga Syarat Pemakzulan Presiden Menurut Pemikir Islam

  7. Yuk Kenali Karakter Keuanganmu Berdasarkan Zodiak!

  8. X50 Series Jadi Smartphone Flagship Pertama vivo di 2020

  9. Siwon Ngetwit dengan Bahasa Indonesia Lagi, Warganet: Mending ke Kelurahan Urus Pindah Domisili

  10. Dituding 'Pansos' dari Kekeyi, Rinni Wulandari Tidak Terima Anak Dibawa-bawa

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Pesona Kahiyang Ayu Lakukan Virtual Photoshoot Bersama Diera Bachir

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino