image
Login / Sign Up

APPI Dukung Kebijakan OJK Longgarkan Pembiayaan

Anggi Dwifiani

Wabah Corona

Image

Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). Menjelang peralihan Sistem Informasi Debitur (SID) atau yang dikenal sebagai BI Checking dari Bank Indonesia ke OJK pada tahun 2018, Bank Indonesia bersama OJK terus melakukan pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang akan menggantikan SID, agar dapat secara optimal mendukung kebutuhan industri yang semakin kompleks serta mendukung tugas OJK, BI maupun tugas lembaga terkait lainnya dengan optimal. | ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17

AKURAT.CO Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menilai adanya aturan Relaksasi Kredit yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bernilai dibawah Rp10 miliar seharusnya diterapkan oleh Bank atau perusahaan Pembiayaan. Jika para perusahaan tersebut tidak ingin ditinggalkan oleh nasabahnya.

Suwandi menjelaskan, meskipun aturan OJK ini tidak memberikan sanksi resmi tetapi akan ada sanksi sosial bagi Bank atau perusahaan Pembiayaan yang tidak menerapkannya. “Sanksi ditinggalkan oleh nasabah, sanksi sosial,” kata Suwandi kepada Akurat.co, Kamis (26/3/2020).

Apalagi, kebijakan ini tidak akan merugikan Bank atau perusahaan Pembiayaan karena nasabah bukan tidak membayar sama sekali. Ini karena masyarakat bisa membayar bertahap pada 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, atau 1 tahun. Apalagi, nasabah juga diberi keringanan potongan suku bunga.

baca juga:

Suwandi menjelaskan, meskipun kebijakan Relaksasi Kredit ini dapat mendorong adanya nasabah yang nakal untuk tidak membayar cicilan kedepannya tapi hal itu tak akan mempengaruhi perusahaan Pembiayaan. Pasalnya, perbuatan nasabah-nasabah nakal seperti ini bisa dicegah oleh Bank atau perusahaan Pembiayaan sendiri, karena proses seleksi sebelum memberikan Kredit juga sudah ketat.

"Pasti [Bank atau Perusahaan Pembiayaan] tidak akan sembarangan memilih nasabah yang berhak direlaksasi," kata dia.

Nasabah yang terpilih adalah yang terdampak Corona dan juga bukan moral hazard atau free rider (aji mumpung).

“Bisa saja [ada nasabah nakal] tapi pasti kan di perusahaan Pembiayaan ini kan diseleksi siapa yang berhak ini yang pasti nasabah ini bukan yang moral hazard,” kata Suwandi menegaskan.

Suwandi juga memperingatkan agar tidak menangih nasabah menggunakan debt collector. Jika Bank atau perusahaan Pembiayaan melakukannya, debt collector ini akan ditangkap oleh polisi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan akan ada Relaksasi Kredit bagi UMKM terutama untuk nilai Kredit di bawah Rp10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah COVID-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka pada Selasa (24/3/2020), dalam Rapat Terbatas (melalui Video Conference) dengan Topik Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemik Covid-19, mengatakan banyak menerima keluhan dari UMKM.

“Kita kemarin sudah berbicara dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK akan memberikan kelonggaran Relaksasi Kredit UMKM untuk nilai Kredit di bawah Rp10 miliar,” katanya.

Kredit itu terinci baik Kredit perbankan maupun industri keuangan nonbank. Relaksasi yang diberikan bisa berupa penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Jokowi: Pemerintah Bersama BI dan OJK Optimalkan Bauran Kebijakan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Mitigasi Dampak COVID-19, BI Longgarkan GWM Rupiah dan Valas

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Bank Dunia Sarankan 5 Kebijakan Kesehatan dan Fiskal Lawan Corona

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Diserbu Corona, Dana Asing Senilai Rp167,9 Triliun Pilih Cabut dari RI

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Rupiah Menguat Terbawa Stimulus Eskternal dan Kebijakan Jokowi Atasi Covid-19

Image

Ekonomi

Inflasi Maret 2020 Diprediksi 0,13 Persen, BI: Pemicunya Harga Emas dan Bawang Merah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Huft! Tekanan Global Akibat Corona pada Rupiah Mulai Mereda

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Industri Jasa Keuangan Semringah Ada Kebijakan Relaksasi Kredit OJK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Emas Terhantam Dolar AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni anjlok 46,6 dolar AS atau 2,84 persen.

Image
Ekonomi

Fed Pasok Likuiditas Keuangan Global, Dolar AS Terjungkal

Penurunan tajam di pasar ekuitas AS selama Maret menyebabkan peningkatan pembelian dolar.

Image
Ekonomi

Tembus Rp300 Juta per Pasang! Ini 5 Sandal Jepit Termahal di Dunia

Tertarik membelinya?

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Jokowi: Pemerintah Bersama BI dan OJK Optimalkan Bauran Kebijakan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengoptimalkan bauran kebijakan moneter dan sektor keuangan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mitigasi Dampak COVID-19, BI Longgarkan GWM Rupiah dan Valas

Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah dan valuta asing (valas).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank Dunia Sarankan 5 Kebijakan Kesehatan dan Fiskal Lawan Corona

Bank Dunia menilai ditengah pandemi global Corona, negara-negara di Asia Timur dan Pasifik harus mengambil tindakan saat ini.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Hore! Impor Bawang Putih Tiba, Kementan Pastikan Stok Aman Selama COVID-19

Kementerian Pertanian menjamin stok dan pasokan bawang putih tercukupi, terutama selama masa tanggap darurat COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

Sejumlah bank umum telah ada yang mengumumkan kesiapannya melalui akun media sosialnya dan website resminya.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

5 BUMN ini Beri Keringanan Konsumen di Tengah Pandemi Corona, PLN Gratiskan Listrik Tiga Bulan!

Langkah pemerintah ini menuai respons positif warga

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kemendes: Dana Desa Bisa Dialihkan untuk Hand Saniziter dkk hingga Pasokan Logistik Warga

Kemendes: Dana desa bisa dialihkan untuk kegiatan padat karya non fisik seperti membuat hand sanitizer, disinfektan dan pasokan logistik.

terpopuler

  1. Pusat dan Jakarta Harusnya Rukun Tangani Covid-19, Ulil: Sejak Awal, Anies Mau Serius Nangani Masalah Ini, Dituduh Cari Panggung oleh Pemerintah Pusat

  2. Tolak Darurat Sipil, Hamdan Zoelva: Lockdown Cukup dengan UU Tentang Kekarantinaan Kesehatan

  3. Justin Bieber Ingin Jadi Suami Sempurna Untuk Hailey Baldwin

  4. Mbah Mijan: Masih Nanya Kita Kapan Lockdown, Kita Gimana, dan Lain-lain, Padahal yang Tanya Gitu Statusnya Sobat Rebahan

  5. Anies Baswedan Perintah Lockdown Wilayah Jatipulo?

  6. Tolak Darurat Sipil, Said Didu: Ya Allah Lindungi Kami Dari Kedholiman Ini

  7. Allah di Sepertiga Malam Terakhir Turun ke Bumi, Apa Makna Sesungguhnya 'Turun'?

  8. Kota Surabaya Tidak Perlu Dikarantina, Politikus PDIP: Kita Harus Waspada, Tetapi Tidak Khawatir Berlebihan, Ini Bukan Akhir dari Semuanya, Ayo Bersama-sama Bangkit!

  9. Politisi Demokrat: Darurat Sipil Ini Kebijakan Cuci Tangan Dan Power Oriented

  10. Pengamat Puji Erick Thohir Berani Pasang Badan Bantu Jokowi di Tengah Pandemi COVID-19

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image
Achmad Fachrudin

Covid-19, Media dan Kekuasaan

Image
Reza Fahlevi

Mari Sudahi Polemik Tuntutan Lockdown

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Nissa Sabyan yang Mengawali Karier Sebagai Penyanyi di Acara Hajatan

Image
Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Perajin Tekstil Indonesia, Ini 6 Fakta Menarik Denica Flesch, Pendiri SukkhaCitta

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH