image
Login / Sign Up

CIPS: Pembatasan Bahan Pokok Malah Mendorong Panic Buying

Wayan Adhi Mahardika

Wabah Corona

Image

Pengunjung saat memilih barang belanjaan di gerai Giant Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (15/9/2019). PT Hero Supermarket Tbk (HERO) dikabarkan akan menutup gerai Giant di Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebelum tutup gerai, obral besar-besaran pun digelar hingga akhir bulan ini. Diskon yang diberikan cukup besar, mulai dari 40 hingga 70 persen. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ira Aprilianti menilai pembatasan pembelian Bahan Pokok meliputi gula, beras, minyak goreng dan mie instan, malah akan dapat mendorong konsumen untuk melakukan beli panik atau Panic Buying karena menganggap ketersediaannya yang terbatas di pasaran.

"Adanya pembatasan transaksi pangan bukannya menstabilkan pasar. Hal ini justru bisa menjadi alasan bagi konsumen membeli komoditas pangan melebihi dari jumlah yang sesungguhnya mereka butuhkan," katanya dilansir dari Antara, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Ira menilai, selain membuat konsumen panik, adanya larangan ini membuka kemungkinan terjadinya tindakan diskriminatif di toko berbeda.

baca juga:

Misalnya, pada ritel di bawah asosiasi bisa saja patuh atas pembatasan, namun tidak patuh pada toko lain yang tidak berada di bawah asosiasi. Hal ini tentu akan merugikan konsumen. Tidak hanya itu, perubahan harga banyak terjadi di pasar tradisional.

Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), sejak 31 Desember 2019, di saat Pemerintah China melaporkan kasus virus corona pada WHO, tidak ada perubahan harga di pasar modern pada Beras Kualitas Bawah II maupun Super I, masing-masing masih Rp15.600 dan Rp20.750.

Namun, ada kenaikan harga cukup signifikan di pasar tradisional. Sejak 31 Desember ke hari ini, Beras Kualitas Bawah II naik 5,58 persen dan Beras Kualitas Super I naik 4,20 persen.

"Hal ini menunjukkan dampak corona terhadap real income lebih signifikan pada lower income group, terutama yang mengonsumsi produk inferior daripada higher income group yang mengonsumsi produk lebih berkualitas atau yang membelinya di ritel modern," katanya.

Perubahan harga itu, lanjut Ira, menunjukkan konsumen pasar tradisional lebih rentan dan harus dilindungi daripada konsumen pada pasar modern atau ritel. Namun, kebijakan ini hanya akan efektif pada peritel besar di bawah asosiasi, sementara dampaknya pada pasar tradisional masih dipertanyakan.

Pembatasan transaksi memang sesuai pasal 35 dan pasal 94 Undang-Undang (UU) Perdagangan. Namun, menurut pasal 26, dalam kondisi gangguan perdagangan seperti ini, pemerintah berkewajiban menjamin pasokan dan memastikan stabilitas harga kebutuhan pangan dan barang penting, yang diatur selanjutnya oleh Perpres Nomor 71 tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Pada Pasal 2 menyebutkan jenis barang penting tersebut termasuk benih, pupuk, gas elpiji, hingga baja ringan. Dalam keadaan seperti saat ini, masker, hand sanitizer dan obat-obatan juga tentu menjadi penting bagi masyarakat.

Ketersediaan yang memadai akan membuat harga di pasar menjadi stabil dan terjangkau untuk semua konsumen.

Oleh karena itu, pemerintah harus terus memastikan ketersediaan kebutuhan pangan, misalnya dengan membuka keran impor pada kebutuhan pangan strategis. Pemerintah bahkan sudah seharusnya menjadikan pasar lebih leluasa menentukan supply dan demand di pasar bahkan sebelum hal-hal seperti ini terjadi.

"Pembatasan seperti ini hanya bersifat lebih mendisiplinkan daripada meningkatkan kesadaran dan kemampuan konsumen untuk mengambil keputusan. Pembatasan ini juga tidak sesuai dengan pasal 3 UU Perlindungan Konsumen karena hal ini tidak memberdayakan konsumen dalam memilih, menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen," ungkap Ira. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

FOTO Meningkatnya Angka Kemiskinan Akibat Pandemi Corona

Image

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

Image

Ekonomi

Harga Gula Masih Melambung, Pemerintah Diminta Evaluasi Pengurusan Izin Impor

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pengamat: Negara-negara di Dunia Perlu Hindari Kebijakan Proteksionisme dalam Perangi COVID-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pengamat: Belanja Penanganan COVID-19 Harus Dilakukan Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

Image

Ekonomi

Peneliti Sebut Ekonomi Digital Perlu Dibarengi Perlindungan Konsumen

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Efektivitas Program Bantuan Sosial Sangat Tergantung Pada Akurasi Data

Image

Ekonomi

Kebocoran Data, Ingatkan Pentingnya Legislasi RUU Perlindungan Data Pribadi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Cetak Sawah Dinilai Tidak Efektif Selama Pandemi COVID-19, CIPS Sarankan Pemerintah Lakukan Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BI Bantah Dana Haji Digunakan untuk Perkuat Rupiah

Gubernur BI Perry Warjiyo menampik soal dana haji sebesar US$600 juta yang dikelola BPKH digunakan untuk memperkuat nilai tukar Rupiah.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pembangunan Kilang Tetap Berjalan, Pertamina: Biar Tak Tergantung Impor BBM

Pembangunan kilang Pertamina yang dikenal dengan megaproyek RDMP dan GRR merupakan proyek strategis yang memberikan manfaat besar.

Image
Ekonomi

Pembelian SBN oleh BI di Pasar Perdana Semakin Rendah

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut pembelian surat berharga negara (SBN) oleh bank sentral ini pada lelang di pasar perdana semakin menurun.

Image
Ekonomi

WNA Bekerja di RI Minimal 6 Bulan Wajib Jadi Peserta Tapera

Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Indonesia minimal enam bulan wajib menjadi peserta Tapera.

Image
Ekonomi

Dana FLPP Rp40 Triliun Akan Dialihkan ke BP Tapera

Dana outstanding FLPP sebesar Rp40 triliun akan dipindahkan ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Image
Ekonomi

Bos Garuda: 90 Persen Pemegang Sukuk Setujui Penundaan Bayar Utang

Garuda Indonesia memiliki utang global sukuk sebesar USD500 juta yang jatuh tempo pada Rabu, 3 Juni 2020.

Image
Ekonomi

BI: Pekan Ini, Aliran Modal Asing Masuk Lewat SBN Capai Rp7 Triliun

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, aliran modal asing yang masuk semakin membaik.

Image
Ekonomi

Manfaat Tapera Hanya untuk Kepemilikan Rumah Pertama, Bagaimana yang Sudah Punya?

Penerima manfaat Tapera adalah bagi mereka yang belum memiliki rumah pertama.

Image
Ekonomi

Legislator Ini Soroti Dana Dukungan Sektor Riil di Program PEN

Anggota Komisi XI DPR dari partai Gerindra, Kamrussamad menyoroti soal dana dukungan pemerintah terhadap sektor riil.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Dunia Usaha Butuh Stimulus Modal Kerja Akibat Pandemi COVID-19

Stimulus perlu diberikan untuk semua sektor usaha, tidak hanya industri manufaktur.

terpopuler

  1. Dari India hingga Mesir, Ini 5 Negara Paling Rasis di Dunia

  2. Diminta Senyum oleh Donald Trump saat Berfoto, Reaksi 'Enggan' Ibu Negara AS jadi Sorotan

  3. Sebut Ada Pihak yang Diam-diam Ingin Kudeta Jokowi, Fadli Zon ke Boni Hargens: Cuci Muka Dulu

  4. 3 Zodiak Ini Diramal Hoki Banget di Bulan Juni, Siapa Saja?

  5. Bukan Disebabkan Corona, Pengacara Sebut George Floyd Tewas karena 'Pandemi Rasisme'

  6. 5 Gaya Welber 'Neymar dari Indonesia' Diwawancara Reporter Cantik Ini Bikin Gereget, PD dan Tak Canggung

  7. Viral, Driver Ojol Kena Suspend Gara-gara Kembalian Kurang Rp200, Warganet: Dikira Tahun 90-an

  8. Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

  9. Bikin Haru, Kisah Gadis Tuli Dibantu Satpam saat Mengambil Tabungan di Bank

  10. Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah Dihujani 'Tembakan' oleh Puluhan Warga

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah