image
Login / Sign Up

Investor Pilih Berburu Uang Tunai, Harga Emas Masih Lunglai

Prabawati Sriningrum

Image

Petugas menunjukan logam mulia emas batangan, di gerai Butik Emas Aneka Tambang (Antam), di Jakarta, Jumat (28/6/2019). Setelah sempat turun dalam dua hari terakhir, hari ini Jumat (28/6) mengalami kenaikan Rp4.000 dengan harga jual Rp711.000 per gram. Meskipun harga emas semakin melejit, tidak menyurutkan warga untuk berinvestasi emas. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Harga emas berjangka melanjutkan kemerosotannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), jatuh lagi lebih dari empat persen menuju kerugian mingguan terbesar sejak 1983 karena Investor melepas kepemilikan mereka untuk menimbun Uang Tunai guna menutup margin calls di pasar lain yang terpukul dampak dari wabah Virus Corona.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Bursa Comex anjlok 73,6 dolar AS atau 4,63 persen, menjadi ditutup pada 1.516,7 dolar AS per ounce. Harga emas berjangka jatuh 52 dolar AS atau 3,17 persen menjadi 1.590,3 dolar AS per ounce sehari sebelumnya, seperti diberitakan Antara.

Di pasar spot, emas turun 4,0 persen menjadi diperdagangkan di 1.513,11 dolar AS per ounce pada pukul 14.54 waktu setempat (18.54 GMT). Untuk minggu ini, emas turun lebih dari sembilan persen, terbesar sejak 1983.

"Sementara pasar ekuitas terus berada di bawah tekanan dan ada dorongan ke arah likuiditas di pasar-pasar, itu tidak biasa bagi harga emas untuk dijual juga," kata Analis Standard Chartered Bank Suki Cooper, seperti dikutip oleh Reuters.

Dalam jangka pendek, harga emas bisa terlihat penurunan lebih lanjut karena kebutuhan untuk memenuhi margin calls (menutup kerugian) di pasar lain dan jika Investor lebih memilih untuk pindah ke Uang Tunai dan mengurangi paparan risiko di seluruh papan."

Rebound tajam di Wall Street sebagian besar gagal menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump akan menyatakan darurat nasional atas pandemi.

Logam kuning telah kehilangan hampir 200 dolar AS per ounce sejak mencapai tertinggi lebih dari tujuh tahun di 1.702,56 dolar AS per ounce pada Senin (9/3/2020).

"emas dan ekuitas telah berkorelasi positif selama beberapa hari terakhir, tetapi hari ini logam tidak bisa benar-benar reli ketika saham didukung, yang merupakan tanda yang meresahkan dan menunjukkan bahwa jangka panjang mundur ke uang tunai, tempat paling aman," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan derivatif logam dasar dan mulia di BMO.

Kenaikan dolar hingga 1,2 persen juga menekan safe-haven emas.

baca juga:

Di sisi fisik, pusat utama Asia juga melihat aktivitas menyusut karena dampak wabah virus corona, terutama di konsumen emas terbesar dunia, China.

Platinum di pasar spot turun 1,5 persen menjadi 751,50 dolar AS per ounce, menuju kerugian mingguan terbesar yang pernah ada. Perak jatuh 8,8 persen menjadi 14,43 dolar AS, menempatkannya di jalur untuk penurunan mingguan terbesar sejak 2011.

Di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Mei jatuh 1,50 dolar AS atau 9,40 persen, menjadi ditutup pada 14,5 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 37,9 dolar A, atau 4,85 persen, menjadi menetap pada 743,9 dolar AS per ounce.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Ketidakpastian Sikap Trump Atas China Dongkrak Harga Emas

Image

Ekonomi

Investor Cerna Data Ekonomi, Dolar AS Jatuh

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Prancis Bakal Buka Kembali Bioskop Pada Juni Mendatang

Image

Hiburan

Polos dan Sesuka Hati, 5 Pose Kucing Lagi Tidur ini Bikin Gemas Maksimal

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

Libur Lebaran Usai, Harga Emas Antam Naik Seceng Jadi Rp917.000 per Gram

Image

News

4.240 Napi di Provinsi Aceh Dapat Remisi Lebaran

Image

rahmah

5 Tips Membuat Ketupat Lebaran Agar Tak Cepat Basi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gegara COVID-19, IPC Catat Penurunan Arus Peti Kemas 4,8 Persen Hingga April 2020

Image

News

Habib Bahar bin Smith Kembali Diciduk Polisi, Ini Cerita dari Kuasa Hukumnya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Dorong Percepatan Penanganan Penangkapan Ikan Ilegal

KKP rerus mendorong percepatan penanganan kasus penangkapan ikan ilegal yang dilakukan oleh kapal ikan asing di berbagai kawasan perairan.

Image
Ekonomi

Mentan Ajak Petani Subang Maksimalkan Pemanfaatan KUR

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak para petani di Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk memanfaatkan (KUR).

Image
Ekonomi

Tingkatkan Efisiensi, Perusahaan-perusahaan BUMN Perlu Terapkan ISO Anti Penyuapan

BUMN dituntut menjadi lebih efisien, salah satunya dengan menyarankan perusahaan pelat merah itu menerapkan ISO 37001: 2016 SMAP.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Siapkan Anggaran Agar Pasar Tradisional Tidak Jadi Klaster COVID-19

pemerintah nantinya akan menyiapkan anggaran untuk membuat pasar tradisional tidak menjadi klaster penyebaran COVID-19 di era New Normal.

Image
Ekonomi

PLN Minta Maaf Atas Kendala Bayar Tagihan Listrik

PLN meminta maaf atas kendala teknis yang menyebabkan pelanggan mengalami kendala untuk melakukan pembayaran tagihan listrik.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menteri BUMN Bersama Satgas COVID-19 DPR Sambangi Posko Masak

Menteri Erick bersama Satgas Lawan COVID-19 DPR RI mengunjungi Posko Masak JS2 di Jalan Raya Cilandak KKO, Pasar Minggu, Sabtu (6/6/2020).

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pengusaha Makanan dan Minuman Dukung Pelonggaran PSBB Bertahap

GAPMMI mendukung pelonggaran PSBB bertahap oleh pemerintah dalam rangka menggulirkan kembali roda perekonomian Indonesia.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mentan Siapkan Langkah Strategis Jaga Pasokan Pangan

Kementan terus berupaya menjaga pasokan pangan dalam masa pandemi COVID-19 dan mengantisipasi ancaman krisis pangan dunia.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menko Airlangga: Pasar Merespon Pemerintah Tangani COVID-19

Pemerintah menyatakan bahwa pasar merespons positif terhadap upaya penanganan virus Corona (Covid-19) yang prudent dan berbasis data.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kementerian PUPR Dukung Kemantapan Infrastruktur Jalan untuk Jaga Kelancaran Logistik

Kementerian PUPR terus berupaya mendukung penanganan pandemi COVID-19, salah satunya dengan meningkatkan kelancaran distribusi logistik.

terpopuler

  1. Dianggap Bawa Hoki, Perampok Indomaret Taman Sari Selalu Bawa Keris dan Jaket Hitam saat Beraksi

  2. UAS: Saya Bukan Penjahat, Saya Bukan Melakukan Perlawanan Mengangkat Senjata

  3. Kabar Gembira, Corona di Tanah Air Makin Terkendali

  4. Memiliki Dua Orang Anak Meski Belum Pernah Menikah, 5 Fakta Menarik Sushmita Sen

  5. Ternyata Ada Jenis Darah yang Halal untuk Dimakan, Apakah Itu?

  6. Rela Berjubel dan Antre, Banyak Orang Jadi Saksi Kepergian Bapak Proklamator Indonesia Ir. Soekarno

  7. Roket Falcon 9 Milik SpaceX Bikin Iri Sejumlah Negara Adidaya

  8. Dirawat Kurang Lebih 2 Bulan, 10 Calon Perwira Polri di NTT Sembuh dari Covid-19

  9. Dinilai Hina Budaya Jawa lewat Cuitannya Soal Lathi Challenge, Wan Dazrin Minta Maaf

  10. Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah