image
Login / Sign Up

Pemerintah Godok Program JKP, Mampu Untungkan Para Pekerja?

Andi Syafriadi

Image

Ratusan buruh saat melakukan aksi demonstrasi di ruas jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019). Aksi buruh ini dilakukan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Dalam aksinya mereka menuntut berbagai tuntutan seperti, tolak kenaikan iuran BPJS, hapus sistem kontrak dan sistem outsourcing serta tolak revisi undang-undang ketenagakerjaan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pemerintah dalam perkembangannya saat ini kembali menggencarkan program JKP atau biasa yang disebut sebagai Jaminan Kehilangan Pekerja.

Melalui JKP ini pekerja yang mendapatkan PHK dapat terus mempertahankan taraf hidupnya dengan kembali bekerja meningkatkan kemampuan melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri atau menjadi pengusaha baru yang memiliki daya saing.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Shinta Kamdani menyatakan bahwa dalam RUU Omnibus Law terdapat salah satu program yang manguntungkan bagi para pekerja yang terkena PHK, yaitu melalui JKP.

baca juga:

"Jadi di dalam Omnibus Law ini, terdapat program JKP, ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para pekerja yang terkena PHK, tak hanya jaminan saja mereka pun juga mendapatkan pelatihan/vokasi serta akses job agar mereka tetap mempertahankan taraf hidupnya," ucapnya ketika ditemui di Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Shinta mengklaim jika ada yang bilang Omnibus Law ini hanya akan menguntungkan para pengusaha, tentu saja ini hal yang sangat salah. Sebab, program itu justru akan menguntungkan para buruh atau para pekerja.

"Salah besar kalau ada yang bilang Omnibus ini akan menguntungkan para pengusaha," tegasnya.

Maka dengan itu, pihaknya sangat mendukung program JKP ini, sebab akan memberikan cash flawless bagi pekerja yang terkena PHK. Langkah ini merupakan langkah yang tepat, terlebih program ini belum pernah ada.

Sekadar informasi, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Haiyani Rumondang menyebutkan dengan hadirnya era digital 4.0, secara tak langsung akan berpotensi menghilangkan pekerjaan konvensional hingga kepada pemecatan hubungan pekerjaan.

"Walaupun begitu, disisi lainnya dengan hadirnya perkembangan teknologi informasi tentu akan menciptakan banyak peluang ruang kerja baru yang lebih inovatif dan kreatif, tentu saja hal tersebut akan hadir dengan adanya skill baru," ucapnya.

Sebut saja, Youtuber, Selebgram, start up hingga fintech yang sudah banyak beredar di Indonesia. Maka dengan itu, pemerintah sudah lama menggaungkan perlu adanya penjaminan terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaan melalui UU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Salah satunya adalah program JKP, dengan hadirnya program tersebut teman-teman atau saudara-saudara kita yang terkena PHK dapat mempertahankan taraf hidupnya dengan kembali bekerja meningkatkan kemampuan melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri atau menjadi pengusaha baru yang punya daya saing," tegasnya.

Sebab dalam UU tersebut, ada regulasi yang mengatur pekerja/buruh yang mengalami PHK. Selain menerima kompensasi PHK, pekerja/ buruh yang terkena PHK berhak mendapatkan JKP ini.

"Jadi, JKP ini merupakan program jaminan sosial yang baru dengan berbagai manfaat seperti, pelatihan dan sertifikasi, uang tunai serta fasilitas penempatan," imbuhnya.

Tak hanya itu saja, bagi mereka yang sudah mendapatkan JKP ini juga akan tetap mendapatkan manfaat jaminan sosial lainnya seperti, JKN, JKK, JHT, Jp dan juga JKm.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

99 Persen Penerbangan Berhenti, Susi Air Harus Rumahkan dan PHK Karyawan

Image

Ekonomi

PP Tapera Dinilai Jadi Beban Pengusaha

Image

Ekonomi

Ternyata Ini Lho Alasan Mengapa Indonesia Jadi Negara Tujuan Investasi

Image

Ekonomi

APG: PHK 180 Pilot Garuda Terkesan Mendadak dan Terburu-Buru

Image

Ekonomi

Respon BUMN Soal PHK Pilot Garuda Indonesia

Image

News

Wabah Corona

Politikus PPP: Negara Perlu Lindungi Para Pekerja Agar Tidak Dipecat Saat New Normal

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Karena Lockdown Jumlah Pengangguran di India Capai 122 Juta Orang

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gandeng DPR RI, Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

Image

News

DPR RI

Satgas Lawan Covid-19 DPR RI: KADIN Jadi Crisis Center yang Baik Bagi Dunia Usaha Selama Pandemi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Waskita Karya Siap Laksanakan WFO Melalui Skenario New Normal

Disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan COVID-19 yaitu adanya jarak kerja antarpegawai minimal 1,5 meter.

Image
Ekonomi

Komisi XI Khawatir PP Tapera Hanya Akan Bebani Rakyat

Pemerintah seolah-olah lepas tangan dari tanggung jawabnya dalam pemenuhan atas tempat tinggal yang layak bagi warganya.

Image
Ekonomi

Bukopin Bantah Isu Viral Tarik Tunai Rp10 Juta Harus Konfirmasi Dahulu

Sebelumnya telah viral selembar pengumuman mengatasnamakan Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri/Pelajar NU Digital

Kemenko Ekonomi dan NU resmikan Piloting Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital dan Penyerahan Simbolis Kartu Santri/Pelajar NU Digital.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Diminta Bantu Petani Manfaatkan E-commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

Hingga saat ini banyak daerah dan masyarakat yang belum bisa mengakses e-commerce karena minimnya jaringan internet.

Image
Ekonomi

LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022, Progres Pembangunan Kini Baru 71,2 Persen

Adhi Karya mengungkapkan progres atau perkembangan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama telah mencapai 71,2 persen.

Image
Ekonomi

KKP Yakin Ekspor Perikanan Bakal Bangkit Saat Penerapan New Normal

KKP optimistis ekspor berbagai komoditas sektor kelautan dan perikanan bakal bangkit kembali pada masa normal baru.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Tuding TKA Cina di Indonesia adalah Komunis

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Tengku Zulkarnain melontarkan pernyataan terkait isu kehadiran komunisme di Indonesia.

Image
Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

CIPS menilai tidak terserapnya hasil panen dan kebijakan PSBB memengaruhi nilai tukar petani (NTP).

Image
Ekonomi

Pemerintah Anggarkan Rp18,44 Triliun untuk Program Padat Karya

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan kementerian dan lembaga.

terpopuler

  1. 5 Amalan Ringan Ini Bisa Menghapus Dosa, Walaupun Sebanyak Buih di Lautan

  2. Perpanjangan PSBB Jakarta Dinilai Bikin Orang Makin Stres, Anggota DPRD: Tapi Stresnya Sakit Jiwa, Bisa Juga Tingkatkan Kriminalitas

  3. Diam-diam 5 Zodiak Ini Punya Bakat Bisnis Tersembunyi, Ada Kamu?

  4. MS Kaban: Melarang Perjalanan Ibadah Haji Tanpa Alasan Syar'i Berhati-Hatilah

  5. Cerita Kocak WFH, Yang Dilakukan Emak-emak ini Sambil Rapat Kantor Bikin Ngakak

  6. Formappi: Peluang Partai Gelora ke Parlemen Bergantung Pada Mesin Partai dan Kekuatan Modal

  7. 5 Kebiasan Rasulullah Agar Hidup Lebih Sehat dan Jarang Sakit, Yuk Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  8. 10 Hal yang Membuat Xiaomi Layak Disebut Brand Smartphone Terbaik

  9. Terbatas! Samsung Galaxy S20+ Edisi BTS Bisa Diorder Mulai 19 Juni

  10. Jika Ada Pemalsuan Data Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Negeri, Walau Sudah Diterima, Siswa Langsung Dicoret dan Dikeluarkan

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Image
Muhammad Adlan Nawawi

Pendidikan di Era New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah