Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Sementara, Ini Alasan PUPR

Dhera Arizona Pratiwi

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop Sementara, Ini Alasan PUPR

Suasana area proyek pembangunan Terowongan atau Tunnel Kereta Cepat Jakarta-Bandung di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/11/2019). Pembangunan terowongan atau tunnel kereta cepat sepanjang lima kilometer tersebut membentang dari Halim Perdanakusuma hingga Pondok Gede. Selain itu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan rampung pada 2020 dan mulai beroperasi pada 2021. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginstruksikan untuk menghentikan sementara waktu proyek pembangunan Kereta Cepat Jakata-Bandung mulai tanggal 2 Maret 2020.

"Betul dihentikan untuk sementara waktu," ujar Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Danis Sumadilaga saat dihubungi Antara di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu (1/3/2020).

Danis mengatakan bahwa alasan penghentian sementara proyek kereta cepat tersebut pada intinya berkaitan dengan sistem manajemen konstruksi, pelaksanaan manajemen konstruksi yang kurang memperhatikan hal-hal berkaitan dengan keamanan, keselamatan, kesehatan, lingkungan misalnya menghalangi akses jalan.

"Kemudian tumpukan-tumpukan material yang mengganggu di pinggir-pinggir, drainase yang tertimbun serta tertutup sehingga menimbulkan banjir, dan juga manajemen keselamatan serta cara kerjanya. Pada intinya itu saja," katanya.

baca juga:

Terkait rencana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait mengenai penghentian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

"Saya belum tahu. Saya kira bagus, intinya untuk kebaikan bersama dan peningkatan, agar bisa berlanjut kembali namun dengan proses yang lebih baik," ujar Danis.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginstruksikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menghentikan sementara proyek pembangunan mulai tanggal (2/3/2020) selama dua minggu, karena proyek tersebut menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran logistik.

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China melakukan tindakan preventif terhadap kondisi cuaca ekstrem belakangan ini dengan mengidentifikasi risiko-risiko yang berkaitan dengan aspek lingkungan baik itu di proyek maupun di daerah sekitar sekaligus menetapkan langkah-langkah strategis sehingga pembangunan bisa tetap berlangsung dengan lancar.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan bahwa beberapa penanganan teknis telah dilakukan oleh Proyek KCJB ke sejumlah titik banjir.

Di sisi lain, saat ini Proyek KCJB juga melakukan tindakan pemulihan terhadap kerusakan akses jalan di samping jalan tol Cikampek Km+4 sekitar exit tol Jatiwaringin yang sengaja dibangun untuk memudahkan akses warga.

Selain melakukan penanganan bencana, secara paralel ketiga kontraktor KCJB (Sinohydro, WIKA dan CREC) berinisiatif melakukan penyisiran dan penanggulangan ke sejumlah titik yang berpotensi menjadi penyebab banjir dan longsor, yakni dengan pemantauan pemantauan pada sejumlah pintu air sungai dan saluran air yang berada di sekitar lokasi proyek untuk memastikan berfungsi dengan normal.

Dia menuturkan proyek KCJB juga melakukan pemulihan pada akses warga yang rusak akibat banjir serta eluruh pengerjaan proyek KCJB senantiasa memperhatikan kaidah–kaidah yang diperlukan. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

DPR Minta Menteri BUMN Kawal Penyelesaian KCJB Sesuai Target

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Usulkan 9 Ruas Tol Masuk PSN

Image

Ekonomi

Marah ke Jokowi dan PUPR Soal Proyek Tol, Hotman: Warga Kelapa Gading Sangat Sengsara!

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Tawarkan Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Rp19,36 T

Image

News

FOTO Kementerian PUPR Tambah Anggaran Pembelian Karet Alam dari Petani

Image

Ekonomi

Jaga Daya Beli, PUPR Lanjutkan Program Padat Karya Tunai

Image

News

FOTO Wakil Menteri BUMN: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Beroperasi Awal 2023

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Tunda Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi, Karena Ridwan Kamil?

Image

Ekonomi

DPR RI

Ketua Komisi V DPR Ingin Penanganan Jalan Desa Gunakan APBN

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Edhy: Tanam 1 Terumbu Karang Sama dengan Tanam 20 Pohon

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan menanam satu koral atau terumbu karang sama saja dengan menanam 20 pohon.

Image
Ekonomi

Pemerintah Sesumbar Pengembangan Koperasi Berjalan Sesuai Roadmap

Kemenkop UKM menegaskan pemberdayaan dan pengembangan koperasi di Indonesia saat ini telah berjalan sesuai dengan roadmap

Image
Ekonomi

Percepat Pembangunan KIT Batang, PP Sinergi Dengan BUMN Lain

PP bersinergi dengan sejumlah BUMN lainnya dalam mempercepat proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang Fase 1 seluas 450 hektare.

Image
Ekonomi

Pelni Lirik KM Dorolanda Layani Pelayaran Pulau Morotai

Pelni kaji kemungkinan kapal penumpang KM Dorolanda melayani pelayaran menuju Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara

Image
Ekonomi

BI Dorong Inisiatif Wakaf Lintas Negara Islam

BI mendorong inisiatif wakaf lintas negara Islam. Sebab, sebanyak 59 persen negara Islam berpendapatan rendah dan menengah ke bawah.

Image
Ekonomi

Alasan PTPN Group Gunakan Digital Farming Kelola Kelapa Sawit Hingga Aktivitas Pabrik

PTPN Group terapkan sistem aplikasi terintegraai Digital Farming guna kelola kebun kelapa sawit maupun karet serta aktivitas di pabrik

Image
Ekonomi

KKP Perlu Perbanyak Fasilitas Pembudidaya Udang di Daerah, Apa Saja?

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu untuk memperbanyak fasilitas terhadap pembudidaya udang di berbagai daerah.

Image
Ekonomi

Kabar Baik! Ganjar Naikkan Upah Minimum Jateng 3,27 Persen

Ganjar mengaku tidak menggunakan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dalam menetapkan kenaikan UMP Jateng 2021.

Image
Ekonomi

Denny Siregar: Pahlawan Ekonomi Sekarang Itu yang Piknik!

Denny Siregar mengatakan pahlawan ekonomi sekarang itu adalah mereka yang piknik

Image
Ekonomi

Menko Luhut Pastikan Food Estate Tak Usik Hutan Lindung

Luhut: Pemilihan lokasi kawasan food estate di sana, saya pastikan tidak melewati batas hutan lindung atau area konservasi.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  3. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  4. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  5. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  6. 7 Potret Keromantisan Verrel Bramasta dan Ranty Maria, Bikin Baper Warganet

  7. Kisah Malaikat Malik Menahan Matahari dengan Sayapnya Demi Sayyidina Ali

  8. Ngefans Berat, Baim Wong Pertemukan Paula Verhoeven dengan Mak Beti

  9. Bahaya! Jangan Cas Smartphone Saat Tidur Malam

  10. Hillary Brigitta Harap Pernyataan Megawati Soal 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Cambuk

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok