image
Login / Sign Up

Virus Corona Beri Ancaman Resesi, Wall Street Melaju Bervariasi

Prabawati Sriningrum

Image

Ilustrasi - Saham Wall Street | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan S&P 500 jatuh untuk hari ketujuh berturut-turut dan indeks acuan mengalami penurunan mingguan terbesar sejak krisis keuangan global 2008.

Pasar saham tertekan oleh kekhawatiran yang berkembang bahwa Virus Corona yang menyebar cepat dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi, meskipun beberapa saham mendapatkan kembali kekuatan pada akhir sesi yang bergejolak, seperti diberitakan Antara, 

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 357,28 poin atau 1,39 persen, menjadi berakhir di 25.409,36 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 24,54 poin atau 0,82 persen, menjadi ditutup di 2.954,22 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik tipis 0,89 poin atau 0,01 persen, menjadi 8.567,37 poin.

Indeks Dow dan Nasdaq juga mencatat penurunan persentase mingguan terdalam mereka sejak Oktober 2008.

Dari 11 sektor utama S&P, indeks keuangan yang sensitif terhadap suku bunga paling membebani indeks acuan S&P 500, dengan berakhir turun 2,6 persen.

Sektor utilitas mencatat penurunan persentase terbesar S&P jatuh 3,3 persen. Real Estate dan bahan pokok konsumen - juga sektor yang sensitif terhadap suku bunga yang sering dilihat sebagai safe havens - keduanya turun lebih dari dua persen.

Namun indeks sektor energi, teknologi dan jasa komunikasi semua menunjukkan kenaikan.

Indeks volatilitas CBOE, juga dikenal sebagai pengukur rasa takut Wall Street mengakhiri hari di dekat terendah sesi, naik 0,95 poin menjadi 40,11, setelah naik setinggi 49,48.

Pada Kamis (27/2/2020), ketiga indeks utama telah mengonfirmasi koreksi dengan berakhir lebih dari 10 persen di bawah rekor penutupan tertinggi mereka.

Ekuitas mendapatkan beberapa dukungan setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan fundamental ekonomi Amerika tetap kuat dan bahwa bank sentral akan bertindak sewajarnya untuk memberikan dukungan.

Tetapi investor telah menghabiskan sebagian besar hari dengan membuang ekuitas beraliah surat utang negara AS, mendorong imbal hasil obligasi AS 10-tahun ke rekor terendah keempat mereka minggu ini.

Virus ini menyebar lebih lanjut pada Jumat (28/2/2020), dengan kasus yang dilaporkan untuk pertama kalinya di setidaknya enam negara di empat benua, menghancurkan pasar dan medorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan peringatan risiko dampaknya menjadi "sangat tinggi."

Beberapa investor menyuarakan keprihatinan ketika menuju akhir pekan di mana mereka tidak bisa berdagang karena laporan baru tentang virus.

"Untuk mendapatkan tanda yang jelas, pasar membutuhkan bukti bahwa wabah tersebut berada di bawah kendali, tidak ada peningkatan di negara-negara baru dan bahwa kami tidak mendapatkan wabah yang signifikan di Amerika Serikat," kata Jack Janasiewicz, kepala strategi portofolio untuk Natixis Investment Managers .

Janasiewicz melihat penyebaran virus China sebagai dorongan untuk mengurangi paparan aset berisiko, dan mengatakan tonggak berikutnya untuk pengurangan risiko lebih lanjut adalah wabah AS.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Legislator PAN Desak Pemerintah Realisasikan Janji Keringanan Cicilan Kredit

Image

Olahraga

MotoGP 2020

Rossi: Virus Corona Bikin Rencana Saya Berantakan

Image

News

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Kota Depok Siap Berlakukan Local Lockdown

Image

Olahraga

Wabah Corona

Jika Masih Menjabat, Ecclestone akan Batalkan F1 Musim ini

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Berikan Keringanan Cicilan, Ini Syarat dan Tata Caranya!

Image

Olahraga

Wabah Corona

Rusia Terapkan Larangan Perjalanan, Nasib Duel Khabib-Ferguson Terancam

Image

Olahraga

Wabah Corona

Bek Asing Persib Ajak Bobotoh untuk Tetap di Rumah Aja

Image

Iptek

Wabah Corona

Spotify Siap Bantu Musisi yang Terkena Dampak Virus Corona

Image

Olahraga

NBA 2019-2020

Pemilik Klub NBA New York Knicks Juga Dinyatakan Positif Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menteri BUMN Minta Masyarakat Benar-benar Tidak Mudik Tahun Ini

Kementerian BUMN Erick minta masyarakar tidak mudik demi mencegah penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Berikut Tips Aman Transaksi Lewat ATM

Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, kejahatan siber terutama berhubungan dengan kartu kredit dan kartu debit makin marak.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Indef: Karantina Wilayah Penting, Harapannya Mampu Memutus Rantai Virus Corona

Ekonom senior lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan mengharapkan pemerintah segera

Image
Ekonomi
Wabah Corona

APDHI Minta Pemerintah Pidanakan atau Denda Rp50 Miliar Penimbun APD dan Antiseptik

Agar Alat Pelindung Diri (APD) dan antiseptik dimasukkan ke dalam peraturan barang penting.

Image
Ekonomi

2 Cara Efektif, Kaya dengan Menabung Ala Orang Korea

Masing-masing negara ternyata punya cara menabung yang unik. Di Korea, ada yang namanya kalender saku. Pernah dengar?

Image
Ekonomi

Ingin Hemat Pengeluaran Bulanan? Simak Caranya Yuk!

Ada banyak cara untukmu jika ingin menghemat pengeluaran bulanan, salah satunya seperti yang disarankan oleh founder dan CEO Financially.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mulai April, Taspen Salurkan Pembayaran Pensiun Melalui ATM

Taspen mulai April 2020 hanya melayani pembayaran pensiun melalui ATM sebagai upaya atasi penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Harga Biodiesel April 2020 Turun Jadi Rp8.019 per Liter

Harga Indeks Pasar (HIP) untuk jenis Bahan Bakar Nabati (BBN) Biodiesel April 2020 ditetapkan sebesar Rp8.019 per liter.

Image
Ekonomi

Cara Cerdas Mengatasi Pengeluaran Tak Terduga

Pengeluaran tak terduga memang kerap datang tiba-tiba. Selain tak diundang, kedatangannya tidak kita harapkan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mudik Gratis BUMN Batal, Anggarannya Akan Dialihkan ke Penanganan Covid-19

Erick alihkan dana mudik gratis BUMN 2020 ke sektor kesehatan dalam menghadapi wabah COVID-19.

terpopuler

  1. Pro Kontra di Tengah Wabah Corona, Gatot Nurmantyo Jelaskan Mengapa Ajak Umat Makmurkan Masjid dan Galakkan Salat Berjamaah

  2. 10 Potret Prewedding Reza Arap dan Wendy Walters, Hangat dan Elegan!

  3. Fadli Zon: Mungkin Pak Yuri Kelelahan, Virus Corona Disebarkan Oleh Orang Kaya ke Orang Miskin

  4. Bicara Peran Orang Kaya dan Orang Miskin, Staf Pribadi SBY ke Jubir COVID-19: Kurang Bijak di Kala Kesulitan Seperti Ini

  5. FIGC Pastikan Serie A Italia Umumkan Juara Musim Ini

  6. Hendri: Sebentar Lagi Ada yang Nuduh Wali Kota Tegal Lagi Cari Panggung Mau Jadi Gubernur Jateng! Jangan Ya, Jangan Gitu

  7. Cemas Soal COVID-19, Sang Putri Ingin Tinggal dengan Brad Pitt

  8. Bahan Makanan yang Penting Dipenuhi Selama Isolasi Corona di Rumah

  9. Khawatir COVID-19, Putra Sulung Angelina Jolie Pulang ke Amerika

  10. Meninggal Dunia, Ini 5 Fakta Penting Edo TS, Gamer Difabel asal Banua, Kalimantan Selatan

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH