image
Login / Sign Up

Demi Lindungi Penambang, Hipmi Minta Pemerintah Tetapkan Harga Patokan Nikel

Wayan Adhi Mahardika

Image

Diskusi, HIPMI Prospek Industri Nikel Dalam Negeri, Jumat (27/2) | Akurat.co/Wayan Adhi Mahardhika

AKURAT.CO Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H Maming meminta pemerintah menerbitkan aturan yang melindungi penambang dengan menetapkan HPM sesuai biaya produksi dan juga harga acuan internasional.

Mardani berpendapat saat ini smelter hanya menerima Nikel dengan kadar 1,8 persen, di mana hal tersebut tidak adil bagi para penambang karena belum adanya kepastian Harga Patokan Mineral (HPM) yang diterima smelter yang diatur dalam regulasi.

Seperti diketahui, sejak larangan ekspor Nikel yang diberlakukan sejak 1 Januari 2020 ini berdampak pada tata niaga Nikel dari komoditas yang dapat diperdagangkan lintas negara menjadi komoditas yang hanya boleh diperdagangkan domestik.

baca juga:

"Larangan itu membuat Nikel yang berkadar 1,7 persen ke bawah tak bisa lagi diekspor. Kemudian, pengusaha nasional bingung dibawa ke mana Nikel tersebut karena smelter Nikel di Indonesia hanya menerima kadar Nikel sebesar 1,8 persen," ujarnya dalam diskusi Prospek Industri Nikel Dalam Negeri, di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Untuk itu, Mardani mengatakan pemerintah untuk dapat segera merumuskan harga patokan Nikel agar terjadi keadilan bagi penambang dan smelter.

Menurut data Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), dari 30 perusahaan tambang, diperoleh angka rerata Harga Patokan Produksi (HPP) bijih Nikel sebesar US$20,34 metrik ton sehingga di pasar domestik bijih Nikel kadar 1,8 persen dihargai US$20 metrik ton. Harga itu dinilai tidak adil karena membuat para penambang menanggung kerugian dan belum lagi biaya lain yang timbul dari proses ini.

Sedangkan Harga Internasional saat ini, bijih Nikel kadar 1,8 persen FoB Filipina dihargai antara US$59-61/wmt, sehingga jika pemerintah mengajukan harga jual bijih Nikel domestik kadar 1,8 persen FoB sebesar US$38-40/wmt merupakan harga yang wajar.

Jika dibandingkan dengan harga Internasional tentunya tidak memberatkan kedua pihak baik smelter maupun penambang. Namun, tawaran tersebut saat ini masih ditolak oleh pihak smelter yang masih ngotot menginginkan harga ditentukan.

"Kami tahu bersama setiap proses penambangan tak dapat dipastikan kadar ore yang diperoleh sehingga bila ore yang dapat memiliki kadar 1,7 persen, maka bisa dihitung berapa besar kerugian penambang. Maka tak heran, banyak penambang yang memilih menghentikan produksi," ucap Mardani.

Dia juga meminta agar Nikel dengan kadar 1,7 persen ke bawah yang sebelumnya dieskpor dapat diserap dan diterima oleh smelter. Hal ini mengingat kadar ini yang menjadi standar ekspor sebelum ditutup pemerintah.

Lebih lanjut, dia juga menyatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah yang telah menyepakati HPM bijih Nikel sebesar US$30 metrik ton free on board (FoB). []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Antisipasi Kejatuhan Akibat Corona, Hipmi Dukung Realisasi Kartu Pra Kerja

Image

Ekonomi

Wabah Corona

HIPMI Minta Pemerintah Dukung Dunia Usaha Terdampak Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

HIPMI Minta Pemerintah Longgarkan Pembayaran Kredit

Image

News

49 WNA China ke Indonesia, PT VDNI Berikan Informasi Tidak Benar Kepada Kapolda Sultra

Image

News

Dewan Pembina HIPMI: Deklarasi Erick-Bahlil Tidak Benar

Image

News

Perempuan Harus Berani Hadapi Tantangan Berbisnis

Image

Ekonomi

APNI Dukung Kebijakan Hilirisasi Nikel

Image

News

Pengamat: Transisi ke Energi Terbarukan Harus Inklusif

Image

Ekonomi

Jurus Menkop Teten Kian Gairahkan UMKM Naik Kelas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bank DKI Donasikan Ratusan APD dan Rp190 Juta kepada Tenaga Medis

Perjuangan tim medis sebagai garda terdepan melawan virus Covid-19 tidaklah mudah.

Image
Ekonomi

Lakukan Hal Ini Saat Alami Keterlambatan Gaji!

Banyak alasan yang menjadi penyebab hal itu terjadi.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mandiri Berikan Perlindungan Asuransi ke Tenaga Medis Senilai Rp1 Triliun

Proses pemberian polis akan dilakukan tim Bank Mandiri di masing-masing wilayah dimana rumah sakit berada.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Omnibus Law Buat 'Sakit' Masyarakat di Tengah Covid-19?

Mendesak DPR menghentikan pembahasan dan berfokus untuk menjaga kesehatan warga negara di tengah wabah Covid-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Skenario Terburuk Rupiah Rp20 ribu per Dolar AS, BI: Kita Antisipasi Supaya Tidak Terjadi

Pemerintah telah membuat skenario terkait asumsi makro dengan kategori berat hingga sangat berat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Skenario Terburuk Pemerintah: Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 0,4 Persen

Pertumbuhan ekonomi dalam skenario terburuk dikategorikan sangat berat yakni hanya sebesar 0,4 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Listrik Gratis 3 Bulan, Erick Bakal Hitung Potensi Kehilangan Pendapatan PLN

Pembebasan biaya listrik ini merupakan salah satu dari enam kebijakan bantuan pemerintah bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi bawah.

Image
Ekonomi

Inflasi Maret 2020 Sebesar 0,10 Persen

Dari 90 kota yang dipantau BPS, 43 kota mengalami inflasi dan 47 kota mengalami deflasi.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Industri Mamin Diminta Jaga Produktivitas Demi Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Produktivitas hingga distribusi sektor industri makanan dan minuman (mamin) di dalam negeri terus dijaga.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Duta Petani Milenial Kementan Pasok Minuman Vitamin C bagi Tenaga Medis

Rizal Fareza yang merupakan founder dari perusahaan minuman Eptilu menyiapkan produk olahan vitamin C untuk kebutuhan tenaga medis.

terpopuler

  1. Pusat dan Jakarta Harusnya Rukun Tangani Covid-19, Ulil: Sejak Awal, Anies Mau Serius Nangani Masalah Ini, Dituduh Cari Panggung oleh Pemerintah Pusat

  2. Anies Baswedan Perintah Lockdown Wilayah Jatipulo?

  3. Mbah Mijan: Masih Nanya Kita Kapan Lockdown, Kita Gimana, dan Lain-lain, Padahal yang Tanya Gitu Statusnya Sobat Rebahan

  4. Justin Bieber Ingin Jadi Suami Sempurna Untuk Hailey Baldwin

  5. Pengamat Puji Erick Thohir Berani Pasang Badan Bantu Jokowi di Tengah Pandemi COVID-19

  6. Pecahkan Rekor Tertinggi, 91 Pasien Corona di Malaysia Sembuh dalam Sehari

  7. Badai Pasti Berlalu, Ini Janji Allah dalam Al-Qur'an

  8. Hadis Nabi tentang Pecahnya Islam jadi 73 Golongan, Hanya Satu yang Masuk Surga

  9. Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

  10. Erick Pastikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berjalan Meski Ada COVID-19

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Nissa Sabyan yang Mengawali Karier Sebagai Penyanyi di Acara Hajatan

Image
Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Perajin Tekstil Indonesia, Ini 6 Fakta Menarik Denica Flesch, Pendiri SukkhaCitta

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH