image
Login / Sign Up

AS Pasang Kriteria Baru untuk Aturan Anti-Subsidi, Ini Kata Mendag

Wayan Adhi Mahardika

Image

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto memberikan sambutan dalam acara Persiapan Rapat Koordinasi Daerah dan Penetrasi Pasar Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional 2019 di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (13/11) | AKURAT.CO/Wayan Adhi Mahardhika

AKURAT.CO US Trade Representative (USTR) memperketat kriteria negara berkembang yang berhak mendapatkan pengecualian de minimis dan negligible import volumes untuk pengenaan tarif anti-subsidi atau countervailing duty (CVD), pada 10 Februari 2020.

Berdasarkan keputusan tersebut, Indonesia tidak lagi dimasukkan dalam daftar negara berkembang.

Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan, Indonesia siap meningkatkan daya saing, khususnya untuk terus meningkatkan ekspor ke AS. Selain itu, status Indonesia sebagai negara penerima fasilitas GSP tidak terdampak.

baca juga:

"Dikeluarkannya Indonesia dalam kategori negara berkembang tersebut, artinya daya saing produk Indonesia harus ditingkatkan agar kita terus dapat memenangkan pasar ekspor Indonesia. Sementara itu, perubahan kriteria negara berkembang yang ditetapkan USTR tersebut hanya berlaku dalam aturan pengenaan CVD dan tidak berdampak pada status Indonesia sebagai negara berkembang penerima fasilitas GSP," tegas Mendag Agus dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Menurut USTR, tiga kriteria baru yang diterapkan AS untuk negara berkembang adalah berdasarkan Gross National Income menurut versi Bank Dunia (lebih dari US$12,375 per tahun), pangsa total perdagangan dunia diatas 0,5 persen (sebelumnya 2 persen), dan negara berkembang yang merupakan anggota Uni Eropa, OECD, dan G-20.

Berdasarkan kriteria tersebut, USTR mengeluarkan daftar negara berkembang dari pengecualian de minimis CVD, misalnya Argentina, Brasil, India, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Indonesia dikeluarkan dari pengecualian tersebut karena keanggotaan Indonesia dalam G-20 dan memiliki pangsa total perdagangan dunia 0,9 persen.

Lebih lanjut, Mendag Agus menyampaikan, saat ini Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS masih terus mengadakan konsultasi terkait country review penerima program GSP.

Status negara berkembang penerima fasilitas GSP sendiri diatur dalam statute atau Undang-Undang yang berbeda di bawah Trade Act 1974.

“Indonesia saat ini tengah berkoordinasi erat dengan pihak AS untuk memastikan status Indonesia sebagai penerima GSP. Sejauh ini, perkembangan diskusi secara bilateral berlangsung cukup positif dan diharapkan AS dapat menginformasikan hasil review segera. Jadi, pengaturan baru perubahan ketentuan CVD tersebut berbeda dengan penerapan status Indonesia sebagai negara penerima GSP,” tegas Mendag.

Total nilai perdagangan kedua negara di tahun 2019 adalah US$26,9 miliar dengan tren pertumbuhan 4,5 persen. Ekspor Indonesia ke AS di pada 2019 tercatat US$17,7 miliar. Indonesia surplus sekitar US$9,2 miliar. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Iptek

Wabah Corona

Antisipasi Layanan Adminduk di Tengah Corona, Mendagri Luncurkan Chatbot Berbasis AI

Image

News

Wabah Corona

AS, UEA, dan Indonesia Jadi Negara Prioritas Ekspor Alat Tes Corona Korea Selatan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Corona Masih Menghantui, IHSG Berpotensi Terjun ke Level 3000-an?

Image

News

Wabah Corona

Respon DPR Soal AS dan Australia Minta Warganya Tinggalkan Indonesia

Image

News

Wabah Corona

Hubungi Xi Jinping, Donald Trump Diskusi Soal Penanganan Corona

Image

News

Wabah Corona

Trump Prediksi Kasus Corona Mereda sebelum Paskah, Kini AS Justru jadi Pusat Pandemi

Image

News

Wabah Corona

Jumlah Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, AS Kini Salip China

Image

News

Wabah Corona

Usai Makamkan Ibunda Langsung Hadiri KTT Luar Biasa G20, Tsamara: Stay Strong, Pak Presiden Jokowi

Image

Olahraga

Tyson Fury vs Deontay Wilder

Wilder-Fury III Berlangsung di Las Vegas 13 Oktober Mendatang?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Instruksi Menteri PUPR: Hak-hak Pekerja Konstruksi Tetap Dijamin di Tengah Pandemi COVID-19

Kementerian PUPR tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dalam rangka menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Apresiasi Bank yang Berikan Keringanan Kredit bagi UMKM

Pemerintah mengapresiasi sejumlah bank yang sudah mempersiapkan diri dalam memberikan relaksasi pinjaman kredit bagi UMKM.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Butuh Stimulus Fiskal Rp1.000 Triliun untuk Menahan Dampak Corona

Dibutuhkan stimulus fiskal sebesar Rp1.000 triliun untuk menahan dampak COVID-19 bagi perekonomian nasional.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

China Berisiko Terkena Gelombang Kedua Wabah Covid-19 Karena Impor

Tercatat sebanyak 693 kasus akumulatif yang masuk ke China dari luar negeri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menteri BUMN Minta Masyarakat Benar-benar Tidak Mudik Tahun Ini

Kementerian BUMN Erick minta masyarakar tidak mudik demi mencegah penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Berikut Tips Aman Transaksi Lewat ATM

Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, kejahatan siber terutama berhubungan dengan kartu kredit dan kartu debit makin marak.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Indef: Karantina Wilayah Penting, Harapannya Mampu Memutus Rantai Virus Corona

Ekonom senior lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan mengharapkan pemerintah segera

Image
Ekonomi
Wabah Corona

APDHI Minta Pemerintah Pidanakan atau Denda Rp50 Miliar Penimbun APD dan Antiseptik

Agar Alat Pelindung Diri (APD) dan antiseptik dimasukkan ke dalam peraturan barang penting.

Image
Ekonomi

2 Cara Efektif, Kaya dengan Menabung Ala Orang Korea

Masing-masing negara ternyata punya cara menabung yang unik. Di Korea, ada yang namanya kalender saku. Pernah dengar?

Image
Ekonomi

Ingin Hemat Pengeluaran Bulanan? Simak Caranya Yuk!

Ada banyak cara untukmu jika ingin menghemat pengeluaran bulanan, salah satunya seperti yang disarankan oleh founder dan CEO Financially.

terpopuler

  1. Risma ke Para Bos: Saya Mohon Para Manajer atau Direktur Keluarkan Pegawainya 15 Menit Saja Biar Kena Sinar Matahari

  2. Kisah Nabi Isa dan Lelaki Berpenyakit Kusta

  3. Gubernur Kalimantan Tengah: Diizinkan atau Tidak, Demi Keselamatan Masyarakat, Kami akan Tetap Tutup Bandara Tjilik Riwut

  4. Anggota DPR: 102 Orang Meninggal Dunia, Hari Ini, Entah Sore atau Malam, Kiranya Keluar Sebuah Kebijakan dari Istana

  5. Kacaunya Suasana Lockdown di India, Pekerja Urban Mudik Ramai-ramai

  6. Gempa 5,8 SR di Sigi, Daryono BMKG: Ketika Terjadi Gempa, Orang Ingin Lari Keluar Rumah, Tapi Bagaimana Saat Ini Sedang Terjadi Wabah Virus, Orang Harus di Rumah

  7. Pesan Risma ke Warganya: Sekali Waktu Datang ke Balai Kota Surabaya, Kami Ada Putih Telur dan Pokak untuk Jaga Stamina Tubuh

  8. Imbau Warga Jakarta Tunda Mudik Sampai Wabah Corona Berakhir, Kapolda Metro Jaya: Supaya Penyebaran Virus Tak Makin Meluas

  9. Penggunaan VPN Meningkat Di tengah Wabah Covid-19, Ini Penyebabnya

  10. Pemkot Yogyakarta Sebut Tidak Ada Wilayah Lakukan "Lockdown"

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH