image
Login / Sign Up

Virus Corona Makin Berulah, IHSG Makin Parah

Anggi Dwifiani

Image

Grafik saham pada pembukan perdagangan 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 10,4 poin atau 0,16 persen ke 6.204 pada pembukaan perdagangan saham 2019. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu (26/2/2020) ternyata masih lesu. Pelemahan ini mencapai 0,52% atau 29,9 poin ke 5757,16. Asing membukukan penjualan bersih hingga Rp19,9 miliar. Sementara itu, tak ada saham yang menguat, 37 melemah, dan 8 tak berubah.

Saham teraktif adalah Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bernilai Rp12,14 miliar. 

Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 melemah 0,85%, Kelompok 30 saham unggulan dari LQ45 (IDX30) dan Kelompok 30 saham syariah unggulan atau Indeks Jakarta Islamic Index (JII) stagnan.

baca juga:

Pelemahan IHSG pagi ini, menurut Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang, dipicu oleh virus Coronaz lesunya bursa AS dan Asia, serta harga komoditas.

"Peringatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS atas warga AS untuk bersiap menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19) dan semakin mengganasnya Corona Virus dibeberapa negara," kata Edwin kepada Akurat.co.

Ia menambahkan, ditengah terus bertambahnya jumlah korban akibat Virus Corona hingga 25 Februari telah mencapai 2,704 orang tewas dan 80,200 orang terjangkit Virus Corona, mendorong DJIA kembali turun tajam sebesar -879.44 poin (-3.15%) sehingga selama 2 hari saja DJIA sudah turun sangat tajam -1900 poin (-6.71%), mendorong turun IHSG dihari Rabu ini.

Disamping itu jatuhnya EIDO sebesar -0.82% dan jatuhnya harga beberapa komoditas seperti: CPO -4.56%, Oil -2.69%, Gold -1.45% semalam serta jatuhnya Bursa Asia Rabu pagi ini, juga mendorong turun IHSG Rabu ini.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai pelemahan IHSG dipicu oleh Virus Corona dan dihapusnya Indonesia dari negara berkembang.

"Kementrian Kesehatan Iran pada hari Selasa kemarin telah mengkonfirmasi 15 kematian yang diakibatkan oleh Virus Corona, hal ini membuat Iran menjadi Negara yang paling parah terluka akibat Virus Corona diluar China," kata Nico.

Iran juga mengatakan saat ini sudah ada 95 kasus baru, dan wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi juga sudah positif terkena virus tersebut. Lagi lagi para pelaku pasar dan investor curiga bahwa orang yang terkena infeksi dan kematian yang diakibatkan oleh Virus Corona sebetulnya lebih banyak daripada yang dilaporkan secara resmi.

"Kedua, Indonesia berpotensi terkena bea masuk anti subsidi dari Amerika, hal tersebut seiringan dengan pernyataan Amerika yang mencoret Indonesia dari daftar negara berkembang,"katanya. 

Insentif tarif preferensial umum atau GSP merupakan program unilateral pemerintah Amerika berupa pembebasan tarif bea masuk untuk negara – negara berkembang.

Status penerima GSP didasarkan pada 15 kriteria eligibilitas, undang-undang yang berbeda, dan kriteria negara berkembang yang ditentukan oleh World Bank. Undang-undang GSP pun tidak akan menjadikan status negara berkembang sebagai pertimbangan.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Waspada di Tengah Covid-19, Yurianto: Saya Ingatkan Musim Pancaroba April-Mei Secara Statistik Kita Masih Sering Tunjukkan Peningkatan Demam Berdarah

Image

Iptek

Wabah Corona

Mercedes-Benz Distribution Indonesia Terapkan Langkah Pencegahan Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Peneliti: Implementasi PSBB Berkepanjangan Picu Langkanya Komoditas Pangan

Image

News

Wabah Corona

FOTO Ratusan Jasad Korban Corona di Ekuador Dibawa ke Pemakaman Khusus

Image

Ekonomi

Buruknya Data Pengangguran AS dan Masuknya Modal Asing, Selamatkan Rupiah

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Berkat Upaya Global Meredam Perang Minyak Saudi-Rusia

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gara-gara Corona, 5 Saham Ini Masuk Radar SOS

Image

News

Wabah Corona

Susahnya Kirim Spesimen Darah Pasien dari NTT ke Jakarta, Penerbangan Sudah Langka

Image

Gaya Hidup

Pandemi Covid-19, Kodomo Challange Edukasi Anak Soal Jaga Kebersihan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Peneliti: Implementasi PSBB Berkepanjangan Picu Langkanya Komoditas Pangan

Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berkepanjangan dapat memicu langkanya komoditas pangan di pasar.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Banyak Hotel Tutup, Hipmi Usul Manfaatkan Untuk Karantina ODP/PDP

Subsidi yang digelontorkan pemerintah tersebut intervensinya itu bisa masuk ke ratusan hotel yang tutup.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Lantik Kepala BKF dan Dirut LMAN yang Baru

Sri Mulyani Indrawati melantik Febrio Nathan Kacaribu sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Basuki Purwadi sebagai Dirut LMAN.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

ADB Ramal Ekonomi RI Hanya Tumbuh 2,5 Persen di Tahun Ini

ADB terbaru memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh melambat atau hanya sekitar 2,5 persen pada 2020.

Image
Ekonomi

Perampingan Anak Cucu BUMN Dinilai Dapat Membuat Bisnis Inti Lebih Fokus

Dibutuhkan gotong-royong semua pihak agar BUMN lebih baik ke depannya.

Image
Ekonomi

Menteri ESDM Akui Program Listrik Desa Terkendala Infrastruktur

Terdapat 433 desa lagi yang belum tersentuh listrik yang terkendala masalah infrastruktur.

Image
Ekonomi

Erick: 70 Persen Anak Cucu BUMN Bakal Dirampingkan Demi Efisiensi

Sejatinya rencana perampingan anak dan cucu usaha BUMN ini sudah dibicarakan jauh-jauh hari.

Image
Ekonomi

Buruknya Data Pengangguran AS dan Masuknya Modal Asing, Selamatkan Rupiah

Nilai tukar rupiah bangkit pada Jumat sore (2/4/2020) mencapai 0,3% atau 50 poin ke Rp16.425 di pasar spot.

Image
Ekonomi

IHSG Menguat Berkat Upaya Global Meredam Perang Minyak Saudi-Rusia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan (3/4/2020) menguat. Penguatan ini mencapai 2,02% atau 91,74 poin.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

45 Juta Orang Afrika Terancam Kelaparan Saat Darurat Corona, PBB Serukan Ini

Badan pangan PBB telah melakukan langkah kemanusiaan teranyar untuk menjaga agar bantuan makanan terus mengalir di Afrika bagian selatan.

terpopuler

  1. Sudah Siapkan Rumah untuk Kekasih, 10 Potret Keromantisan Akbar Ajudan Pribadi dan Rizky Dwi Amalia

  2. 10 Potret Menteri Luhut Binsar Pandjaitan Bersama Keluarga, Hangat di Berbagai Kesempatan

  3. Muda-Mudi AS yang Pesta di Tengah Pandemi Corona Dinobatkan sebagai 'Warga Terbodoh'

  4. Lihat Istri Daniel Mananta, Rianti Cartwright Kaget Hingga Minta Dikenalkan

  5. Dihadiri Sejumlah Jenderal, Ini Kesaksian Tamu Undangan Pernikahan Kapolsek Kembangan

  6. Perjalanan Karir Kompol Fahrul Sudiana hingga Dicopot Sebagai Kapolsek Kembangan

  7. Angka Kematian Corona di Iran Tembus 3.000, Rouhani: Ini Saat Tepat AS untuk Minta Maaf

  8. Kocak! 5 Perang Media Sosial Bobotoh dan Fans Vasco da Gama, Pele vs Adjat Sudrajat

  9. Bikin Mewek, Potret Badut Boneka Tetap Bertahan Kerja Meski Mal di Bali Kosong

  10. Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya