Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Penurunan Suku Bunga BI Jadi Stimulus untuk Dorong Kinerja Perekonomian

Siti Nurfaizah

Penurunan Suku Bunga BI Jadi Stimulus untuk Dorong Kinerja Perekonomian

Ilustrasi - Bank Indonesia (BI) | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan menilai langkah Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan dapat menjadi stimulus untuk mendorong kinerja perekonomian.

Pingkan dalam pernyataan di Jakarta, Senin (24/2/2020) mengatakan penguatan ketahanan ekonomi dalam negeri menjadi penting karena tekanan global belum sepenuhnya reda terutama setelah adanya virus corona.

"Menurunnya tingkat suku bunga ini diharapkan akan lebih mudah bagi bank dalam memberikan pinjaman sekaligus membantu mendorong pertumbuhan sektor usaha di tengah masyarakat serta mendukung kondusivitas iklim berusaha," katanya dilansir dari Antara.

baca juga:

Ia mengharapkan penurunan suku bunga acuan BI ini dapat memicu pertumbuhan kredit serta menjaga tingkat konsumsi domestik sehingga ketahanan ekonomi nasional tidak terdampak oleh efek wabah corona yang diperkirakan dapat memperlemah kondisi global.

"Merebaknya kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di China hingga beberapa negara di dunia pada awal tahun 2020 ini dirasa dapat menunda pemulihan pertumbuhan ekonomi serta tidak menutup kemungkinan untuk menyeret kembali perlambatan perekonomian global," ujarnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin menjadi sebesar 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur periode 19-20 Februari 2020.

Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga deposit facility dan lending facility sebesar 25 basis poin masing-masing menjadi 4,00 persen dan 5,50 persen.

Penurunan ini merupakan yang pertama kali setelah bank sentral mempertahankan suku bunga acuan sebesar lima persen selama empat bulan berturut-turut atau sejak Oktober 2019.

Dalam kesempatan ini, bank sentral juga merevisi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi lebih rendah yaitu pada kisaran 5,0-5,4 persen dari sebelumnya 5,1-5,5 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (20/2/2020) mengatakan revisi perkiraan ini karena adanya penyebaran virus corona yang dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia.

"Revisi perkiraan ini terutama karena pengaruh jangka pendek tertahannya prospek pemulihan ekonomi dunia pascameluasnya Covid-19," kata Perry.

Menurut dia, virus corona tersebut dapat mempengaruhi kondisi perekonomian nasional melalui tiga sektor yaitu pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Dalam menghadapi kondisi ini, Perry memastikan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat sumber, struktur dan kecepatan pertumbuhan ekonomi.

"Termasuk mendorong investasi melalui proyek infrastruktur dan implementasi RUU Cipta Kerja dan Perpajakan," katanya.

Melalui sejumlah pembenahan tersebut, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2021 akan kembali meningkat pada kisaran 5,2-5,6 persen. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Penelitian Brasil Temukan Demam Berdarah Dapat Menambah Kekebalan pada COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Marak Pelanggaran Protokol COVID-19, Sultan: Terapkan Sanksi Secara Konsisten dan Jangan Segan

Image

News

Tercatat 800an Pelanggaran Protokol COVID-19 di DIY Akhir Pekan Lalu, Rata-rata Usia 20-30

Image

News

Media Asing Soroti Lonjakan Angka Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di Indonesia

Image

News

Donald Trump Bocorkan Pfizer Bakal Pimpin 'Perlombaan' Vaksin COVID-19

Image

rahmah

Doa Sehari-hari

Baca Doa ini Agar Terhindar dari Virus Seperti Covid 19

Image

News

Wabah Corona

Tes Swab Sempat Negatif, Cerita Warganet Berjuang Lawan COVID-19

Image

Olahraga

Wolves vs Man City

Wolves vs Man City: Positif COVID-19, Ilkay Guendogan Absen di Laga Pembuka

Image

News

Wabah Corona

Laman CDC Diperbarui, Partikel Virus Corona Diklaim Bisa Menyebar melalui Udara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Indef: Produk Keuangan Makin Banyak, OJK Jangan Dilebur Ke BI

pemisahan kewenangan antara pengaturan sektor moneter dan sektor jasa keuangan masih diperlukan.

Image
Ekonomi

Barata Indonesia Kantongi Izin Bangun Pabrik Logistik Berikat di Jawa Timur

Barata Indonesia kantongi izin dari Bea Cukai Jawa Timur untuk mendirikan Pusat Logistik Berikat (PLB).

Image
Ekonomi

Geger FinCEN Files Bocorkan Skandal 'Uang Kotor' Bank-bank Dunia Termasuk RI!

Sebuah laporan dari intilejen keuangan di Amerika Serikat atau dokumen FinCEN tengah ramai dibahas berbagai media di seluruh dunia.

Image
Ekonomi

Lagi-lagi Direvisi, Sri Mulyani Bilang Ekonomi RI Minus 1,7 Persen Tahun Ini

Menkeu Sri Mulyani kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di tahun ini.

Image
Ekonomi

Dongkrak Ekspor dan Industri Otomotif, Pembangunan Pelabuhan Patimban Dikebut

Pemerintah akan mempercepat penyelesaian pembangunan Pelabuhan Patimban di pantai utara Jawa Barat, sebagai bagian dari PSN.

Image
Ekonomi
DPR RI

Komisi IV DPR Beri Waktu 2 Hari untuk Kementan Evaluasi dan Revisi Program Kerja

Komisi IV DPR RI meminta Kementan untuk meninjau kembali satuan unit kegiatan dan melakukan revisi kegiatan sehingga lebih efisien.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani: Barang Milik Negara Bisa Dimanfaatkan untuk Perawatan Pasien COVID-19

Menkeu Sri Mulyani mengatakan pentingnya memanfaatkan barang milik negara (BMN) dan barang milik daerah (BMD) di tengah COVID-19.

Image
Ekonomi

Dukung Program PEN, PTPN IV Alokasikan Rp3 Miliar

PTPN IV mengalokasikan Rp3 miliar lebih guna mendukung program PEN.

Image
Ekonomi

Jangan Panik Jika Kondisi Keuangan Kritis, Coba Ikuti Langkah-langkah Ini!

Simak nih beberapa hal yang perlu dilakukan saat keuangan kamu kritis.

Image
Ekonomi

5 Tips Jitu Belanja Hemat Kebutuhan Pokok Tanpa Harus Keluar Rumah

Berikut 5 tips khusus dalam berbelanja kebutuhan pokok, termasuk sembako secara online.

terpopuler

  1. Kalau Pilkada Dilaksanakan di Tengah Pandemi, KAMI: Jokowi Ingkar Janji

  2. Karier 6 Zodiak Ini Cemerlang di Sisa Akhir 2020, Selamat Ya!

  3. Suasana Malam Yogyakarta di Masa Pandemi Tampak Ramai, Warganet: Ngeri... Ngeri...

  4. Sindir Kepala Daerah, Teddy Gusnaidi: Kegedean Bacot di Media, tapi Tidak Punya Nyali

  5. 5 Nama Anak Artis Unik Banget, Anakku Lelaki Hoed hingga Air Rumi Akbar 1453

  6. Viral Video Kelompok Maluku Bentrok dengan BPPKB, Kapolsek : Itu Hoaks

  7. Gagal Bujuk PBB Jatuhkan Sanksi ke Iran, AS Terancam 'Dikucilkan Maksimal'

  8. Gambar Kim Jong-un Dijadikan Kertas Bekas, Korea Utara Perintahkan 'Inspeksi' Nasional

  9. 5 Serba-serbi Madiun, Pusat Salah Satu Perguruan Pencak Silat Tertua di Indonesia hingga Miliki Pabrik Kereta Api

  10. 5 Sisi Lain Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa, Pernah Suruh Pemain Pungut Sampah 3 Jam

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!