Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Selain Menambah Penerimaan, Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis untuk Kontrol Ini

Siti Nurfaizah

Selain Menambah Penerimaan, Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis untuk Kontrol Ini

Kantong plastik yang disediakan pedagang di Pasar Minggu, Minggu (14/7/2019). Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan bahwa rencana penerapan cukai untuk kantong plastik akan mendorong produsen plastik berinovasi, sekaligus memacu produsen barang pengganti plastik semakin berkembang. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan tarif cukai plastik sebesar Rp200 per lembar, atau setara dengan Rp30 ribu per kg dengan asumsi 150 lembar per kg. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mendukung rencana pemerintah untuk menerapkan tarif cukai terhadap plastik dan minuman berpemanis sebagai langkah menjaga lingkungan serta kesehatan.

Fithra mengatakan fokus pemerintah dalam menerapkan tarif cukai tersebut tidak hanya merupakan upaya menambah penerimaan negara tapi juga untuk mengontrol konsumsi masyarakat terhadap komoditas itu.

“Cukai bukan objek pemungut atau bukan revenue tapi untuk kontrol,” katanya di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

baca juga:

Fithra menyebutkan pengenaan tarif cukai pada plastik merupakan usaha pemerintah dalam mengurangi dampak dari penggunaan plastik oleh masyarakat Indonesia yang per tahun mencapai 107 juta kilogram.

“Cukai plastik untuk mengurangi kerusakan lingkungan jadi harus lihat dampak plastik sehingga potensi ekonomi jangka panjang enggak akan terlalu tinggi,“ ujarnya dilansir dari Antara.

Fithra pun meyakini bahwa pemerintah telah melihat dampak kebijakan penerapan cukai plastik terhadap sektor industri serta memperhitungkan agar tak terjadi gejolak dalam jangka panjang.

“Harus lihat dampaknya ke industri yang menggunakan plastik tapi saya rasa pemerintah sudah melakukan hitungan meskipun mungkin ada gejolak jangka pendek,” katanya.

Sementara itu, ia menyatakan untuk cukai minuman berpemanis merupakan upaya pemerintah dalam menekan penderita diabetes yang akan berpotensi mengurangi klaim BPJS sebab penyakit itu merupakan kasus tertinggi di Indonesia.

“Cukai minuman manis penting karena beberapa kajian di BPJS klaim diabetes tertinggi jadi itu untuk mengurangi aspek preventif dan kuratif,” ujarnya.

Fithra menyebutkan upaya kuratif atau penyembuhan memang sudah dilakukan oleh pihak rumah sakit melalui BPJS, namun jika tidak dikurangi maka akan terjadi klaim yang melebihi batas dan menciptakan masalah lain.

“Kuratif sudah dilakukan di rumah sakit ada BPJS dan sebagainya tapi kalau terjadi kelebihan klaim maka sumber masalah harus dikurangi yaitu salah satunya dengan kontrol cukai,” katanya.

Di sisi lain, ia menyatakan penerapan tarif cukai terhadap minuman berpemanis akan sedikit mengganggu pertumbuhan konsumsi di Indonesia yang menjadi penunjang utama produk domestik bruto (PDB).

“Ya jadi memang kontribusi ekonomi kita paling banyak dari konsumsi,“ ujarnya.

Oleh sebab itu, Fithra menyarankan kepada pemerintah untuk memaksimalkan sektor lain agar dapat menjadi penunjang perekonomian tanah air seperti investasi dan ekspor.

“Ini penting lakukan diversifikasi pertumbuhan ekonomi karena selama ini masih dari konsumsi jadi kita perlu bangkitkan dari investasi dan ekspor perdagangan internasional,” jelasnya.

Ia menyatakan jika sektor ekspor Indonesia mampu tumbuh sebesar 9,8 persen maka target pertumbuhan ekonomi tanah air 6,5 persen mampu dicapai sehingga keluar dari middle income trap pada 2030.

“Kalau pertumbuhan ekspor bisa 9,8 persen itu kita bisa capai target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen. Artinya bisa keluar dari middle income trap 2030,” katanya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Bupati Temanggung Surati Menko Airlangga, Minta Kebijakan Kenaikan Cukai Rokok Direvisi

Image

News

Kejagung Periksa Direktur PT Eagle Glove Indonesia Terkait Korupsi

Image

Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan 177 Kasus Penyelundupan Narkotika Selama Pandemi

Image

Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Benih Lobster ke Vietnam

Image

News

FOTO Komisi XI Tinjau Bea Cukai Bandara Soetta

Image

News

FOTO Penyelundupan Benih Lobster dan Narkotika Digagalkan Bea Cukai Bandara Soeta

Image

Ekonomi

Dear Pak Presiden dan Bu Menkeu, Dengarkan Jeritan Para Petani Tembakau Lewat Surat Ini

Image

Ekonomi

Kementan Sebut Kenaikan Cukai Rokok Pengaruhi Harga Tembakau

Image

Ekonomi

Akademisi Beberkan Mengapa Kebijakan Cukai Hasil Tembakau Rawan Persoalan!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Terkesan Sepele, Profesi dari Gim Ini Bikin Kamu Kaya Raya

Bisa sukses dari hobi main gim enggak selalu harus menjadi seorang gamer pro atau YouTuber gaming. Masih banyak profesi-profesi unik lainnya

Image
Ekonomi

Begini Cara Buat Brand Usahamu Sendiri, Yuk Simak!

Selain bingung mau buka bisnis apa, biasanya orang juga bingung saat memilih nama untuk brand atau mereknya.

Image
Ekonomi

Trik Jual Rumah di Tengah Pandemi COVID-19

Menjual rumah di saat mendesak memang tidak mudah, apalagi di tengah pandemi seperti ini.

Image
Ekonomi

Indah Karya Kembali Ekspor Limbah Kayu ke Malaysia dan Singapura

Indah Karya ekspor perdana limbah kayu ke Malaysia dan Singapura serta berbagai negara lainnya.

Image
Ekonomi

Karier 6 Zodiak Ini Cemerlang di Sisa Akhir 2020, Selamat Ya!

Yuk, simak 6 zodiak yang akan mengalami perjalanan karir cemerlang di 3 bulan menjelang akhir tahun ini.

Image
Ekonomi

Tambah Cuan, Begini Cara Jualan Lewat Instagram

Instagram merupakan salah satu platform media sosial terbesar dan tersukses di dunia dan bisa digunakan untuk bisnis.

Image
Ekonomi

Bank BTN Siap Akuisisi 25.000 Mesin EDC

Perseroan aktif mengakuisisi berbagai merchant lokal mulai dari sektor properti, makanan, hingga perusahaan retail

Image
Ekonomi

Perlukah Evaluasi Menyeluruh Dana Otsus Papua?

Menurut Esmond, pemerintah pusat gulirkan dana tersebut tapi tidak ada evaluasi terserap atau tidak.

Image
Ekonomi

Pelni Perketat Pemeriksaan Penumpang Keluar dan Masuk Pelabuhan Pomako-Timika

Tekan penyebaran Covid-19, Pelni perketat pemeriksaan penumpang yang akan keluar dan masuk melalui Pelabuhan Pomako-Timika.

Image
Ekonomi

Pengamat : RUU Cipta Kerja Harus Dilihat Dari Kacamata Pencari Kerja

Pengamat : Polemik RUU Cipta kerja sebenarnya dalat dihindari apabila melihat dari perspektif atau kaca mata pencari kerja.

terpopuler

  1. Tunda Pergi Haji Demi Temani Valentino Rossi, Komeng: Dia Itu Anak Tongkrongan

  2. Viral, Foto KTP Wanita Ini Sukses Bikin Iri Warganet karena Kelewat Cantik

  3. Wabup Mabuk dan Tabrak Polwan Hingga Tewas, Fahira Idris: Hancur Hati Ini

  4. Polling Soal Vaksin Covid-19, Netizen: Saya Ingin Sehat, Halal-Haram Biar Urusan Saya dan Tuhan

  5. Niat Jadikan Kawasan Hijau, Hutan Mini di Apartemen China Justru Jadi Ladang Nyamuk

  6. Telah Bercerai, Song Hye Kyo Diduga Masih Rayakan Ulang Tahun Song Joong Ki

  7. Napi Asal China Lapas Tangerang Kabur, Kapolda : Kita Akan Kejar

  8. Ariel NOAH Didoakan Tambah Soleh oleh Putrinya, Alleia Anata

  9. Ferdinand ke Tengku Zulkarnain: Jangan Identikkan Kadrun dengan Umat Islam

  10. Tanggapi Mutilasi Rinaldi, Pimpinan DPR Imbau Anak Muda Hati-hati di Sosial Media

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!