image
Login / Sign Up

Emil Salim: Omnibus Law Ciptaker Harus Seimbangkan Tiga Aspek Ini!

Siti Nurfaizah

Image

Ratusan ribu buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Dalam aksinya mereka menolak Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan juga menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku per 1 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Ekonom senior dan cendekiawan Emil Salim mengingatkan kepada pemerintah bahwa Omnibus Law Cipta Kerja harus mampu melingkupi, menyinergikan, serta menyeimbangkan tiga aspek yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Emil mengatakan hal tersebut sesuai dengan konsep pembangunan dengan mengutamakan Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah disetujui dan diterapkan oleh seluruh negara di dunia sejak 2015 lalu.

“Setelah 2015 dunia sepakat pembangunan itu timbal balik jadi ekonomi masuk ke tabung sosial dan lingkungan sehingga dalam pembangunan ketiganya itu menyatu dalam satu matriks tidak dipisah-pisah,” katanya dalam acara Seminar Konsolidasi Demokrasi Menuju Keadilan Sosial, di Jakarta, Senin (17/2/2020).

baca juga:

Emil menuturkan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan memiliki dampak timbal balik dalam penerapannya sehingga prioritas pemerintah harus menyertakan ketiga aspek tersebut.

“Ada timbal balik antara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tidak lagi dipisahkan sebab dalam membangun itu bukan ekonomi berdiri sendiri tapi akan berdampak ke lingkungan juga,” katanya dilansir dari Antara.

Oleh sebab itu, Emil yang merupakan Pembina Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia menegaskan terlepas dari upaya untuk menarik investor ke tanah air, Omnibus Law juga harus mengedepankan dua aspek lainnya agar memiliki manfaat lebih.

“Maka lebih baik di dalam satu lagu bersama, jangan satu lagu keroncong, satu lagu jazz, tidak baik. Harus sinkronisasi tetapi di dalam sinkronisasi jangan dipilah-pilah,” katanya.

Ia mencontohkan, masalah lingkungan seperti perubahan iklim yaitu salah satunya disebabkan oleh penggunaan sumber daya energi batu bara yang sebenarnya dilakukan untuk menunjang perekonomian.

Ia melanjutkan, bencana alam atau masalah lingkungan tersebut nantinya juga akan berdampak pada perekonomian itu sendiri sehingga jika tidak diseimbangkan maka upaya yang telah dilakukan akan sia-sia.

“Terlepas dari pengusaha tapi kalau hanya ekonomi dan tidak mengindahkan bahwa mengolah sumber daya alam ada dampaknya bagi lingkungan nanti lingkungan ini menimbulkan biaya dan pukulan sehingga pertumbuhan ekonomi terganggu,” tegasnya.

Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kependudukan itu mengaku mengikuti pembicaraan terkait Omnibus Law yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan ia berharap beleid tersebut dapat mengedepankan konsep SDGs.

“Saya mengikuti komentar wawancara Jokowi di pelabuhan udara, Beliau katakan prioritas sekarang pada ekonomi. Saya rasa beliau ketinggalan bahwa konsep pembangunan sekarang tidak lagi dipilah-pilah,” katanya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Kolom

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image

News

KSPI: DPR Jangan Coba-Coba Bahas Omnibus Law Ditengah Wabah Corona

Image

News

Organisasi Buruh FSP-KEP Minta DPR Tunda Rapat Paripurna: Jangan Ambil Kesempatan

Image

News

Omnibus Law Dinilai Solusi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Corona

Image

News

RUU Ciptaker Disebut Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Image

News

OPSI: Omnibus Law Positif untuk Pertumbuhan Ekonomi

Image

News

Wabah Corona

Serikat Buruh Kecam Keras Jika Pemerintah dan DPR RI Bahas RUU Omnibus Law Sembunyi-sembunyi

Image

News

Wabah Corona

Wabah Corona, Aksi Buruh Menolak RUU Omnibus Law Ciptaker Ditunda

Image

News

Wabah Corona

Omnibus Law Disebut Harapan Banyak Pihak di Tengah Ancaman Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Meski Ada COVID-19, Erick Pastikan Proyek 35 Ribu Megawatt PLN Tetap Jalan

Salah satu proyek strategis yang tetap harus dilakukan yaitu proyek 35.000 MW milik PLN yang tetap harus berjalan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Antisipasi Kejatuhan Akibat Corona, Hipmi Dukung Realisasi Kartu Pra Kerja

Saat ini sertifikasi menjadi acuan bagi pengusaha untuk menentukan diterimanya seseorang untuk bisa bekerja atau tidak.

Image
Ekonomi

BI Luncurkan Indeks Literasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

BI mengeluarkan Indeks Literasi Ekonomi Syariah pada Senin (30/3/2020).

Image
Ekonomi

Pengusaha Pakan Ternak Minta Pemerintah Tak Batasi Distribusi Jika Terapkan Lockdown

GPMT meminta agar transportasi dan distribusi yang berhubungan dengan pakan dan bahan ternak tidak dibatasi jika diberlakukan lockdown.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pertamina Serahkan Bantuan APD ke 39 RS Rujukan COVID-19 di Indonesia

Pertamina salurkan ribuan bantuan teemasuk diantaranya 1.733 APD untuk tenaga medis melalui 39 RS rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pelaku Usaha Minta Selama Karantina, Distribusi Pakan Ternak Tak Dibatasi

Kebutuhan hidup dasar orang dan makanan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Tekan MoU, Erick dan Bahlil Sepakati Hal Ini di Tengah COVID-19

Pemerintah tidak akan tinggal diam.

Image
Ekonomi

Capai Rp44 T! Ini 10 Rumah Sakit yang Dibangun dengan Biaya Termahal di Dunia

Paling fantastis ada di Swedia

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Simbiosis Mutualisme Ala Ojol dan UMKM, Kala Corona Menyapa

Sebagai manusia biasa tetap khawatir untuk beraktivitas di tengah wabah virus Corona yang menyerang tanah air.

Image
Ekonomi

Bertahan 1.400 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Kongo Gumi, Perusahaan Tertua di Dunia

Pada tahun 578, Shigemitsu Kongo memutuskan untuk membangun perusahaannya dengan nama Kongo Gumi. Hingga kini telah berusia 1.442 tahun.

terpopuler

  1. Khofifah ke Warganya: Biasanya Perantau Mudik Pada Idul Fitri, Tapi Tahun Ini Sebaiknya Pulkam Saat Idul Adha

  2. Pemerintah Sudah Periksa Lebih Dari 6.500 Orang dan Mengapa Kasus Positif Covid-19 Bertambah Terus?

  3. Muncul Rumor Bakal Dihadiahi Scudetto, Bos Juventus Indikasikan Penolakan

  4. Pasien Corona Asal Surabaya: Jangan Percaya Hoaks, Covid-19 Nyatanya Bisa Disembuhkan, Penularan Penyakit Ini Bisa Dicegah Jika Kita Tak Sering ke Luar Rumah

  5. Jubir Penanggulangan Covid-19 Riau: Kabar Bahagia untuk Kita Semua, Pasien Positif Sudah Dinyatakan Sembuh

  6. Cegah Meluasnya Covid-19, Trenggalek Resmi Berlakukan Pembatasan Wilayah

  7. Tidak Indahkan Imbauan Polisi, Pesta Pernikahan di Bogor Dibubarkan

  8. 5 Pose Seksi Model Fitnes Rusia yang Bikin Hati Berdesir, Tak Sangka Sudah Punya 3 Anak

  9. Filippo Inzaghi Ungkap Siapa Pemain yang Bisa Hapus Kutukan Nomor 9 di Milan

  10. Pasien Corona di Kota Batam Meninggal Dini Hari Tadi, Berikut Ini Riwayat Perjalanannya ke Jakarta

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Image
Achmad Fachrudin

Covid-19, Media dan Kekuasaan

Image
Reza Fahlevi

Mari Sudahi Polemik Tuntutan Lockdown

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH

Image
News

Wabah Corona

Kisah Debryna Dewi Lumanauw, Dokter yang Ikut Tangani Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox