Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

Atikah Umiyani

Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

Foto udara proyek pembangunan tol Depok-Antasari seksi II di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Sabtu (23/11/2019). Tol Desari seksi II saat ini dilakukan percepatan konstruksinya yang akan menghubungkan seksi Brigif hingga Sawangan sejauh 6,3 km dan akan beroperasi Desember mendatang. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Praktisi dan pemerhati sektor transportasi logistik, Bambang Haryo Soekartono menilai PT Jasa Marga (Persero) Tbk melanggar undang-undang lantaran jalan tol yang dilelolanya banyak mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan kendaraan pecah ban dan terancam mengalami kecelakaan fatal.

Hal itu diungkapkannya merespon sejumlah kasus pecah ban yang masih terjadi di jalan tol yang dikelola Jasa Marga, seperti di ruas tol Prof. DR. Ir. Sedijatmo baru-baru ini. Beberapa kendaraan mengalami pecah ban saat melintasi ruas tol itu akibat jalan berlubang.

"Pernyataan Jasa Marga sangat tidak bertanggung jawab, jalan tol berlubang dianggap seperti kejadian biasa. Ban pecah di tengah jalan tol dengan kecepatan tinggi sangat berbahaya, kendaraan bisa terguling dan tabrakan beruntun sehingga berakibat kecelakaan fatal,” jelas Bambang Haryo Soekartono, melalui keterangan resmi, Minggu (17/2/2020).

baca juga:

Menanggapi kejadian itu, Jasa Marga menyatakan pengguna jalan yang mengalami pecah ban atau kerusakan kendaraan akibat jalan berlubang dapat mengajukan klaim ganti rugi sesuai dengan peraturan perseroan.

Menurutnya pernyataan itu juga menunjukkan bahwa Jasa Marga tidak profesional karena jalan tol yang dikelolanya tidak memenuhi ketentuan standar pelayanan minimal (SPM) atau tidak layak. Sebab berdasarkan Undang-Undang No. 38/2004 tentang Jalan serta peraturan turunannya, yakni PP No. 15/2005 tentang Jalan Tol dan Peraturan Menteri PU No. 295/2005 tentang Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), jalan tol harus memenuhi SPM yang telah ditetapkan.

Dikatakan AAaBambang, SPM jalan tol harus memenuhi sejumlah indikator, seperti tidak boleh sama sekali terdapat lubang, rutting, dan retak.

“Jangankan retak, kejadian di ruas tol Prof. DR. Ir. Sedijatmo itu membuktikan jalannya berlubang. Berarti Jasa Marga (operator) dan BPJT (Regulator) telah melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan tol,” tegas Bambang Haryo.

Ia menerangkan Standar Pelayanan Minimum selain kualitas jalan, pengguna jalan tol belum pernah mendapatkan jaminan keamanan karena jalan tol belum mempunyai standarisasi sesuai standarisasi pelayanan minimum misalnya persyaratan Rescue/SAR yang harus ada di setiap ruas jalan tol, polisi PJR, mobilitas patroli setiap 30 menit, mobil derek serta informasi kondisi jalan tol pada pos Gerbang Tol (GTO) dan banyak sekali pagar-pagar jalan tol yang rubuh sehingga hewan ataupun manusia dapat masuk ke ruas jalan tol dan lain lain.

"Sehingga Jasa Marga selaku operator jalan tol belum melaksanakan standarisasi pelayanan minimum dimana masyarakat pengguna jalan tol sudah melakukan pembayaran dengan harga sesuai dengan standarisasi pelayanan minimum dan bahkan sebagian besar tarif jalan tol telah dinaikkan tanpa adanya perubahan standarisasi pelayanan minimum yang dilakukan oleh jasa marga," tuturnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan jika Jasa Marga telah melanggar undang-undang No 38 tahun 2004 tentang Jalan beserta turunannya, Pasal 62 Undang - Undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara dan denda Rp 2 Miliar, serta Undang Undang Dasar 1945 yang dimana segenap tumpah darah bangsa Indonesia wajib dilindungi oleh Negara.

Lebih lanjut ia juga mempertanyakan peran dan profesionalisme BPJT selaku regulator yang bertugas mengawasi pengelolaan jalan tol dan SPM. BPJT seharusnya menjadi pengontrol antara tarif jalan tol dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum. Tidak hanya melulu tentang penerimaan pengajuan kenaikan tarif.

Bambang Haryo juga mendorong pengguna jalan tol maupun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Badan Perlindungan Konsumen mengajukan class action terhadap Jasa Marga dan BPJT karena tidak melaksanakan kewajibannya.

“Banyak yang belum dilakukan secara profesional, sehingga direksi Jasa Marga dan BPJT harus bertanggung jawab. Publik membayar tarif jalan tol untuk mendapatkan kecepatan, kenyamanan dan keselamatan, kalau jalannya tidak layak dan macet buat apa,” ungkapnya.

Ia pun berharap Pemerintah hadir dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan nyawa publik di Jalan Tol dan Presiden Jokowi bisa meniadakan berbayar jalan tol yang dibawah standar pelayanan minimum.

Sebelumnya, Jasa Marga menyatakan pengguna jalan yang mengalami bocor ban atau kerusakan kendaraan akibat jalan berlubang di Km. 25+200 B Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo layang dapat mengajukan klaim ganti rugi kepada Jasa Marga, dengan menunjukan bukti fisik kerusakan kendaraan dan penyebab kerusakan, serta bukti tanda terima transaksi tol.

Agus Pramono, Manager Area Jasamarga Tollroad Operator sebagai pengelola Ruas Jalan Tol Dalam Kota dan Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo menjelaskan kendaraan yang bocor ban dapat mengajukan klaimnya dan akan diproses ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk kendaraan yang mengalami bocor ban akibat lubang kemarin, khususnya 7 kendaraan yang pada saat penggantian ban juga dibantu oleh petugas kami, kami proses klaim ganti ruginya, sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan,” tegas Agus.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

FOTO Jasa Marga akan Evaluasi Dampak PSBB di Ibu Kota

Image

News

Pesepeda yang Masuk Jalan Tol Siap Terima Sanksi

Image

News

FOTO Targetkan Rampung Juli 2020, Tol Cimanggis-Cibitung Terus Dikebut

Image

News

BPJT Masih Tunggu Pemaparan Ide Anies Soal Sepeda di Jalan Tol

Image

Ekonomi

Dorong BUJT Tingkatkan Kualitas Layanan, PUPR: Lewat Jalan Tol Kita Harus Nyaman

Image

Ekonomi

Konektivitas 2 Jalan Tol Ini Bikin Bandung-Bandara Kertajati Cuma Sejam

Image

Ekonomi

Setelah Diprotes Ridwan Kamil, PUPR Tunda Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi

Image

Ekonomi

PP Optimis Rampungkan Jalan Tol BIJB Kertajati Tepat Waktu

Image

Ekonomi

WSBP Rampungkan Pembangunan Tol KLBM Sidoarjo-Gresik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Ekonom CORE Puji Langkah Cepat OJK Restrukturisasi Kredit di Tengah Pandemi

CORE Indonesia mengapresiasi langkah cepat OJK dalam mengeluarkan ketentuan terkait pelonggaran restrukturisasi kredit.

Image
Ekonomi
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Misbakhun: Transformasi Digitalisasi Jadi Keharusan di Tengah Pandemi COVID-19 

Mukhamad Misbakhun menyebutkan bahwa transformasi digitalisasi menjadi sebuah keharusan yang wajib dieksekusi di tengah pandemi COVID-19

Image
Ekonomi

Ekonomi Membaik Diharapkan Bisa Menopang Penerimaan Pajak yang Terkontraksi

Sri Mulyani mengharapkan perbaikan kinerja ekonomi yang mulai terlihat pada Agustus 2020 dapat mendukung penerimaan pajak.

Image
Ekonomi

Pandemi COVID-19 Buat Repot Aktivitas Masyarakat dan Badan Usaha

Pandemi COVID-19 yang mewabah diratusan negara termasuk Indonesia sangat berdampak pada berbagai sektor maupun aktivitas masyarakat

Image
Ekonomi

Pajak Mobil Baru Diusulkan 0 Persen, Menkeu: Insentif Pemulihan Ekonomi Sudah Banyak

Sri Mulyani Indrawati masih mengkaji usulan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar nol persen.

Image
Ekonomi

5 Cara Kreatif Jaga Pelanggan Saat Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 membuat banyak pelaku usaha jadi lebih kreatif, mereka punya sejumlah cara untuk tetap menjaga pelanggannya

Image
Ekonomi

Komisi VII DPR Kecewa Pemerintah Lamban Soal Pengembangan EBT

Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pemerintah masih terkesan lamban dalam menjalankan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT)

Image
Ekonomi

Pengusaha Logistik Desak Pilkada 2020 Ditunda

Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) mendesak Pilkada 2020 ditunda karena mengkhawatirkan ancaman penularan COVID-19

Image
Ekonomi

Perusahaan Terbuka di AS Borong Bitcoin Rp8,8 Triliun, Ada Apa?

Bitcoin di Eropa maupun benua lain menjadi salah satu favorit aset yang dipegang dalam menyiapkan diri menghadapi resesi.

Image
Ekonomi

Okupansi Hotel di Jawa Barat Anjlok, Kena Imbas PSBB Jakarta

PHRI Jawa Barat mencatat tingkat okupansi hotel menurun drastis akibat kunjungan wisatawan minim.

terpopuler

  1. Viral Video Kelompok Maluku Bentrok dengan BPPKB, Kapolsek : Itu Hoaks

  2. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  3. Happy Hariadi ke Halilintar Anovial Asmid: Rangkul Anak Itu Kalau Kamu Paham Agama

  4. Menangis Sebelum Sidang Narkoba, Vanessa Angel Mengaku Depresi

  5. Tiga Petinggi PT Garuda Indonesia Diperiksa Penyidik Terkait Kasus Djoko Tjandra

  6. Sebelum Aniaya Bos Copet, Pelaku Pernah Ditusuk oleh Korban

  7. Baca Doa ini Agar Terhindar dari Virus Seperti Covid 19

  8. PDS: Upaya Memailitkan Kami akan Merugikan Customer

  9. Sindir KAMI, Ferdinand: Desak Pemerintah Tunda Pilkada, tapi Ormas Ini Selalu Buat Kerumunan

  10. Rustam Ibrahim: Pilkada Minta Ditunda, Tapi Acara Deklarasi Dibiarkan

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!