image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Meski Corona Masih Menghantui, IHSG Minggu Depan Diprediksi Mampu Bertenaga

Anggi Dwifiani

Image

Ilustrasi - Bursa Efek | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan diprediksi kembali menguat dikisaran 5.767-6.013. Mengingat beberapa waktu lalu IHSG tampak merana bergerak melemah.

"Data penyebaran virus corona belum mengonfirmasi puncak dari kasus yang terjadi, tetapi kami menilai pasar pekan depan akan rebound mengingat penurunan yang hampir terjadi setiap hari di bursa kita selama sepekan ini dan pasar global mulai memberikan tanda-tanda kenaikan," tutur Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee melalui rilisnya, Sabtu (15/2/2020).

Awal pekan ini, pasar sebenarnya sempat menguat setelah Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan tambahan kasus baru Virus COVID-19 dengan tren melambat. Untungnya, tambahan kasus ini merupakan tambahan terendah sejak akhir Januari.

baca juga:

"Hal tersebut menimbulkan optimisme bahwa penyebaran Virus COVID-19 sudah mulai mampu diatasi. Selain itu, otoritas China juga mengambil berbagai langkah kebijakan untuk menahan penurunan ekonomi negara tersebut akibat Virus COVID-19. Pabrik-pabrik juga mulai dibuka kembali meskipun banyak juga yang masih menunda operasi akibat wabah Virus COVID-19," papar Hans.

Tetapi di tengah pekan China mengkonfirmasi telah terjadi 15.152 kasus baru dan 254 kematian tambahan yang membuat total korban meninggal menjadi 1.367 jiwa, dan jumlah orang yang terinfeksi Virus COVID-19 naik banyak hampir 60.000 orang.

Jumlah kasus baru bisa meningkat banyak karena Otoritas Kesehatan di Provinsi Hubei telah mengubah metode pelaporan kasus. Hal ini membuat kekhawatiran kembali memuncak di bursa global dan regional.

Perubahan metode perhitungan telah mengubah tren tersebut. Tetapi pernyataan WHO yang mengkhawatirkan jumlah kasus Virus COVID-19 di luar China mungkin merupakan fenomena "puncak gunung es" juga menjadi perhatian pasar. Penanggulangan perlu dilakukan di seluruh dunia, sehingga tidak mengurangi aktifitas ekonomi.

Penasihat kesehatan wabah Virus COVID-19 China pun memperkirakan Corona akan segera mencapai puncaknya dan diperkirakan akan berakhir pada April mendatang. Setelahnya, Corona akan mulai turun itulah waktu pasar keuangan dunia kembali benar-benar akan menguat.

Disisi lain, ada harapan penguatan seiring laporan data FactSet. Data ini menunjukkan sekitar 77 persen emiten dalam Indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja keuangan.

Dari data itu sebanyak 72 persen memberikan kinerja lebih baik dari perkiraan para analis. Hal itu menjadi sentimen positif bagi pasar.

Dari dalam negeri, pekan ini pasar sebenarnya terpengaruh oleh berita simpang siur terkait permintaan "roll over" oleh beberapa perusahaan asuransi. Beberapa tulisan menunjukkan permintaan perusahaan kepada pihak pemasar agar nasabah melakukan "roll over" selama enam bulan ke depan dan tidak dapat melakukan pencairan dana biarpun sudah jatuh tempo.

"Beberapa alasan dikemukakan tetapi salah satunya akibat "rush" oleh pihak nasabah. Tetapi berita ini sudah dibantah oleh pihak perusahaan terkait," tegas Hans.

Tentunya, perusahaan keuangan yang menghimpun dana masyarakat apapun bila di-rush tentu akan mengalami masalah biarpun di awalnya perusahaan tersebut sangat sehat. Bila terjadi rush perusahan terpaksa menjual aset atau surat berharga dalam portofolio dengan cepat. Dan ini menimbulkan kerugian bagi perusahaan, nasabah dan industri keuangan.

Hans menyarankan para pelaku pasar, khususnya nasabah perusahaan asuransi terkait sebaiknya tetap tenang karena aksi "rush" serentak dan besar akan menimbulkan masalah.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Direktur RS Wuhan Tewas Akibat Terinfeksi Virus Corona

Image

Ekonomi

Stabilnya Ekonomi Domestik Kuatkan IHSG dari Serangan Corona

Image

News

Wabah Corona

Sebut Indonesia Bebas Corona karena Doa, Menkes Terawan jadi Sorotan Media Asing

Image

News

5 Kisah Pasien Virus Corona yang Berhasil Sembuh, Ada yang Pulih Tanpa Rawat Inap

Image

News

Wabah Corona

Favilavir, Obat Anti Virus Pertama untuk Perangi Infeksi COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Kasino di Makau Akan Buka Kembali Meski Wabah Corona Belum Berhenti

Image

News

Wabah Corona

Kelompok Hindu India Yakin Virus Corona adalah Hukuman untuk Kaum Non-Vegan

Image

News

Wabah Corona

Wanita Rusia yang Kabur dari Karantina Diperintahkan Kembali ke Rumah Sakit oleh Pengadilan

Image

News

Wabah Corona

3 WNI di Kapal Diamond Princess Dinyatakan Positif Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tembus Rp13 M! Ini 9 Sepeda Termahal di Dunia

Sepeda mana saja?

Image
Ekonomi

PGN Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah soal Harga Gas Industri US$6 per MMBTU

PGN menyatakan akan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait rencana penetapan harga gas industri menjadi US$6 per MMBTU.

Image
Ekonomi

Kadin Dukung Penghapusan Minimal Kepemilikan Pesawat oleh Maskapai Nasional

Kadin Indonesia menyambut baik adanya penghapusan minimal kepemilikan pesawat oleh maskapai nasional dalam RUU Ciptaker.

Image
Ekonomi

Gandeng Kemendagri, Pertamina Perluas Bisnis Pertashop ke 7.196 Kecamatan

Pertamina menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Kemendagri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop.

Image
Ekonomi

Di Tengah Badai Jiwasraya, Industri Asuransi Tak Goyah?

Nilai aset asuransi Jiwasraya tercatat Rp22,03 triliun atau sekitar 1,6 persen dari total aset industri asuransi.

Image
Ekonomi

Lebih Untungkan Pemodal, Omnibus Law Minim Keterlibatan Masyarakat

Adanya sejumlah kelalaian dalam pembuatan naskah RUU omnibus law.

Image
Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Pahala N Mansury optimistis pada tahun 2020 dapat mengembalikan BTN ke "jalurnya".

Image
Ekonomi

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDB Terus Menurun

Sektor pertanian di Indonesia semakin terpuruk dengan dengan kontribusi sektor pertanian turun menjadi 12,72 persen terhadap PDB 2019.

Image
Ekonomi

Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah menyerap dana Rp18,5 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).

Image
Ekonomi

Saran Chatib Basri untuk Kembali Gairahkan Pariwisata RI Terdampak Virus Corona

Chatib Basri mendorong pemerintah membuat stimulus berupa potongan harga atau diskon khususnya di sektor pariwisata.

terpopuler

  1. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  2. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  3. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

  4. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  5. Beradu Gaya hingga Lari-larian di Pantai Bareng, Ini 10 Momen Kenangan Ashraf Sinclair dan Noah

  6. Fahri Hamzah: Enggak Ada Gunanya Juga Pak Ma'ruf Tinggi Surveinya, Buat Apa?

  7. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  8. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Double Jeopardy yang Puncaki Box Office Selama 3 Pekan

  9. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  10. Standar 'Kecantikan' Berubah, Miss Germany 2020 Dimenangkan Seorang Ibu 35 Tahun

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Pakai Hoodie hingga Sneakers, 8 Gaya Santai Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat Dinas

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma