image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Panik Virus Corona Surut, Dolar AS Kembali Melompat

Prabawati Sriningrum

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Greenback atau Dolar AS mencapai tertinggi lebih dari dua tahun terhadap euro pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor memasukkan lebih banyak uang ke pasar saham Amerika Serikat di tengah meningkatnya optimisme bahwa Virus Corona akan teratasi.

China melaporkan pada Rabu (12/2/2020) jumlah terendah kasus Virus Corona baru dalam dua minggu, memperkuat perkiraan oleh penasihat medis senior Beijing untuk wabah di negara itu berakhir pada April 2020. Meski begitu, kekhawatiran penyebaran internasional lebih lanjut tetap ada.

Pasar cukup yakin bahwa China akan dapat mengendalikan virus, meskipun mungkin perlu waktu," kata Steve Englander, kepala penelitian global valas G10 di Standard Chartered di New York, dikutip dari Reuters.

"Fakta bahwa itu sepertinya tidak mematikan di luar China adalah sesuatu yang menenangkan pasar."

S&P 500 dan Dow Jones Industrials mencapai tertinggi sepanjang masa pada Rabu (12/2/2020), seperti diberitakan Antara.

Investor juga tumbuh lebih nyaman dengan risiko di tengah pandangan bahwa bank-bank sentral kemungkinan akan menyediakan peningkatan akomodasi jika Virus Corona membahayakan ekonomi global.

Pada Selasa (11/2/2020), Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kepada Kongres bahwa ekonomi AS berada di tempat yang baik, bahkan ketika ia mengutip ancaman potensial dari virus coron di China dan beberapa kekhawatiran jangka panjang.

Dolar naik 0,26 persen terhadap yen Jepang menjadi 110,06 yen. Euro melemah 0,41 persen terhadap Greenback menjadi 1,0869 dolar, level terendah sejak Mei 2017.

Greenback telah menguat terhadap euro karena data ekonomi menunjukkan prospek ekonomi yang lebih cerah untuk Amerika Serikat daripada untuk zona euro.

baca juga:

Data ekonomi AS masih lebih unggul dari ekonomi lain dan kesenjangan pertumbuhan dengan seluruh dunia tetap besar," kata Ugo Lancioni, manajer portofolio Neuberger Berman Macro Opportunities FX Fund.

Ketidakpastian politik di Jerman merupakan hambatan tambahan untuk mata uang tunggal.

Annegret Kramp-Karrenbauer, pemimpin Demokrat Kristen (CDU) Kanselir Angela Merkel, pada Senin (10/2/2020) menegaskan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri sebagai kanselir dalam pemilihan federal tahun depan, tetapi mengatakan ia akan tetap menjadi ketua partai sampai calon lain ditemukan.

Dolar Selandia Baru melonjak ke tertinggi satu minggu setelah bank sentral menghapus kemungkinan penurunan suku bunga dari proyeksinya ke depan.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Khawatir Ada Mata-mata, AS Ingin Pulangkan Ribuan Mahasiswa dari China

Image

News

Wabah Corona

ISIS Sebut Virus Corona sebagai Azab Tuhan dan Ancam Lancarkan Serangan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KAI Siapkan Pedoman New Normal bagi Penumpang Kereta Api

Image

News

Wabah Corona

Persiapan Jawa Tengah Sambut New Normal

Image

Gaya Hidup

Tak Malu Akui Kesalahan, 5 Shio Ini Paling Berani Meminta Maaf Lebih Dulu

Image

News

Wabah Corona

FOTO Gelanggang Remaja Pulogadung Sediakan Lokasi Isolasi Bagi Pemudik

Image

News

Wabah Corona

Enggan Buru-buru, Sultan Sebut New Normal Perlu Kesiapan Semua Pihak

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Duh! Satu per Satu Maskapai Dunia Tiarap Dilanda Gelombang PHK Akibat Corona

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pariwisata Dunia Tahun Ini Jadi Kejatuhan Terbesar Sejak 1950-an

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Sebenarnya indonesia memiliki potensi supply chain yang luar biasa di beberapa daerah.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Sebut Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan Belum Sesuai Perhitungan Aktuaria, Kok Bisa?

Febrio Nathan Kacaribu menyebutkan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan berdasarkan Perpres 64/2020 belum sesuai dengan perhitungan aktuaria.

Image
Ekonomi
Idulfitri 2020

H+3 Lebaran, Jasa Marga Catat 234.531 Kendaraan Menuju Jakarta

Jasa Marga mencatat sebanyak 234.531 kendaraan menuju ke Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Extra Hati-hati

dalam proses pemantauan atau monitoring terhadap penanganan pandemi COVID-19 ini terbilang belum maksimal.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Erick Sebut Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Bangun Rantai Pasok Indonesia

Semua negara saat ini cenderung menerapkan kebijakan proteksionisme.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kadin Tagih Stimulus Korporasi Untuk Pelaku Usaha Swasta dari Pemerintah

kondisi pandemi COVID-19 saat ini telah menyebabkan dunia usaha untuk merumahkan atau PHK.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pelaku Usaha Harus Lakukan Ini, Jika Ingin Tetap Bertahan di Tengah COVID-19

Dari pertumbuhan sektor pariwisata hingga kepada sektor riil mengalami penurunan drastis akibat penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Beri Saran Ini kepada Sri Mulyani yang Bingung Cari Utang ke Sana Kemari

Tengku Zulkarnain mengatakan, daripada Indonesia sibuk mencari utang, lebih baik Menkeu menggunakan dana Rp11.000 triliun milik WNI.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

OJK Beri Stimulus Lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank

OJK mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutan di sektor industri keuangan non bank.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

KAI Siapkan Pedoman New Normal bagi Penumpang Kereta Api

KAI sudah menyiapkan pedoman New Normal dalam pelayanan kepada pelanggan baik pada bisnis angkutan penumpang dan barang.

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Kisah Lucu Abu Nawas saat Membawa Enam Ekor Lembu yang Bisa Bicara

  3. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  4. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  5. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  6. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  7. Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

  8. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

  9. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

  10. 5 Foto Realita vs Ekspektasi Buktikan Belanja Online Kadang Dapat Zonk

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton