Ekonomi

Ekonomi Thailand Pulih Lebih Cepat Tapi Inflasi Mencekik, Kenapa?

Akan tetapi, Thailand sendiri saat ini sedang galau, apakah mereka akan menaikan suku bunganya atau tidak


Ekonomi Thailand Pulih Lebih Cepat Tapi Inflasi Mencekik, Kenapa?
NESD Thailand saat konferensi pers pertumbuhan ekonomi pada Senin (15/8/2022). (NESDC Thailand)

AKURAT.CO Pertumbuhan ekonomi Thailand pada kuartal II 2022 mengalami pemulihan ekonomi yang cukup mumpuni ditengah adanya ketidakpastian global dan efek pandemi covid-19 yang masih merajalela. Pertumbuhan ekonomi mereka tak lain ditopang oleh mobilitas masyarakat serta mulai dibukanya aktivitas pariwisata mereka.

Menurut Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional Thailand (NESDC), pertumbuhan ekonomi Thailand mencapai hingga 2,5 persen year-on-year (yoy pada kuartal Juni, yang mana merupakan pertumbuhan paling cepat sejak kuartal II 2021 lalu.

Akan tetapi, Thailand sendiri saat ini sedang galau, apakah mereka akan menaikkan suku bunganya atau tidak, demi menekan inflasi di negeri gajah putih itu.

baca juga:

Negara yang secara kapasitas ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia ini berhasil menunjukkan performa pemulihan ekonomi yang stabil setelah pandemi, namun masih menghadapi permasalahan yang cukup serius, yaitu inflasi.

Inflasi Thailand sendiri merupakan tertinggi setelah 14 tahun negara tersebut mengalami hal yang serupa akibat permintaan global yang lebih lemah.

Thailand juga turut merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi mereka di tahun 2022 menjadi 2,7 persen dari yang sebelumnya, yaitu 3,2 persen. Bahkan pertumbuhan ekonomi mereka sendiri mencatatkan 1,5 persen pada tahun 2021, yang merupakan negara paling lambat dalam hal pemulihan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

"Langkahnya mungkin tidak setinggi itu mungkin karena penurunan investasi dan basis tinggi tahun lalu dari pertumbuhan tahunan 7,7%," ujar Kepala NESDC Danucha Pichayanan mengutip dari Reuters pada Senin (15/8/2022).

Selain itu, perekonomian Thailand sendiri terus mengalami rebound di kuartal II 2022 yang didukung oleh pembukaan kembali pariwisata serta perekonomian mereka secara menyeluruh. Namun, menurut NESDC sendiri inflasi masih membebani pengeluaran dan investasi masyarakat.

"Ekonomi Thailand terus rebound pada kuartal kedua tahun ini di belakang dorongan pembukaan kembali (perekonomian dan aktivitas)," kata Capital Economics.

Sumber: Reuters