Ekonomi

Ekonomi Kian Goyah, Penanganan Covid-19 dari Sisi Kesehatan Sangat Mendesak Dilakukan!

Penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan sangat mendesak untuk dilakukan saat ini


Ekonomi Kian Goyah, Penanganan Covid-19 dari Sisi Kesehatan Sangat Mendesak Dilakukan!
Petugas medis bersiap menyuntikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac Astra Zeneca untuk penanganan Covid-19. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai bahwa penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan sangat mendesak untuk dilakukan saat ini. Sebab, jika tidak maka dikhawatirkan dapat mempersulit pemulihan ekonomi.

“Poinnya bahwa penanganan dari sisi kesehatan untuk penanggulangan pandemi menjadi lebih urgent lagi pada saat sekarang. Terutama dalam sisa beberapa bulan sampai akhir tahun. Karena kalau tidak dikhawatirkan akan lebih mempersulit proses pemulihan ekonomi kedepan ketidakpastian akan semakin meningkat,” katanya dalam diskusi virtual, Selasa (27/7/2021).

Menurut Faisal, sulitnya proses pemulihan ekonomi selain dipengaruhi faktor domestik juga oleh faktor eksternal.

“Ketidakpastian akan semakin meningkat sehingga kalau kita hubungkan tekanan dari eksternal tappering off yang walaupun kemungkinan besar tidak akan terjadi di tahun ini, dan kemungkinan besar terjadi tahun depan justru akan semakin menekan pemulihan ekonomi kita,” bebernya.

Disisi lain, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga tanggal 2 Agustus 2021 akan kembali menurunkan mobilitas masyarakat khususnya tempat perbelanjaan dan rekreasi.

“Pembatasan pergerakan dan kegiatan masyarakat akan kembali menurun sejalan dengan ditambahnya PPKM ini diambil dari google mobility. Ini mobilitas khusus pada tempat-tempat perbelanjaan dan rekreasi kaitannya dengan spending khususnya di sektor ritel,” tambahnya.

Faisal menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dampak penurunan pada saat PPKM Darurat dengan PSBB. Dimana penurunan saat PPKM Darurat lebih landai dibanding saat PSBB.

“Bahwa slopenya lebih landai ketika PSBB dilakukan tahun lalu dalam sekali dropnya dan lebih dalam kontraksinya dibanding PPKM Darurat lebih slow. Ini wajar karena dari regulasinya lebih longgar dibanding saat PSBB,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah resmi memperpanjang Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga tanggal 2 Agustus 2021. Semula, PPKM Level 4 berakhir pada Minggu (25/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ada sejumlah aturan yang disesuaikan pada PPKM Level 4 yang diperpanjang.

"Pemberlakuan PPKM Level 4 dikaji berdasarkan 3 level utama, indikator kasus, sistem kesehatan berdasarkan bantuan WHO, dan sosial ekonomi masyarakat," kata Luhut dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021).

Selama PPKM Level 4 berlaku, pasar sembako yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan buka seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pasar rakyat yang menjual kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimum 50% sampai 15.00 waktu setempat. Pengaturan lebih lanjut akan diatur oleh Pemda.

"Kami minta Pemda mengatur betul karena jangan sampai terjadi kerumunan dan terjadi klaster baru," sebut Luhut.[]