Ekonomi

Ekonom Dukung Langkah Kemendag Bentuk Bursa Kripto

Ekonom Dukung Langkah Kemendag Bentuk Bursa Kripto
Ilustrasi mata uang kripto. (Lovemoney.com)

AKURAT.CO Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mendukung langkah Kementerian Perdagangan membentuk bursa kripto.

"Pembentukan bursa aset kripto itu merupakan usulan yang harus didorong," katanya saat dihubungi Akurat.co, Sabtu (21/1/2023).

Kendati demikian, menurut Bhima, ada beberapa hal yang mesti disiapkan oleh Kemendag dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam menentukan aset bursa kripto.

baca juga:

"Jadi yang harus disiapkan apa? Satu, ada lembaga kustodian, lembaga kliring yang kredibel. Kemudian para pedagang di bursa aset kripto juga merupakan pedagang yang memiliki track record yang baik. Misalkan perizinannya ini lebih diperketat sehingga bisa disaring supaya bisa terlibat dalam bursa aset kripto," paparnya.

Selain itu, kehadiran bursa aset kripto juga menjadi pembagian beban antara Kemendag dengan Bappebti. Oleh sebab itu, Bappebti dapat fokus mengembangkan bursa komoditi berjangka di luar aset kripto.

"Dan ini juga menjadi persiapan yang sangat baik ketika undang-undang PPSK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan) berlaku dan pengaturan seluruh aset kripto akan masuk ke dalam OJK ," tutur Bhima.

Adapun, kata Bhima, dengan hadirnya bursa aset kripto, OJK  tidak perlu membuat bursa baru hanya melanjutkan dan memperbaiki kedepannya.

Serta literasi keuangan bagi para calon investor juga syarat mutlak keberhasilan bursa bila tidak ingin bursa kripto hanya dijadikan ajang ikut-ikutan bagi para investor yang tidak paham teknologi di balik aset kripto.

"Jadi literasi keuangan harus dilakukan secara masif ya dan ini juga yang harus dipahami oleh pedagang untuk terlibat dalam berdagang di bursa kripto," ujar Bhima.