News

Ejek Foto Telanjang Dada Vladimir Putin, Pemimpin G7: Ayo Tunjukkan Otot Kita!

"Kita semua harus menunjukkan kalau kita lebih tangguh dari Putin," kelakar Boris Johnson yang disambut tawa beberapa rekannya.


Ejek Foto Telanjang Dada Vladimir Putin, Pemimpin G7: Ayo Tunjukkan Otot Kita!
Saat berfoto bersama dalam KTT G7 di Bavaria, para pemimpin G7 mengejek foto Putin yang kerap bertelanjang dada. (Metro.co.uk)

AKURAT.CO Para pemimpin negara kaya Grup Tujuh (G7) mengejek pencitraan maskulin Vladimir Putin dalam pertemuan di Jerman.

Saat itu, para pemimpin berkumpul dalam pertemuan pertama mereka untuk KTT G7 selama 3 hari di Pegunungan Alpen Bavaria pada Minggu (26/6). Karena terik, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertanya apakah jas mereka harus dilepas atau haruskah lebih banyak lagi pakaian yang dilepas.

"Kita semua harus menunjukkan kalau kita lebih tangguh dari Putin," kelakar Johnson yang disambut tawa beberapa rekannya.

baca juga:

Ia lantas menyarankan para pemimpin untuk menunjukkan otot-ototnya.

"Menunggang kuda dengan bertelanjang dada," timpal Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

"Oh ya, menunggang kuda adalah yang terbaik," tambah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Putin beberapa kali dicitrakan bertelanjang dada dalam foto-foto yang dirilis oleh media pemerintah Rusia. Salah satunya adalah saat ia menunggang kuda cokelat sambil mengenakan kacamata hitam, rantai emas, dan celana tentara.

Foto lain dari tahun 2010 memamerkan Putin bertelanjang dada sambil membawa senapan berburu selama perjalanan di Siberia selatan, sementara foto lainnya menunjukkan ia mengenakan pakaian selam dan membawa artefak yang ditemukan saat menyelam di situs arkeologi di semenanjung Taman.

Foto lain yang dirilis dalam dekade terakhir menunjukkan Putin berjemur telanjang dada, berenang dengan lumba-lumba, dan mengendarai kapal selam di dekat pulau Gotland di Laut Baltik.

Dalam KTT G7, para pemimpin membahas upaya untuk lebih mengisolasi Rusia atas invasi ke Ukraina. Inggris, Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) mengusulkan larangan impor emas dari Rusia, yang ditujukan untuk konglomerat Rusia yang telah membeli emas batangan guna mengurangi dampak finansial dari sanksi Barat.

Para pemimpin yang berkumpul di Pegunungan Alpen Bavaria juga diharapkan untuk membahas kemungkinan pembatasan harga minyak Rusia dan upaya untuk mengatasi melonjaknya harga pangan dan energi global.[]