News

Effendy Simbolon Setuju Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi 3 Tahun

Politisi PDI Perjuangan Effendy Simbolon mendukung gagasan penambahan masa jabatan presiden selama tiga tahun hingga 2027.


Effendy Simbolon Setuju Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi 3 Tahun
Presiden Joko Widodo (Dok. Sekretariat Presiden)

AKURAT.C, Politisi PDI Perjuangan Effendy Simbolon mendukung gagasan penambahan masa jabatan presiden selama tiga tahun hingga 2027.

Namun, perpanjangan masa jabatan itu, kata dia, tidak boleh atas dasar alasan Pandemi Covid-19. Perpanjangan masa jabatan 3 tahun itu, kata dia, semata untuk pemantapan ideologi negara. 

"Kalaupun mau kita perpanjang sampai 3 tahun, bagi saya realistis, ya. Monggo aja sepanjang beliau dalam rangka menuntaskan, pemantapan, pematangan ideologi. Karena tanpa itu kita tercabik-cabik semuanya," katanya secara virtual dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Selatan kemarin, Minggu (7/8/2022). 

baca juga:

Dia mengatakan, Presiden Jokowi punya ketegasan untuk menegakan ideologi negara. Bahkan, beberapa kali Jokowi terlihat berani melawan arus dominan. Hal itu membuatnya kagum dengan keberaniannya. 

"Bahkan saya pribadi tambah 3 tahun pun saya masih setuju, beliau ada ketegasan, beliau menantang arus. Itu saya hormat, respect terhadap beliau itu," tuturnya.

Dia mengungkapkan, kemungkinan penambahan masa jabatan tiga tahun itu bisa terjadi bila seluruh kekuatan politik di DPR, MPR dan DPD setuju mengubah ketentuan batasan jabatan. Dia mengatakan, penambahan itu bukan sesuatu yang tabu. 

"Sepanjang kita berkomitmen mengubah Undang Undang Dasarnya, kenapa? Soekarno juga lebih dari 2 periode, Soeharto juga lebih dari 2 periode kalau kurang dari satu periode 5 tahun boleh, perpanjangan juga saya kira bukan hal yang dilarang," katanya. 

Namun, kata dia, perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi selama tiga tahun itu harus didasari atas kejujuran semua pihak bahwa saat ini dibutuhkan penguatan ideologi negara. 

"Sepanjang kita 9 fraksi masuk semua bersama DPD tidak satu ruangan kita ubah asalkan jujur ya, jangan karena alasan Pandemi Covid-19, karena ini nggak dan ya Pak Jokowi punya komitmen demi tegaknya bangsa ini, demi tegaknya negeri ini," ungkapnya.[]