Tech

Efek Samping Lampu LED yang Tidak Menguntungkan


Efek Samping Lampu LED yang Tidak Menguntungkan
Ilustrasi lampu LED (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Polusi cahaya telah meningkat di seluruh dunia karena disebut-sebut lampu LED hemat energi. Namun, masalahnya bukan dengan lampu itu sendiri.

Penelitian yang dipublikasi di Jurnal Science Advances, menemukan bahwa permukaan luar yang dibuat secara artifisial (tidak alami) tumbuh dengan kecepatan 2,2 persen setiap tahun antara 2012 dan 2016.

"Dengan beberapa pengecualian, pertumbuhan pencahayaan terjadi di seluruh Amerika Selatan, Afrika, dan Asia," kata laporan tersebut, yang menganalisis lampu malam menggunakan radiometer yang dirancang khusus yang terpasang di satelit.

Kekhawatiran perubahan iklim sudah mendorong adopsi besar-besaran terhadap lampu LED, tapi sekarang ada risiko terlalu banyak cahaya yang menimbulkan serangkaian masalah baru.

Studi itu mencatat bahwa emisi cahaya buatan ke lingkungan akan terus meningkat, padahal cahaya buatan merupakan polutan lingkungan. Riset ini mengutip penelitian eksternal yang menunjukan bagaimana polusi cahaya mengancam hewan nokturnal (aktif malam hari), tumbuhan, mikroorganisme, dan semakin dicurigasi mempengaruhi kesehatan manusia.

Cahaya mempengaruhi jam biologis kita (ritme sirkadian, segala perubahan pada aktivitas fisik, mental, dan perilaku manusia dalam siklus 24 jam), dapat menyebabkan seseorang sulit untuk tidur, dan kekurangan tidur diketahui membuat kita lebih renta terhadap berbagai masalah kesehatan.

"Banyak orang menggunakan cahaya di malam hari tanpa benar-benar memikirnya harga yang harus dibayar atas pemborosan itu," tandas Franz Holker, salah satu penulis penelitian. Demikian disadur dari The Verge, Jumat (24/11).[]