Entertainment

Eddy Gombloh Tutup Usia, Pemerintah Diminta Segera Melek Beri Penghargaan

Eddy Gombloh meninggal dunia setelah berjuang lawan sakit jantung hingga ginjal


Eddy Gombloh Tutup Usia, Pemerintah Diminta Segera Melek Beri Penghargaan
Eddy Gombloh (INSTAGRAM )

AKURAT.CO, Meninggalnya legenda komedian Eddy Gombloh menyita perhatian dan masih menyisakan kesedihan bagi masyarakat Indonesia. 

Oleh karena itu, Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Evry Joe menilai bauwa dedikasi Eddy Gombloh untuk hiburan Tanah Air, harus diapresiasi. 

Evy meminta agar pemerintah memberi penghargaan untuk Eddy Gombloh atas jasa-jasanya telah menginspirasi seniman lainnya.

baca juga:

Bukan hanya pemerintah, Evy merasa pihak swasta juga turut memberi penghargaan untuk Eddy Gombloh.

Sebab, Evy melihat Eddy Gombloh juga punya peranan penting dalam industri hiburan di Malaysia.

"Mestinya kita gugah pemerintah, harus beri penghargaan kepada senior-senior yang sudah memberi karyanya, yang sudah menghibur bangsa dan negara kita, sampai ke internasional," kata Evry dalam pesan suara, Kamis (5/8/2022).

Eddy Gombloh merupakan komedian senior yang sering main film bersama Ateng, S. Bagio. 

Kesemuanya merupakan legenda komedian yang sepatutnya mendapat penghargaan setinggi-tingginya dari pemerintah.

Seperti diketahui, lelaki yang meninggal dunia di usia 80 tahun itu dimakamkam di TPU Tegal Alur Cengkareng, Jakarta Barat pada hari ini Jumar (5/8).

Sebelum meninggal dunia, Eddy Gombloh berjuang melawan sakit jantung hingga ginjal.

Ya, lelaki yang lahir di Yogyakarta pada 17 Agustus 1941 itu dikenal sebagai pemeran pendukung di film-film Benyamin Sueb di era 70-an hingga awal 90-an.

Sederet film yang pernah dibintangi antara lain "Djembatan Emas", "Benyamin "Tukang Ngibul", "Inem Pelayan Sexy" dan "Apa Ini Apa Itu.[]