Lifestyle

Ecobrick Solusi Kurangi Sampah Plastik Melalui Kerajinan Tangan


Ecobrick Solusi Kurangi Sampah Plastik Melalui Kerajinan Tangan
Ecobrick (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Sampah menjadi problematika yang tak berujung, terutama plastik. Seperti yang diketahui, sampah plastik baru bisa terurai dalam hitungan ratusan tahun.

Menyikapi hal tersebut, ecobrick ternyata bisa menjadi solusi untuk mengurangi sampah. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Tyasning Permanasari Kepala Seksi Daur Ulang Direktorat Pengelolaan Sampah Plastik KLHK. 

"Bisa menjadi solusi pengurangan sampah plastik, jika dilakukan secara masif dan berkelanjutan," katanya kepada AkuratTren dalam acara bincang bersama media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/11). 

Ecobrick ketika diartikan ke bahasa Indonesia adalah bata merah yang ramah lingkungan, dan dianggap menjadi solusi untuk masalah sampah plastik. 

Pertama kali ditemukan di negara Filipina, ecobrick semakin berkembang dan sedang menjadi tren di Indonesia. 

"Sampah plastik, yang tidak ada tempat lagi, jadi dimasukan ke dalam botol dengan potongan kecil yang padat, di sini juga sudah berkembang," lanjutnya. 

Bahkan, menurut Tyas, masyarakat Indonesia terbilang unik. Ecobrick dibuat sedemikian rupa dan bisa sangat bermanfaat. 

"Di Indonesia itu macem-macem. Biasanya dibuat kursi, meja, yang dibuat langsung oleh bank sampah," paparnya. 

Nah, biasanya ecobrick menggunakan bahan botol plastik bekas yang diisi potongan bungkus kopi.

Kalau Kamu bingung, bisa menjadi solusi terbaik untuk mengurangi sampah plastik!