News

Duo Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Sleman Dibekuk, Satu Didor

Kedua pelaku telah membobol delapan rumah kosong yang tersebar di wilayah Sleman


Duo Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Sleman Dibekuk, Satu Didor
AS dan S saat digiring ke Mapolres Sleman, Selasa (15/6/2021) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Dua orang pelaku pencurian spesialis rumah kosong di Sleman, DIY, dibekuk jajaran kepolisian. Keduanya tercatat melakukan aksi di delapan lokasi berbeda.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Sleman Ipda Leonard Vanangian Hutajulu menyebut kedua pelaku tersebut adalah S alias Nardjo alias Kuncung (51), warga Kasihan, Bantul dan AS alias Bombom (30), warga Gamping, Sleman.

"Kejadiannya berturut-turut mulai dari akhir Mei sampai awal Juni," kata Leonard saat sesi konferensi pers di Mapolres Sleman, Selasa (15/6/2021).

Selama rentang waktu itu, kedua pelaku ini total membobol delapan rumah kosong tersebar di wilayah Sleman. Antara lain Mlati, Depok Timur, Ngemplak, Kalasan, Ngaglik, dan lainnya.

Dikatakan Leonard, kedua pelaku beraksi dengan terlebih dahulu mengidentifikasi sasaran mereka. Setelah diintai dan dipastikan rumah dalam kondisi kosong, barulah aksi dilancarkan.

"Ketika rumah ditinggal oleh pemiliknya, pelaku mencongkel pintu menggunakan linggis," ujar Leonard.

Tak butuh waktu lama bagi kedua pelaku untuk menggasak seluruh barang-barang berharga milik korbannya. "Cuma 15-20 menit saja, terus keluar," sambungnya.

Barang-barang yang mereka incar biasanya benda elektronik, perhiasan, asesoris, dan lain sebagainya.

Duo Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Sleman Dibekuk, Satu Didor - Foto 1
AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Polisi yang mendapati laporan lantas bertindak cepat. Alhasil, pada 9 Juni lalu keduanya berhasil diamankan. S alias Nardjo dibekuk di belakang Pom Bensin Tamanmartani, Kalasan dan AS alias Bombom di kawasan Banyuraden, Gamping.

"Keduanya ini selaku joki dan eksekutor," imbuhnya.

Sementara pelaku AS sempat dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki karena mencoba kabur saat hendak diamankan petugas.

Sepenuturan Leonard, pelaku S dan AS ini merupakan residivis. Mereka sudah berulang kali keluar masuk penjara selama lima tahun belakangan.

Baca Juga: Dua Sejoli Pencuri Ponsel Diringkus, Sasar Para Penyedia Jasa Open BO

Dari tangan keduanya, polisi berhasil menyita sederet barang bukti. Meliputi, 1 unit macbook, 6 unit handphone, 12 jam tangan, dan berbagai macam perhiasan seperti liontin, cincin emas, dan cincin akik.

Polisi juga menyita satu unit sepeda motor matic dan dua buah linggis yang dipakai para pelaku dalam melancarkan aksinya.

"Nominal seluruh barang (curian) kalau ditaksir, setiap rumah beragam. Bisa sampai Rp20-30 juta. Kira-kira (total) Rp200 juta semuanya," urainya.

"Curian ada yang sudah dijual, kita masih mencari barang-barang yang sudah dijual dan mencari penadahnya. Jumlahnya sekitar Rp44 juta yang sudah dijual," lanjut Leonard.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara.[]