Ekonomi

Dulunya Pedagang Botol, Ini 7 Fakta Mengejutkan Fred DeLuca Pendiri Subway

Siapa sangka Subway didirikan oleh seorang mahasiswa yang sedang kekurangan uang demi membiayai kuliahnya. 


Dulunya Pedagang Botol, Ini 7 Fakta Mengejutkan Fred DeLuca Pendiri Subway
Fred DeLuca pendiri Subway. (instagram/subwayrace)

AKURAT.CO, Makanan cepat saji Subway dikabarkan akan kembali lagi ke Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Kabar ini langsung mendapatkan sambutan begitu positif dari sejumlah penggemarnya yang pada medio 2000an sempat mencicipi Subway Indonesia. Hadir sejak lebih dari 50 tahun lalu, siapa sangka Subway didirikan oleh seorang mahasiswa yang sedang kekurangan uang demi membiayai kuliahnya. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait perjalan pendiri Subway, Fred DeLuca. 

1. Tinggal di rumah susun

Fred DeLuca bukanlah terlahir dari keluarga mampu apalagi kaya. Ayahnya adalah seorang buruh pabrik. Bahkan, sejak kecil, keluarganya telah tinggal di sebuah perumahan yang merupakan proyek dari pemerintah. Kehidupannya pun jauh dari kata mapan tetapi dirinya berkecukupan. 

2. Memulai bisnis dengan menjadi pemulung

DeLuca dikenal sebagai sosok pekerja keras. Pengalaman bisnisnya pun telah dimulai sejak usia begitu belia. Untuk mendapatkan uang tambahan, dirinya pun mengumpulkan berbagai botol bekas dari rumah-rumah di lingkungannya. Setelah terkumpul, sejumlah botol tersebut ia jual. 

3. Bisnis loper koran

Perjalanan bisnis DeLuca berganti ketika dirinya dan keluarganya harus pindah ke Schenectedy, New York, Amerika Serikat. Pengalaman bisnisnya sebagai pemulung pun berhenti. Di tempat baru, dirinya pun juga berhasil beradaptasi dan mengembangkan bisnisnya yang baru. Di New York, DeLuca berhasil menjalankan bisnis loper koran yang kemudian berkembang hingga 400 alamat rumah sebagai konsumennya. 

4. Bekerja di toko untuk biayai kuliah kedokteran

Sebagai seorang remaja, DeLuca ingin belajar kedokteran. Demi memenuhi biaya kuliahnya, dirinya pun bekerja sebagai penjaga toko peralatan sebelum perkuliahan dimulai. Namun ternyata uang tersebut tidak cukup untuk biaya kuliahnya. Akhirnya, dirinya pun meminjam uang kepada teman orang tuanya, Peter Buck, senilai USD 1000. Uang tersebut digunakan untuk membuka sebuah gerai makanan cepat saji. 

5. Subway berdiri tahun 1965

Akhirnya, Peter Buck meminjamkan uangnya dan menjadi rekan bisnis, setelah DeLuca menyampaikan bahwa dirinya akan membuka sebuah gerai makanan cepat saji berupa sandwich berbentuk kapal selam. Akhirnya, dengan nama Pete’s Submarines, DeLuca mendirikan gerai pertamanya di Bridgeport, Connecticut pada tahun 1965 di usianya yang belum menginjak 17 tahun. 

6. Buka gerai lagi meski rugi

Meski gerai pertamanya mengalami kerugian, rekan bisnisnya, Peter Buck tetap menyarankanya untuk membuka gerai kedua agar lebih banyak yang tahu akan makanan cepat sajinya. Gerai kedua ini pun kembali menemui kegagalan. Tak mau menyerah, DeLuca dan Buck kembali membuka gerai ketiga sekaligus mengganti namanya menjadi Subway. Di gerai ketiga inilah, akhirnya bisnisnya mulai menghasilkan dengan keuntungan mencapai USD 7 ribu di tahun pertamanya. 

7. Lulus kedokteran hingga kembangkan 10 ribu gerai

Akhirnya, DeLuca berhasil menuntaskan kuliah kedokterannya di Universitas Bridgeport seiring dengan semakin berkembangnya Subway. Di saat yang sama, Dirinya juga mulai membuka franchise Subway dengan harga yang jauh dari rival bisnisnya. Setelah 13 tahun, dirinya berhasil membuka hingga 100 gerai. Pada tahun 1987, dirinya telah membuka 1.000 gerai. Hingga akhirnya, dirinya berhasil membuka 10 ribu gerai di usianya 51 tahun. 

Meski menjadi salah satu biliuner dunia, Fred DeLuca memilih untuk hidup sederhana. Sambil mengendarai mobil tuanya, dirinya pun sesekali berkunjung ke berbagai gerainya di sepanjang Amerika Serikat.[]