News

Dulu Ngotot, Sekarang PKB Legawa Jika Cak Imin Diplot Jadi Cawapres 2024

Dulu Ngotot, Sekarang PKB Legawa Jika Cak Imin Diplot Jadi Cawapres 2024
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan apabila Ketua Umum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) diplot menjadi calon Wakil Presiden (Cawapres) jika berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Hal itu terjadi berdasarkan perhitungan kursi yang ada di parlemen. Makanya, PKB mengaku realistis dengan posisi tersebut.

"Ya kalau koalisi PKB Gerindra, tentu fatsun politiknya Gerindra secara kursi 78. Artinya, ketika koalisi dibangun tentu juga berbasis pada fatsun politik. PKB 58 kursi," kata Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda kepada wartawan, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

baca juga:

"Jadi kalau Gerindra ngambil kursi Capres ya itu wajar. Dan PKB ngambil posisi Cawapres sangat wajar. Karena bagian dari fatsun politik," sambungnya.

Ketua Komisi X DPR RI itu menyebut sampai saat ini PKB tidak memperhitungkan nama lain untuk diusung dalam Pilpres 2024 nanti.

"Ya kalau sampai saat ini kita enggak ada figur lain PKB," ujar dia. 

Kendati demikian, Huda menyebut rencana koalisi Gerindra dan PKB belum memunculkan nama, selain sama-sama mendorong Ketua Umum mereka Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. 

"Ya tentu sampai hari ini kan dari berbagai pertemuan kita tidak ada (deal soal Capres-Cawapres), belum ada figur lain selain Pak Prabowo dan Gus Muhaimin," tukas dia. 

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan, dalam agenda Rapimnas nanti belum akan mendeklarasikan pasangan koalisi.