News

Dukung Somasi Pemprov DKI ke Ike Muti, Politikus Demokrat: Ini Menyinggung Puluhan Ribu Pegawai


Dukung Somasi Pemprov DKI ke Ike Muti, Politikus Demokrat: Ini Menyinggung Puluhan Ribu Pegawai
Potret kesibukan shooting aktris Ike Muti (Instagram/ikemuti16)

AKURAT.CO, Politikus DPRD DKI Mujiyono mendukung somasi yang dikeluarkan Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta kepada aktris Ike Muti yang mengaku diminta menghapus foto presiden Joko Widodo di laman instagramnya supaya bisa mendapatkan projek web series dari Pemprov DKI.

Unggahan itu kemudian viral di media sosial. Pemprov DKI langsung mensomasi Ike dan memintanya untuk memberi klarifikasi karena dinilai pendapat itu termasuk kategori berita bohong.

"Kaitan dengan somasi yang diberikan oleh biro hukum sebagai mitra kerja komisi A saya sangat support karena  itu sudah menyampaikan  berita yang tidak faktual. Wibawa Pemprov harus dijaga terlepas siapapun gubernunya.  Salah satunya counter berita hoaks," kata Mujiyono saat dikonfirmasi Sabtu (1/8/2020).

Mujiyono menilai Ike sangat keliru membuat unggahan tersebut karena membawa-bawa nama lembaga Pemprov DKI Jakarta. Artinya tidak hanya menuding Gubernur Anies Baswedan namun hal itu berkaitan dengan seluruh pegawai di Pemda DKI tak terkecuali DPRD DKI.

"Kalau Dia Bilang Anies, lain soal. Ini yang  disinggung Pemprov DKI, jadi melibatkan ASN 83 ribu, PJLP 142 ribu, termasuk DPRD karena yang disinggung bukan person," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan teguran dalam bentuk surat somasi itu sudah dilayangkan kepada Ike pada Jumat (31/7/2020) kemarin. Beberapa jam setelah Ike memuat tulisan itu di akun  sosial medianya.

Selain mengirimkan kepada Ike, surat somasi itu juga diunggah di semua akun sosial media milik Pemprov DKI sebagai bentuk bantahan atas pernyataan Ike supaya tidak menimbulkan kesalahan prespsi.

Yayan menegaskan pihaknya menunggu itikad baik dari Ike untuk memberi klarifikasi terkait pernyataannya tersebut. Pemprov DKI memberinya waktu 2 x 24 jam.

"Kita kasih waktu 2 x 24 jam. kita masih tunggu klarifikasinya," kata Yayan.

Berikut tulisan Ike yang disoal Pemprov DKI karena di anggap menyebarkan bohong:

"TUHAN MEMANG BAIK disaat pandemi saya masih ada bbrapa tawaran #webseries. Tapi kalau ada tawaran rezeki ke saya dengan meminta saya untuk menghapus foto-foto di sosmed yang ada Bapak Presiden kita kok rasanya nggak profesional banget. Hanya karena project web series tersebut akan bekerja sama dengan klien dari Pemda DKI," demikian penggalan keterangan foto yang diunggah Ike.[]

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu