Tech

Dukung Langkah Keamanan Siber, Perusahaan Teknologi AS Gelontorkan hingga Ratusan Triliun Rupiah

Google berkomitmen untuk menginvestasikan 10 miliar dolar AS (Rp144 Triliun)


Dukung Langkah Keamanan Siber, Perusahaan Teknologi AS Gelontorkan hingga Ratusan Triliun Rupiah
Ilustrasi - Keamanan Siber (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO  Beberapa perusahaan teknologi terkemuka Amerika Serikat telah berkomitmen untuk mendukung rencana pertahanan keamanan siber dengan menginvestasikan miliaran dolar AS.

Google berkomitmen untuk menginvestasikan 10 miliar dolar AS (Rp144 Triliun) dalam keamanan siber selama lima tahun ke depan. Investasi ini ditujukan untuk membantu mengamankan rantai pasokan perangkat lunak dan memperluas program zero trust security, sebagaiaman dikutip dari Associated Press, Kamis (26/8/2021).

Sementara, Microsoft mengatakan akan menginvestasikan 20 miliar dolar AS (Rp288 Triliun) dalam keamanan siber selama lima tahun ke depan. Perusahaan juga akan menyediakan 150 Juta Dolar AS (Rp2 Triliun) dalam layanan teknis untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan pertahanan mereka.

Perusahaan teknologi lainnya seperti IBM, berencana melatih 150 ribu orang dalam keamanan siber selama tiga tahun. Apple akan mengembangkan program baru untuk membantu memperkuat rantai pasokan teknologi dan Amazon akan menawarkan kepada publik pelatihan seputar pengetahuan keamanan siber.

Pada Rabu (25/8/2021) waktu setempat, Presiden Joe Biden mengadakan pertemuan dengan para eksekutif perusahaan teknologi, termasuk eksekutif lainnya seperti perwakilan dari industri keuangan, sektor energi, pendidikan dan asuransi.

Pemerintahan Biden mendesak sektor swasta untuk mengambil tindakan lebih lanjut guna melindungi dari serangan siber. Biden juga menyebut keamanan siber sebagai "tantangan keamanan nasional inti" bagi AS.

"Kenyataannya adalah sebagian besar infrastruktur penting kami dimiliki dan dioperasikan oleh sektor swasta, dan pemerintah federal tidak dapat menghadapi tantangan ini sendirian," kata Biden.

"Saya mengundang Anda semua ke sini hari ini karena Anda memiliki kekuatan, kapasitas dan tanggung jawab, saya yakin, untuk meningkatkan standar keamanan siber," tambahnya.

Meski Presiden Biden beserta para eksekutif swasta membicarakan serangan ransomware, seorang pejabat senior administrasi mengatakan kepada Associated Press bahwa pertemuan tersebut juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni identifikasi terhadap akar penyebab segala jenis aktivitas berbahaya di dunia maya dan langkah yang akan dilakukan sektor swasta untuk membantu meningkatkan keamanan siber.

Sumber: ANTARA