Ekonomi

Dukung Bahlil Jadi Menteri Investasi, Bos Hipmi: Ahli Selesaikan Masalah yang Terhambat

BPP Hipmi mengatakan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Kementerian Investasi.


Dukung Bahlil Jadi Menteri Investasi, Bos Hipmi: Ahli Selesaikan Masalah yang Terhambat
Mantan Ketua Himpungan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia saat akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Hari kedua pemanggilan calon menteri oleh Presiden Jokowi mulai dari kader parpol, politikus hingga kalangan profesional datang secara bergantian. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming mengatakan, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Kementerian Investasi.

Alasannya, menurut Maming, Kementerian Investasi merupakan perubahan dari BKPM yang saat ini dipimpin Bahlil Lahadalia.

"Bang Bahlil memiliki jaringan luas dan ahli dalam menyelesaikan masalah yang terhambat. Kriteria itu penting untuk menggaet para investor berinvestasi atau menanamkan modalnya ke Indonesia, sehingga bisa meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan, yang mana berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Kemudian, ia menuturkan, sosok yang bisa menduduki kursi Menteri Investasi tersebut pastinya merupakan seseorang yang profesional atau ahli di bidang tersebut. Selain ahli, calon Menteri Investasi tersebut juga harus bisa memimpin dan berorganisasi.

"Jika hanya ahli saja namun tidak bisa memimpin, maka dia memprediksi kementerian tersebut akan kacau-balau. Latar belakang organisatoris itu sangat penting untuk memimpin kementerian, bukan hanya bisa me-manage kementerian itu, tapi harus jadi lokomotif perubahan di kementeriannya," ucapnya.

Ia menambahkan, adapun prestasi BKPM selama dipimpin oleh Bahlil Lahadalia, salah satunya yaitu kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus dilakukan. Dengan mengetahui potensi dan eksekusi investasi yang tepat di berbagai daerah, tentunya akan menjaga stabilitas untuk mampu mengembalikan pemulihan ekonomi nasional.

"Harus kita akui bersama bahwa kebijakan daerah, pelayanan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan dinas terkait di daerah benar-benar mampu memberikan sebuah indikasi positif dan kepuasan investor. Semoga prestasi ini terus meningkat dan dapat diikuti oleh berbagai daerah lainnya. Seluruh pemerintah daerah di Indonesia sudah seharusnya mampu bersinergi dalam upaya membangun kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan Presiden Joko Widodo akan melantik dua menteri baru pekan ini.

Dua menteri tersebut adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) dan Menteri Investasi.

Ngabalin mengatakan, Menteri Investasi akan merangkap sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu