Ekonomi

Duh IHSG Pupus Lagi, Ajak 307 Saham Terhempas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah pada penutupan perdagangan, Rabu (23/6/2021)


Duh IHSG Pupus Lagi, Ajak 307 Saham Terhempas
Seorang karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/8/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah pada penutupan perdagangan, Rabu (23/6/2021). IHSG merosot 53,29 poin atau -0,88% ke level 6.034,54.

Ada 194 saham naik, 307 saham turun, 133 saham stagnan. Nilai transaksi Rp11,69 triliun.

Total volume perdagangan di BEI hari ini mencapai 23,77 miliar.

Sedangkan top losers di indeks LQ45 meliputi saham PT Pabrik kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -4,35% ke Rp 8.250 per saham, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) - 4,23% ke Rp 1.360 per saham, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) -4,21% ke Rp910 per saham.

Kemudian saham-saham top gainers diantaranya saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 2,90% ke Rp 1.240 per saham, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 2,12% ke Rp3.370 per saham, saham PT Chandra Astri Petrochemical Tbk (TPIA) 1,79% ke Rp 9.950 per saham.

Sebelumnya, IHSG kembali dibuka merah pada akhir perdagangan sesi I hari ini, meski sempat naik hingga 6.130 di awal perdagangan tadi pagi. IHSG turun 0,19 poin ke level 6.087,65 hingga siang.

Ada 209 saham menguat, 245 saham turun, dan 155 saham stagnan. Nilai transaksi Rp6,45 triliun.

Total volume transaksi bursa mencapai 13,44 miliar saham. Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp293,57 miliar di seluruh pasar.

Sebelumnya IHSG merangkak naik di awal perdagangan pagi. IHSG sempat menguat 0,39% ke 6.109.

Investor asing mencatat net sell Rp55 miliar di seluruh pasar. Hingga jelang pukul 10.00 WIB, IHSG justru putar balik ke zona merah dengan berada pada kisaran level 6.083,542.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG menguat kembali uji resistance bearish trendline sebagai konfirmasi penguatan lanjutan.

IHSG (+1.53%) naik 91.59 poin ke level 6.087.84 setelah alami pelemahan pada perdagangan sebelumnya. Investor terlihat memanfaatkan momentum koreksi yang cukup dalam sejak pekan lalu.

Indeks sektor kesehatan dan transportasi memimpin pelemahan disaat mayoritas indeks menguat cukup tinggi seperti properti, keuangan dan industri.

Selanjutnya investor akan menanti hasil kesaksian Jerome Powell pada sidang subkomite DPR tentang pinajamn darurat pandemi the Fed dan Program Pembelian Aset.

Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi dan MACD yang bergerak flat diarea middle oscillator. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support resistance 6.052-6.142.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co