News

Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa, Kejari Flores Amankan Bendahara Desa Nubalema

Kejari Flores amankan bendahara desa Nubalema


Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa, Kejari Flores Amankan Bendahara Desa Nubalema
Ilustrasi Korupsi (Indianexpres)

AKURAT.CO, Kejaksaan Negeri Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menahan bendahara Desa Nubalema, Kecamatan Adonara Tengah, berinisial BST dengan dugaan kasus korupsi anggaran Program Dana Desa tahun 2017.

"Setelah dilakukan pemeriksaan pada Selasa, (12/1/2021), penyidik Kejari Flores Timur langsung menahan tersangka BST untuk 20 hari ke depan," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi NTT Abdul Hakim di Kupang, Rabu (13/1/2021).

BST merupakan bendahara Desa Nubalema yang merangkap pejabat pembuat komitmen (PPK) di desa itu.

Abdul Hakim menjelaskan kasus dugaan korupsi tersebut dilaporkan warga setempat ke Kejaksaan Negeri Flores Timur cabang Waiwerang di Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara.

Dari laporan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan ditemukan adanya dugaan korupsi Dana Desa tahun anggaran 2017.

"Kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi ini mencapai Rp261 juta lebih," jelasnya.

BST dijerat pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaiamana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. []

Sumber: Antara