Ekonomi

Dugaan Investasi Bodong 212 Mart, Kang Dede: Cari Duit dengan Jual Agama Enggak Akan Berkah!

Dede Budhyarto: Investasi bodong 212 Mart merupakan penipuan yang mengatasnamakan agama.


Dugaan Investasi Bodong 212 Mart, Kang Dede: Cari Duit dengan Jual Agama Enggak Akan Berkah!
Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto atau Kang Dede.

AKURAT.CO Minimarket 212 Mart diterpa isu investasi bodong, di Kalimantan Timur, Samarinda. Hal ini terjadi setelah ratusan warga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Samarinda.

Diketahui ratusan warga merasa ditipu oleh pengurus koperasi 212 Mart yang menawarkan investasi mendirikan toko ritel modern.

Menanggapi isu tersebut, Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto atau Kang Dede mengatakan, investasi bodong 212 Mart merupakan penipuan yang mengatasnamakan agama.

"Di bulan penuh berkah ini dari kasus investasi bodong 212 Mart kita mengambil hikmah: Jika mencari duit dengan cara jual agama enggak akan berkah karena ‘Tuhan tidak suka’," katanya sebagaimana dikutip Akurat.co dari akun Twitter-nya @kangdede78, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Ia juga menyindir, 212 Mart sempat mendapatkan dukungan dari Ustad Abdul Somad dan Ustad Haikal Hassan.

"Kurang apa coba sudah di-endorse UAS, Haikal Hasan, tetap saja tertipu," katanya.

Seperti diketahui, beberapa warga yang melaporkan terkena investasi bodong 212 Mart merasa ditipu Rp500 ribu hingga Rp20 juta. Adapun total kerugian ditaksir hingga miliran Rupiah.

Warga juga mengatakan sampai saat ini pengurus koperasi tak bisa dihubungi dan disebut telah kabur.

Keberadaan para pengelola koperasi ditelusuri agar dapat dimintai pertanggung-jawaban kepada para investor.

212 Mart merupakan merek minimarket Koperasi Syariah 212. 212 Mart menjual barang kebutuhan sehari-hari masyarakat seperti bahan pokok, dan perlengkapan rumah tangga. minimarket ini tak menjual rokok, alat kontrasepsi dan minuman keras karena dinilai haram.

Masalah muncul sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan yang belum dibayarkan, hingga operasional 212 Mart ditutup tanpa pengembalian investasi yang dibayarkan.

Setelah resmi mendapat laporan dari investor 212 Mart, polisi menyelidiki dugaan penipuan alias investasi bodong yang dilakukan Koperasi Syariah 212 Samarinda. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu