Ekonomi

Dua Petinggi Twitter Hengkang Setelah Akuisisi Twitter oleh Elon Musk!

Dua pemimpin Twitter saat ini resmi keluar dari perusahaan, sebagai bentuk dari perombakan struktur perusahaan


Dua Petinggi Twitter Hengkang Setelah Akuisisi Twitter oleh Elon Musk!
Ilustrasi Twitter (REUTERS)

AKURAT.CO, Dua pemimpin Twitter saat ini resmi keluar dari perusahaan, sebagai bentuk dari perombakan struktur perusahaan. Hal ini dilakukan setelah perusahaan berlogo burung biru ini telah diambil oleh Elon Musk, orang terkaya di planet Bumi saat ini.

Adalah Kayvon Beykpour yang menjabat sebagai General Manager di Twitter, akan keluar dan digantikan oleh Jay Sullivan. Jay Sullivan sendiri merupakan General Manager divisi konsumen di Twitter, sedangkan Manager of Revenue (bagian pendapatan) Twitter Bruce Falck juga turut meninggalkan perusahaan.

Parag Agrawal mengatakan bahwa pentingnya memiliki pemimpin yang baru di waktu yang tepat, sehingga pergantian ini dinilai olehnya sangat penting.

baca juga:

“ Sangat penting untuk memiliki pemimpin yang tepat pada waktu yang tepat,” ujar Parag Agrawal, CEO Twitter seperti dilansir dari New York Times (13/5/2022).

Parag Agrawal juga mengatakan bahwa Jay Sullivan juga bisa memberikan perubahan yang signifikan bagi Twitter untuk sekarang dan masa depan.

“Visi produk, kemampuan untuk menginspirasi, bergerak cepat, dan mendorong perubahan dari Sullivan adalah apa yang dibutuhkan Twitter sekarang, dan di masa depan,” tuturnya.

Sebagai bentuk perpisahannya, ia pun menulis cuitan di Twitter bila ia akhirnya keluar dari perusahaan jejaring sosial tersebut setelah bekerja lebih selama 7 tahun lamanya.

"...untuk keputusan final terkait dari berita soal Twitter, Saya resmi meninggalkan perusahaan setelah 7 tahun lamanya," cuit Kayvoun.

Selain itu, Bruce Falck juga memberikan cuitannya terkait perpisahanya dengan Twitter selama 5 tahun bekerjasama di perusahaan tersebut. Menurutnya bekerja tim di Twitter adalah sebuah keberuntungan dan layaknya mengatur tim olahraga.

Sumber: New York Times