News

Dua Pesawat Tabrakan di Langit AS hingga Nyaris Terbelah Dua, Ajaibnya Tak Ada Korban Jiwa

Pesawat Key Lime Air dan Independence Aviation bertabrakan di Denver, AS, pada Rabu (12/5).


Dua Pesawat Tabrakan di Langit AS hingga Nyaris Terbelah Dua, Ajaibnya Tak Ada Korban Jiwa
Pesawat Key Lime Air nyaris terbelah dua usai bertabrakan di udara pada Rabu (12/5). (Foto: Associated Press)

AKURAT.CO, Dua pesawat kecil bertabrakan di dekat Denver, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (12/5). Pilot pun meminta izin pendaratan darurat, tanpa menyadari kalau pesawatnya robek, bahkan hampir terbelah menjadi dua. Ajaibnya, tidak ada korban dalam insiden ini.

Dilansir dari Associated Press, kedua pesawat itu bersiap untuk mendarat di bandara kecil pinggir kota Denver saat bertabrakan, menurut Badan Keselamatan Transportasi Nasional dan Pemadam Kebakaran Metro Selatan. Para ahli mengatakan 'keajaiban' dari tabrakan tersebut merupakan kombinasi keberuntungan dan teknologi penyelamatan yang canggih.

"Sulit bagi saya untuk mengatakan 'di udara' dan 'tak ada korban jiwa' dalam kalimat yang sama," komentar Josep LoRusso, seorang pengacara penerbangan sekaligus pilot komersial.

Salah satu pesawat, Fairchild Metroliner bermesin ganda, hanya mengangkut seorang pilot. Pesawat kargo milik Key Lime Air itu pun berhasil mendarat di Bandara Centennial, meski bagian ekornya mengalami kerusakan parah.

Menurut Anthony Brickhouse, seorang profesor penerbangan dan keselamatan kerja di Kampus Florida Universitas Embry-Riddle Aeronautical, kerusakan di badan belakang pesawat Metroliner berada di 'lokasi sempurna'.

"Jika terjadi di kokpit, hasilnya buruk. Sayap, hasilnya buruk. Ekor, hasilnya buruk. Itu terjadi di tempat yang tepat, sehingga pilot mampu mendaratkannya," terang Brickhouse.

Sementara itu, pesawat kedua, Cirrus SR22 bermesin tunggal tahun 2016, disewa oleh Independence Aviation. Di dalamnya, terdapat seorang pilot dan satu penumpang. Pilot pun berhasil menerapkan Sistem Parasut Rangka Udara Cirrus yang dirancang untuk memperlambat turunnya pesawat usai tabrakan. Alhasil, mereka dapat mendarat dengan aman di lapangan dekat perumahan di Cherry Creek State Park, menurut keterangan Deputi Sheriff Arapahoe John Bartmann.

"Parasut yang diandalkan pilot melakukan persis seperti yang seharusnya dilakukan, yaitu membiarkan pesawat jatuh dengan cara yang terkendali," kata Brickhouse.

Menurutnya, sistem parasut yang diproduksi oleh BRS Aerospace itu telah menyelamatkan setidaknya ratusan nyawa sejak diluncurkan.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kini mengerahkan 4 orang untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

Cirrus yang dioperasikan Independence Aviation berangkat dari Centennial pada jam 9.21 pagi. Pesawat itu terbang ke utara dekat Fort Collins, lalu kembali ke Centennial ketika tabrakan terjadi. Sementara itu, Metroliner yang dioperasikan Key Lime Air lepas landas dari Salida yang berada 161 km barat daya Denver pada jam 9.56 pagi. Pesawat ini mendarat di Centennial pada jam 10.25 pagi.

"Kami sedang mencari tahu bagaimana dan mengapa kedua pesawat ini bertabrakan. Sungguh beruntung tak ada yang terluka dalam tabrakan ini," ujar John Brannen, kepala penyidik NTSB untuk kecelakaan tersebut.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co