News

Dua Pengeroyok Ade Armando Belum Ditemukan, Kompolnas: Kami Harap Segera Serahkan Diri

"Kami yakin cepat atau lambat para pelaku akan ditangkap."


Dua Pengeroyok Ade Armando Belum Ditemukan, Kompolnas: Kami Harap Segera Serahkan Diri
Ade Armando (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sudah satu bulan kasus pengeroyokan pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia Ade Armando belum menemui titik terang. Hingga saat ini pihak kepolisian belum juga menemukan satu pelaku pelucutan celana Ade Armando dan satu pelaku pengeroyok.

Menanggapi itu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengimbau kepada dua orang yang masih buron tersebut untuk menyerahkan diri.

"Kami berharap para pelaku yang buron segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jangan menunggu sampai ditangkap aparat kepolisian," kata Poengky, Jumat (20/5/2022).

baca juga:

Lebih lanjut, Poengky optimis kedua buron tersebut akan ditemukan. Sebab, Polda Metro Jaya telah memasukkan kedua buron tersebut ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dengan masuknya para pelaku yang masih buron ke dalam Daftar Pencarian Orang, maka Polda Metro Jaya akan diback-up oleh Polda-polda lain jika seandainya pelaku teridentifikasi di wilayahnya. Kami yakin cepat atau lambat para pelaku akan ditangkap," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, jajaran Direktorat Kriminal Umum telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Keenam orang tersebut yaitu  Komarudin, M Bagja, Dhia Ul Haq, Abdul Latip, Maskos Iswan dan Alfikri Hidayatullah.

Polisi mengelompokkan para pelaku sesuai tindak pidana yang dilakukan. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan Ade Armando dan satu provokator atas nama Arif Ferdini W.

"Total berarti sudah ada 7, Komar, M Bagja Dhia Ul Haq, Arif Ferdiani, Abdul Latip, Marcos Iswan, Alfikri Hidayatullah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/4/2022).

Sementara emak-emak yang diduga sebagai provokator pegiat media sosial Ade Armando kemungkinan tidak akan dicari polisi. Sebab polisi belum berencana mengusutnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menegaskan, penyidik masih fokus mengejar pelaku penganiaya ketimbang mencari provokator.

"Oh enggak, kita kan fokus ke kasus pemukulan dan pengeroyokannya," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jumat (22/4/2022).[]