News

Dua Pasar Dilanda Kebakaran Jelang Ramadan, Pemprov DKI Jakarta Belum Punya Solusi ke Korban

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menyiapkan lokasi alternatif untuk pedagang yang menjadi korban kebakaran.


Dua Pasar Dilanda Kebakaran Jelang Ramadan, Pemprov DKI Jakarta Belum Punya Solusi ke Korban
Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan api di kawasan Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menyiapkan lokasi alternatif untuk pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan pedagang Pasar Inpres, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kedua pasar tersebut ludes dilalap 'si jago merah' jelang Ramadan 1442 Hijriah. Pasar Kambing terbakar pada 8 April lalu, disusul Pasar Inpres pada 12 April 2021.

"Itu nanti dari PD Pasar Jaya akan menyiapkan dengan Kotamadya Jakarta Selatan (dan Jakarta Pusat) menyiapkan tempat penampungan sementara," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/4/2021).

Kendati peristiwa kebakaran ini sudah berlangsung beberapa hari, namun sampai sekarang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum punya lokasi alternatif. Itu artinya para pedagang yang terimbas peristiwa kebakaran belum bisa berdagang. Padahal, bulan Ramadan biasanya para pedagang mendapat untung besar karena permintaan pasar meningkat.

"Nanti dicarikan yang terbaik, terkait kebakaran tentu kita akan mencarikan solusinya agar aktivitas ekonomi terkait pasar tetap berfungsi tetap berjalan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Politisi Gerindra ini mengaku bakal segera mencari lokasi baru untuk dijadikan pasar darurat supaya kebutuhan masyarakat akan ketersedian pangan pada bulan puasa ini tidak ikut terganggu.

"Sudah menjadi tugas kami Pemprov dengan jajaran BUMD  terutama Pasar Jaya untuk mencarikan solusi agar masyarakat tidak ada masalah untuk beli belanja dan termasuk yang berdagang," katanya lagi.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia DKI Jakarta DPW Miftahudin menanggapi peristiwa kebakaran pasar yang terjadi beruntun jelang Ramadan tahun ini. Dia meminta agar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya dalam hal ini PD. Pasar Jaya lebih sigap mengantisipasi kebakaran pasar yang kerap terjadi selama masa puasa.

"Kami juga mendorong agar PD. Pasar Jaya mempersiapkan APAR atau penanganan kebakaran secara dini," kata Miftahudin ketika dikonfirmasi AKURAT.CO.

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu