News

Dua Komisionernya Dijatuhi Sanksi, Mardani: Ini Tamparan Bagi KPU Pusat


Dua Komisionernya Dijatuhi Sanksi, Mardani: Ini Tamparan Bagi KPU Pusat
Wakil Ketua Tim Pemenangan Mardani Ali Sera saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (26/9) (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO, KPU RI diingatkan untuk lebih berhati-hati lagi dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, saat menanggapi sanksi yang diterima 2 komisioner KPU RI yaitu Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan alasan kedunya telah melanggar kode etik.

"Ini tentu peringatan, tamparan juga boleh kepada, bagi KPU Pusat agar lebih hati-hati," ungkapnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Mardani menilai, hal tersebut sebagai bukti bahwa tidak ada institusi yang memiliki kewenangan penuh lantaran kinerjanya pasti selalu mendapat pengawasan.

"Inilah indahnya demokrasi di Indonesia. Betapa tidak ada satu pun institusi yang dominan, KPU punya otoritas besar tapi yang awasi adalah DKPP. Kami apresiasi pada DKPP yang sudah keluarkan putusan yang tegas," ujarnya.

Seperti diketahui, DKPP menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras kepada 2 Komisioner KPU RI, Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik.

Sanksi tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim DKPP, Harjono, dalam sidang kode etik penyelenggara Pemilu yang digelar di Kantor DKPP, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).[]