News

Dua Kabupaten di DIY Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19, Sisanya Oranye

Dua kabupaten, yakni Sleman dan Bantul masuk kategori zona merah. Sementara Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta berwarna oranye.


Dua Kabupaten di DIY Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19, Sisanya Oranye
Peta zonasi COVID-19 DIY. (Dok. Pemda DIY)

AKURAT.CO, Dua kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masuk kategori zona merah penyebaran COVID-19. Sementara sisanya tergolong zona oranye.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemda DIY, tak ada satu pun kabupaten/kota di DIY yang berwarna hijau atau kuning.

Dua kabupaten, yakni Sleman dan Bantul masuk kategori zona merah. Sementara Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta berwarna oranye.

Zonasi ini berdasarkan pengelompokan kriteria risiko COVID-19 yang ditentukan lewat 15 indikator utama. Dikutip dari situs resmi BNPB, indikator tersebut meliputi, indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat dan dua indikator pelayanan kesehatan.

Masih dari situs resmi BNPB, zona oranye memiliki tingkat risiko sedang. Secara umum, risiko penyebaran COVID-19 pada level ini tinggi dan potensi virus tidak terkendali.

Transmisi lokal hingga imported case kemungkinan dapat terjadi dengan cepat dan diperlukan testing dan tracking secara agresif guna memantau klaster-klaster penularan.

Sedangkan zona merah adalah yang tertinggi pada aspek risiko penularan. Penyebaran virus tidak terkendali, transmisi lokal sudah terjadi dengan cepat, wabah menyebar secara luas dan banyak klaster-klaster baru.

Baca Juga: Meluas ke 8 Instansi, Jumlah Pegawai Pemkot Yogyakarta Terkonfirmasi COVID-19 Jadi 50 Orang

Sementara itu, berdasarkan pengelompokan kriteria zona penyebaran COVID-19 yang mengacu kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro didapati 20 RT berzona merah dari total 27.681 RT se-DIY.

Untuk RT berzona oranye tercatat sebanyak 66. Sedangkan RT berzona kuning sebanyak 2.394 RT. Sisanya, masuk kategori RT berzona hijau.

Sesuai Instruksi Gubernur DIY tentang PPKM mikro, zona hijau dapat diartikan jika tidak ditemukan kasus COVID-19 di satu RT. Maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala.

Dua Kabupaten di DIY Masuk Zona Merah Penyebaran COVID-19, Sisanya Oranye - Foto 1
 AKURAT.CO/Endra Prakoso

Kemudian zona kuning dengan kriteria jika terdapat 1 sampai dengan 5 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir, skenario pengendaliannya adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Ketiga, zona oranye dengan kriteria jika terdapat 6 sampai dengan 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir, dan skenario pengendaliannya hampir sama dengan zona kuning. Namun ditambah upaya penutupan rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

Terakhir, zona merah dengan kriteria jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir.  Skenario pengendaliannya adalah pemberlakuan PPKM tingkat RT yang mencakup upaya mirip seperti zona-zona dengan tingkat di bawahnya.[]